Abon Jhon menempatkan sosok ibu sebagai pusat dari lagu terbarunya, Laki-Laki Tak Bercerita. Lewat karya ini, musisi asal Blitar yang bernama asli Erik Jarwo itu mengangkat kegelisahan batin laki-laki yang kerap memilih diam saat hidup terasa berat.
Di tengah banyak orang yang memendam beban sendiri, lagu ini menawarkan penegasan sederhana bahwa titik terendah tidak harus dilewati sendirian. Abon Jhon merangkai pesan itu dengan nada yang hangat, personal, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari.
“Password” saat hidup terasa runtuh
Inti dari lagu ini ada pada ungkapan yang disebut Abon Jhon sebagai “password”, yaitu kalimat “Ibu, matur suwun”. Bagi dia, kalimat itu menjadi pengingat bahwa saat seseorang merasa lelah, hancur, atau kehilangan arah, ada doa ibu yang bisa menjadi penopang.
Pilihan pesan tersebut juga menegaskan cara pandang Abon Jhon terhadap laki-laki yang sedang berada dalam tekanan. Ia tidak ingin sosok laki-laki digambarkan sebagai pribadi lemah atau cengeng, melainkan sebagai manusia yang wajar merasa letih dan tetap bisa mencari kekuatan dari restu orang tua.
Tema yang dekat dengan keseharian
Laki-Laki Tak Bercerita menyentuh sisi batin yang sering jarang diucapkan secara terbuka. Lagu ini dibangun sebagai pengingat bahwa dukungan keluarga, terutama dari ibu, kerap hadir sebagai tenaga baru saat seseorang merasa kehilangan pegangan.
Nada emosional itu membuat lagu ini terasa sangat personal. Abon Jhon juga menempatkannya sebagai bentuk penghormatan kepada ibu, sekaligus ruang untuk mengingat kembali hubungan yang paling mendasar dalam keluarga.
Dalam pesan yang ia sampaikan, Abon Jhon turut menyelipkan doa agar para ibu selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan. Doa itu berlaku bagi para ibu yang masih mendampingi keluarga maupun yang telah berpulang.
Arah karya yang terus berlanjut
Rilisan ini juga mempertegas arah musikal yang selama ini dibangun Abon Jhon. Ia dikenal konsisten mengangkat kisah kehidupan, perjuangan, dan refleksi diri sebagai bagian penting dari karya-karyanya.
Tema itu belum berhenti pada satu lagu ini saja. Abon Jhon bahkan telah menyiapkan sekuel dari Lelaki Bercerita yang disebut akan dirilis dalam waktu dekat, sehingga jalur cerita tentang pergulatan hidup masih akan terus ia lanjutkan.
Dukungan yang ikut menguatkan proses
Di balik lahirnya lagu ini, Abon Jhon menyampaikan apresiasi kepada para pendengar yang terus mendukung langkah bermusiknya. Dukungan tersebut disebut ikut memberi energi dalam proses penggarapan karya terbaru ini.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada AGE PRO yang turut membersamai proses tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak berperan penting hingga sebuah karya bisa sampai ke telinga pendengar.
Abon Jhon berharap lagu ini bisa diterima masyarakat luas dan menjadi teman bagi siapa saja yang sedang berjuang menghadapi tantangan hidup. Harapan itu sejalan dengan pesan utama lagu yang menempatkan ibu sebagai sumber kekuatan yang sunyi, tetapi besar pengaruhnya.
Langkah berikutnya sudah disiapkan
Setelah Laki-Laki Tak Bercerita, Abon Jhon juga telah menyiapkan karya lanjutan yang masih berada dalam tema kehidupan dan refleksi diri. Di saat yang sama, ia berencana menggelar rangkaian tur promosi bertajuk Gemah Ripah Tour Jinawi 2026 pada Juni 2026.
Dalam agenda itu, ia dijadwalkan menyapa pendengar di sejumlah wilayah DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Salah satu agenda spesialnya adalah memenuhi undangan musisi sekaligus pegiat pendidikan kreatif, Dik Doang, di Studio Rumah Goa milik Dik Doang.
Lagu Laki-Laki Tak Bercerita kini sudah dapat dinikmati melalui kanal YouTube resmi dan platform digital favorit pendengar. Melalui rilisan ini, Abon Jhon kembali menegaskan bahwa kekuatan sering kali lahir dari hal yang paling dekat, yakni doa dan kasih ibu.
