Rusia Punya 7 Kebijakan yang Bikin Suporter Nyaris Tak Perlu Repot Saat Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 di Rusia meninggalkan kesan kuat bagi banyak suporter karena urusan masuk negara dan berpindah antarstadion terasa jauh lebih mudah dari dugaan awal. Pemerintah Rusia menyiapkan serangkaian kebijakan yang memang dirancang untuk memangkas kerumitan selama turnamen berlangsung.

Salah satu yang paling menonjol adalah Fan ID, dokumen yang menggantikan visa bagi pemegang tiket pertandingan. Dengan paspor yang masih berlaku dan Fan ID, pengunjung dapat masuk ke Rusia selama periode turnamen tanpa harus mengurus visa reguler seperti wisatawan asing pada umumnya.

Fan ID yang memudahkan banyak urusan

Menurut The Guardian, Fan ID bukan sekadar pengganti visa. Sistem itu juga berfungsi sebagai alat identifikasi terpadu yang membantu verifikasi pemegang tiket di berbagai layanan yang disiapkan selama turnamen.

Dengan satu dokumen, banyak proses menjadi lebih ringkas. Pengunjung tidak perlu membawa atau mengurus beberapa dokumen terpisah untuk kebutuhan yang berbeda.

Kereta antarkota gratis untuk pemegang tiket

Rusia juga menyediakan layanan kereta antarkota gratis bagi pemegang tiket pertandingan dan Fan ID. RBTH menyebut ada lebih dari 700 perjalanan kereta tambahan yang disiapkan selama turnamen untuk mendukung mobilitas suporter.

Kebijakan ini sangat berarti karena Piala Dunia 2018 digelar di 11 kota yang tersebar di wilayah Rusia yang sangat luas. Pada beberapa rute, jarak antar kota tuan rumah mencapai ratusan hingga ribuan kilometer.

Transportasi lokal ditanggung pada hari pertandingan

Selain kereta antarkota, biaya transportasi lokal juga ditanggung untuk pemegang Fan ID pada hari pertandingan. Fasilitas itu mencakup bus, metro, trem, hingga shuttle menuju stadion dan area sekitarnya.

Bagi banyak suporter internasional, skema ini membuat perjalanan ke stadion terasa lebih tertata. Mereka bisa bergerak lebih leluasa tanpa harus menghitung ongkos tambahan saat hari pertandingan tiba.

Tiket tanpa harga dinamis dan akses yang setara

Di sisi tiket, Rusia tidak memakai sistem harga dinamis. Harga tetap mengikuti kategori yang sudah ditentukan sejak awal dan tidak berubah meski permintaan meningkat.

Kebijakan itu memberi kepastian bagi suporter yang sudah menyusun anggaran jauh-jauh hari. Mereka juga mendapat akses pembelian tiket yang sama tanpa dibedakan berdasarkan kewarganegaraan atau tempat tinggal.

Pengalaman kedatangan yang dinilai lebih sederhana

Sejumlah suporter mengenang proses kedatangan ke Rusia yang terasa lebih sederhana dari perkiraan. Meski standar keamanan tetap ketat, penyelenggara tetap berupaya menjaga kenyamanan para tamu internasional.

Perpaduan antara kemudahan visa, transportasi gratis, dan proses masuk yang relatif lancar membentuk pengalaman positif bagi banyak pengunjung. Citra Rusia sebagai tuan rumah pun ikut terangkat karena mampu memfasilitasi jutaan penonton dari berbagai negara.

Mengapa sulit ditiru Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko

Perbandingan kembali muncul menjelang Piala Dunia 2026 karena model Rusia dianggap sangat ramah suporter. Namun, penerapan skema serupa di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidak sederhana karena turnamen itu melibatkan tiga negara dengan aturan imigrasi, keamanan, dan transportasi yang berbeda.

Perbedaan sistem antarnegeri membuat kebijakan seperti bebas visa melalui Fan ID atau transportasi gratis menyeluruh menjadi jauh lebih kompleks. Karena itu, kebijakan Rusia pada 2018 tetap dikenang sebagai salah satu contoh penyelenggaraan yang sangat memudahkan mobilitas pengunjung internasional.

Source: www.beritasatu.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer