Rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (30/6/2026), dengan penurunan 0,17% ke level Rp17.881 pada pukul 09.05 WIB. Pergerakan ini menunjukkan tekanan awal pasar valas di tengah pelemahan sejumlah mata uang Asia lain.
Perbandingan kurs di empat bank besar
Bagi nasabah yang ingin menukar dolar AS, perbedaan kurs di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI pagi ini cukup penting untuk dicermati. Setiap bank memakai acuan layanan yang berbeda, mulai dari e-rate, special rate, TT counter, hingga bank notes.
| Bank | Jenis Kurs | Beli | Jual |
|---|---|---|---|
| BCA | e-rate | Rp17.875 | Rp17.895 |
| BCA | TT counter | Rp17.715 | Rp17.990 |
| BCA | bank notes | Rp17.715 | Rp17.990 |
| BRI | e-rate | Rp17.778 | Rp17.921 |
| BRI | TT counter | Rp17.700 | Rp18.000 |
| Mandiri | special rate | Rp17.855 | Rp17.885 |
| Mandiri | TT counter | Rp17.650 | Rp17.950 |
| Mandiri | bank notes | Rp17.670 | Rp17.970 |
| BNI | special rates | Rp17.870 | Rp17.900 |
| BNI | TT counter | Rp17.860 | Rp17.950 |
| BNI | bank notes | Rp17.860 | Rp17.950 |
Rincian kurs di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI
Di BCA, pada pukul 09.22 WIB, e-rate tercatat membeli dolar AS di Rp17.875 dan menjual di Rp17.895. Sementara itu, TT counter dan bank notes sama-sama berada pada kisaran beli Rp17.715 dan jual Rp17.990.
BRI menetapkan kurs dolar AS per 29 Juni 2026 dengan e-rate beli Rp17.778 dan jual Rp17.921. Untuk TT counter, harga beli dipasang di Rp17.700 dan harga jual di Rp18.000.
Mandiri juga menampilkan tiga acuan kurs pada pagi hari ini. Pada pukul 09.04 WIB, special rate berada di posisi beli Rp17.855 dan jual Rp17.885, sedangkan TT counter mencatat beli Rp17.650 dan jual Rp17.950.
Untuk bank notes, Mandiri menetapkan harga beli Rp17.670 dan harga jual Rp17.970. Selisih antarlayanan ini menjadi acuan berbeda bagi nasabah yang menukar dolar AS lewat kanal transaksi yang tidak sama.
BNI pada pukul 09.35 WIB mencatat special rates dengan harga beli Rp17.870 dan harga jual Rp17.900. Pada TT counter, harga beli dolar AS berada di Rp17.860 dan harga jual Rp17.950.
Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli Rp17.860 per dolar AS dan harga jual Rp17.950. Angka ini memperlihatkan bahwa kurs di empat bank besar bergerak berdekatan, tetapi tetap menyisakan selisih yang perlu diperhatikan sebelum transaksi.
Tekanan regional ikut menahan rupiah
Pelemahan rupiah sejalan dengan bergeraknya sejumlah mata uang Asia lain ke zona negatif terhadap dolar AS. Won Korea tercatat melemah paling besar sebesar 0,49%, disusul peso Filipina yang turun 0,21%.
Rupee India turun 0,15%, yen Jepang melemah 0,15%, dolar Taiwan turun 0,14%, dan dolar Singapura melemah 0,07%. Di sisi lain, ringgit Malaysia justru menguat 0,33% terhadap dolar AS, sementara yuan China naik tipis 0,03%.
Pantauan kurs pagi ini menunjukkan bahwa perbedaan harga antarbank tetap layak dicermati sebelum melakukan penukaran valas. Di tengah rupiah yang masih tertekan, informasi kurs di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI menjadi acuan praktis bagi nasabah yang membutuhkan dolar AS.
Source: finansial.bisnis.com






