Samsung Galaxy Tab S10 Lite langsung menonjol di pasar Indonesia karena membawa paket yang terasa lengkap sejak awal. S Pen sudah tersedia di dalam kotak penjualan, lalu Samsung DeX turut disematkan untuk mendukung penggunaan yang lebih dekat ke pengalaman desktop.
Dengan harga mulai Rp 4.999.000, tablet ini masuk ke segmen yang menargetkan pengguna yang ingin satu perangkat untuk belajar, bekerja, dan hiburan. Samsung juga menambahkan komitmen pembaruan perangkat lunak hingga 7 tahun, sebuah nilai yang cukup jarang di kelasnya.
Siap dipakai untuk mencatat dan multitasking
S Pen in-box menjadi salah satu daya tarik paling jelas dari Galaxy Tab S10 Lite. Stylus ini dapat digunakan untuk mencatat, menggambar, dan membuat berbagai kreasi tanpa perlu dibeli terpisah, serta tidak memerlukan pengisian daya.
Samsung juga memberi dukungan split screen yang memungkinkan pengguna membuka hingga tiga aplikasi sekaligus dalam satu layar. Fitur ini membuat tablet lebih relevan untuk aktivitas produktif seperti belajar sambil membuka materi atau bekerja sambil mencatat.
Samsung DeX kemudian memperkuat arah penggunaan perangkat ini ke produktivitas. Fitur tersebut menghadirkan tampilan dan alur kerja yang lebih mirip desktop, meski masih memiliki batasan pada koneksi monitor eksternal.
Layar 10,9 inci 90Hz untuk kerja dan hiburan
Di bagian tampilan, Galaxy Tab S10 Lite dibekali layar imersif 10,9 inci dengan refresh rate 90Hz. Pergerakan antarmuka dan animasi jadi lebih mulus, baik saat berpindah aplikasi maupun saat menikmati konten video.
Layar ini juga membawa Vision Booster dan tingkat kecerahan puncak hingga 600 nits. Kombinasi itu membuat tampilan diharapkan tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Ukuran layar yang lega memberi ruang lebih enak untuk mencatat, membaca, dan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Di sisi lain, refresh rate tinggi juga memperkuat pengalaman hiburan saat streaming atau menonton video.
Exynos 1380 dan Galaxy AI jadi penopang utama
Untuk performa, Samsung membekali tablet ini dengan chipset Exynos 1380. Chipset tersebut menjadi fondasi untuk menjalankan kebutuhan harian yang ditawarkan Galaxy Tab S10 Lite, mulai dari pekerjaan ringan hingga konsumsi multimedia.
Perangkat ini hadir dengan Android 15 dan One UI 7 sejak awal peluncuran. Samsung juga menyematkan Galaxy AI dengan fitur seperti Scribble, Quick Insert, dan Smart Noting yang tersedia pada Android 15 untuk membantu efisiensi penggunaan.
Dukungan perangkat lunak jangka panjang menjadi salah satu poin penting lain. Samsung menjanjikan pembaruan OS Android dan keamanan hingga 7 tahun, dan perangkat ini disebut akan menerima One UI 8.5, Android 16 dengan One UI 8.0, serta Android 17 dengan One UI 9.0 sesuai jadwal yang telah disebutkan.
Baterai besar dan bodi ramping
Samsung membenamkan baterai 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 25W. Untuk penggunaan multimedia, tablet ini disebut mampu bertahan hingga 16 jam pemutaran video.
Kapasitas tersebut memberi ruang lebih lega bagi pengguna yang sering berpindah lokasi atau tidak ingin terlalu sering mengisi daya. Di saat yang sama, bodi aluminium ramping setebal 6,6 mm membuatnya tetap nyaman dibawa.
Posisi harga dan pilihan varian
Galaxy Tab S10 Lite sudah tersedia di Indonesia melalui kanal ritel dan e-commerce resmi. Harga awalnya dipatok mulai dari Rp 4.999.000 untuk varian dasar.
Harga bisa berbeda bergantung pada konfigurasi RAM, penyimpanan internal, serta pilihan konektivitas Wi-Fi atau 5G. Dengan S Pen bawaan, Samsung DeX, layar 90Hz, Galaxy AI, baterai besar, dan dukungan software panjang, tablet ini diposisikan sebagai perangkat serbaguna untuk kebutuhan kerja sekaligus hiburan.
