Samsung tampaknya sedang menyiapkan langkah yang bisa mengubah pengalaman memakai ponsel lipat tiga. Perangkat trifold berikutnya disebut berpotensi membawa slot S Pen yang tertanam langsung di bodi, sesuatu yang belum pernah hadir di lini foldable Samsung.
Petunjuk soal arah pengembangan ini muncul dari paten Samsung yang disorot Android Headlines. Dokumen itu memperlihatkan bahwa perusahaan sedang mengeksplorasi cara menyimpan stylus di dalam perangkat trifold, bukan lagi bergantung pada aksesori terpisah atau casing khusus.
S Pen yang benar-benar menyatu dengan perangkat
Bagian yang paling menarik dari paten tersebut adalah dugaan adanya ruang khusus untuk S Pen di dalam bodi. Pada sisi kanan ilustrasi, terlihat area melingkar besar yang tampak disiapkan sebagai tempat penyimpanan stylus.
Sisi kiri ilustrasi memang tidak sejelas itu karena stylus terlihat seolah hanya diletakkan di atas perangkat. Meski begitu, dua gambar tersebut tetap mengarah pada gagasan yang sama, yaitu kehadiran S Pen internal pada ponsel lipat tiga Samsung.
Jika konsep ini benar dibawa ke produk akhir, maka trifold itu akan menjadi foldable Samsung pertama yang menanamkan S Pen di dalam bodi. Selama ini, pendekatan seperti itu lebih identik dengan seri Galaxy Note dan beberapa lini Galaxy Ultra.
Cocok untuk perangkat berlayar besar
Gagasan ini terasa masuk akal karena trifold memang dirancang dengan bidang layar yang jauh lebih luas. Ruang sebesar itu memberi lebih banyak keleluasaan untuk menggambar, mencatat, menandai dokumen, dan berbagai aktivitas lain yang membutuhkan input presisi.
Dari sisi fungsi, perangkat lipat tiga berada di wilayah yang unik. Bentuknya berada di antara ponsel dan tablet, sehingga stylus yang selalu tersedia di dalam bodi bisa membuatnya lebih berguna untuk kebutuhan harian.
Samsung sendiri bukan nama baru dalam kategori stylus premium. Dukungan S Pen sudah lama hadir di Galaxy Z Fold selama beberapa generasi, meski stylus tersebut tidak pernah punya tempat simpan internal dan biasanya bergantung pada casing khusus.
Masih sebatas paten, belum konfirmasi produk
Walau menarik, dokumen paten tidak otomatis berarti fitur itu akan hadir di produk yang dijual. Perusahaan teknologi kerap mendaftarkan banyak konsep untuk melindungi arah pengembangan masa depan, dan tidak semuanya berakhir menjadi produk komersial.
Karena itu, gambar yang beredar lebih tepat dipahami sebagai petunjuk bahwa Samsung sedang bereksperimen. Arah eksperimen itu bukan hanya soal membuat layar lipat tiga lebih besar, tetapi juga lebih fungsional saat perangkat dibuka penuh.
Generasi berikutnya makin masuk akal
Kemunculan ide ini juga terasa sejalan dengan peluang pengembangan trifold generasi kedua. Model pertama disebut terjual baik meski harganya mahal dan distribusinya terbatas, sehingga Samsung punya alasan untuk melanjutkan pengembangan.
Dalam pasar ultra-premium, fitur yang benar-benar berguna sering menjadi pembeda. S Pen internal bisa memberi nilai tambah yang kuat untuk perangkat niche seperti trifold, terutama jika Samsung ingin menonjolkan produktivitas sebagai daya tarik utamanya.
Pola itu juga cocok dengan cara Samsung berinovasi selama ini. Saat menemukan kategori perangkat baru yang menjanjikan, perusahaan biasanya menambahkan fitur khas yang sudah kuat di ekosistem Galaxy.
Sampai ada pengumuman resmi, semua ini tetap harus dipandang hati-hati. Namun paten tersebut sudah cukup menunjukkan bahwa Samsung tampaknya ingin membuat ponsel lipat tiga berikutnya bukan hanya lebih besar, tetapi juga lebih praktis untuk pekerjaan dan produktivitas.
