Salah Tangani Motor Listrik, Risiko Kebakaran dan Biaya Perbaikan Bisa Membengkak

Motor listrik yang masuk ke bengkel yang tidak memahami karakternya menyimpan risiko yang jauh lebih besar daripada sekadar perbaikan yang gagal. Dalam kondisi tertentu, salah penanganan bahkan dapat memicu kebakaran hingga ledakan.

Peringatan itu menjadi penting karena bengkel spesialis kendaraan listrik masih belum banyak. Akibatnya, sebagian pemilik motor listrik memilih bengkel motor konvensional saat kendaraannya bermasalah, padahal pilihan itu tidak selalu aman.

Perbedaan Penanganan Jadi Titik Kritis

Ridwan Alawi, pemilik sekaligus teknisi Bengkel Motor Listrik dan Sepeda Listrik Bogor RI EV Maintenance, menilai motor listrik sebaiknya ditangani bengkel spesialis. Menurut dia, motor listrik tidak bisa diperlakukan sama seperti motor berbahan bakar bensin.

Perbedaan itu bukan hanya soal komponen, tetapi juga cara kerja perbaikan dan tingkat risikonya. Jika pada motor bensin kesalahan servis umumnya berujung pada kendaraan tidak bisa menyala, pada motor listrik konsekuensinya bisa jauh lebih serius.

Ridwan menyebut bengkel sembarangan, termasuk bengkel konvensional, berpotensi menghadirkan bahaya fatal. Risiko yang muncul bukan sekadar kerusakan tambahan, tetapi juga kemungkinan kendaraan terbakar atau meledak bila penanganannya keliru.

Kerusakan Bisa Bertambah, Biaya Ikut Membesar

Masalah lain muncul ketika diagnosis dilakukan oleh teknisi yang belum terbiasa menangani kendaraan listrik. Alih-alih menemukan sumber gangguan, proses perbaikan yang salah justru dapat memperluas kerusakan.

Kondisi seperti itu membuat masalah awal tidak selesai dan kendaraan kembali bermasalah setelah keluar dari bengkel. Pada akhirnya, pemilik motor listrik bisa menanggung biaya perbaikan yang lebih besar karena harus dilakukan penanganan ulang.

Dalam situasi yang lebih buruk, ancaman keselamatan tetap ada sejak awal motor masuk bengkel. Karena itu, pemilihan tempat servis menjadi faktor penting, bukan sekadar urusan kedekatan lokasi atau kebiasaan datang ke bengkel langganan.

Mengapa Bengkel Spesialis Lebih Disarankan

Bengkel spesialis dinilai lebih aman karena teknisinya memahami karakter kendaraan listrik. Pemahaman ini penting lantaran motor listrik membutuhkan perlakuan yang berbeda dari sisi komponen maupun prosedur penanganan.

Ridwan menegaskan, ketika motor listrik diperlakukan seperti motor konvensional, peluang terjadinya kesalahan menjadi lebih besar. Situasi itu membuat risiko keselamatan dan risiko biaya sama-sama meningkat.

Karena itu, ia menyarankan pemilik motor listrik membawa kendaraannya langsung ke bengkel spesialis saat keluhan muncul. Langkah ini dinilai dapat menekan risiko kebakaran maupun pembengkakan biaya akibat perbaikan yang tidak tepat.

Di tengah masih terbatasnya jumlah bengkel spesialis kendaraan listrik, ketelitian pemilik menjadi sangat penting. Memilih tempat servis yang benar bisa menentukan apakah masalah selesai dengan aman atau justru berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Source: otomotif.kompas.com

Berita Terkait