Snapdragon 7s Gen 4 mencatat keunggulan sekitar 26 persen atas Dimensity 7400 dalam pengujian AnTuTu v11. Jarak tersebut menunjukkan perbedaan yang berpotensi terasa pada penggunaan berat, terutama saat menjalankan permainan dan aplikasi dengan tuntutan grafis tinggi.
Chipset Qualcomm itu mengumpulkan 1.164.871 poin pada AnTuTu v11, sedangkan Dimensity 7400 mencapai 925.061 poin. Snapdragon juga memimpin dalam pengujian Geekbench 6 dan 3DMark Wild Life Extreme Stress Test.
Keunggulan Terlihat pada CPU dan Grafis
Data yang dilaporkan Gizmochina membandingkan Vivo T5 Pro bertenaga Snapdragon 7s Gen 4 dengan iQOO Z10R yang memakai Dimensity 7400. Hasilnya memperlihatkan Snapdragon unggul pada skor inti tunggal, inti banyak, performa keseluruhan, serta grafis berkelanjutan.
| Pengujian | Snapdragon 7s Gen 4 | Dimensity 7400 |
|---|---|---|
| Geekbench 6 inti tunggal | 1.228 | 1.042 |
| Geekbench 6 inti banyak | 3.152 | 3.014 |
| AnTuTu v11 | 1.164.871 | 925.061 |
| 3DMark Wild Life Extreme | 1.108 | 850 |
| Rata-rata frame per detik 3DMark | 6,64 | 5,09 |
Pada pengujian CPU AnTuTu, Snapdragon 7s Gen 4 membukukan 449.979 poin. Dimensity 7400 berada pada 340.697 poin, sehingga jaraknya cukup besar untuk kategori chipset kelas menengah.
Perbedaan juga tampak pada komponen grafis AnTuTu yang mencatat 190.341 poin untuk Snapdragon dan 145.500 poin untuk Dimensity. Dalam uji stres 3DMark, Snapdragon mempertahankan rata-rata 6,64 frame per detik, sementara pesaingnya mencatat 5,09 frame per detik.
Generasi Inti CPU Menjadi Faktor Penting
Kedua chip dibuat dengan proses 4nm TSMC dan membawa delapan inti CPU, tetapi susunan intinya berbeda. Snapdragon 7s Gen 4 memakai konfigurasi 1+3+4 dengan Cortex-A720 hingga 2,7 GHz, sedangkan Dimensity 7400 mengusung susunan 4+4 berbasis Cortex-A78 dan Cortex-A55.
Snapdragon memiliki satu Cortex-A720 2,7 GHz, tiga Cortex-A720 2,4 GHz, dan empat Cortex-A520 1,8 GHz. Dimensity 7400 mengandalkan empat Cortex-A78 2,6 GHz serta empat Cortex-A55 2,0 GHz.
Pemakaian inti CPU generasi lebih baru membantu Snapdragon memimpin pada skor inti tunggal dan inti banyak. Untuk pengolah grafis, chip Qualcomm membawa Adreno 810 dan Snapdragon Elite Gaming, sementara MediaTek memasangkan Mali-G615 MC2 dengan HyperEngine Gaming Technology.
Dimensity Tetap Menyimpan Keunggulan Konektivitas
Dimensity 7400 tidak sepenuhnya tertinggal karena memiliki angka kecepatan unduh seluler puncak lebih tinggi. MediaTek mengklaim kecepatan hingga 3,27 Gbps, sedangkan Snapdragon 7s Gen 4 mendukung hingga 2,9 Gbps.
| Fitur | Snapdragon 7s Gen 4 | Dimensity 7400 |
|---|---|---|
| Proses produksi | 4nm TSMC | 4nm TSMC |
| Kecepatan unduh seluler | Hingga 2,9 Gbps | Hingga 3,27 Gbps |
| Jaringan 5G | mmWave dan sub-6 GHz | sub-6 GHz |
| Memori | LPDDR5 hingga 3,2 GHz | LPDDR5 hingga 3,2 GHz |
Namun, Snapdragon menawarkan dukungan jaringan 5G mmWave selain sub-6 GHz. Dimensity 7400 hanya mendukung sub-6 GHz, sehingga karakter konektivitas keduanya berbeda meski sama-sama mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4.
Kamera Membawa Pendekatan Berbeda
Kedua chipset mendukung sensor tunggal hingga 200MP dan perekaman video 4K pada 30 frame per detik. Snapdragon menggunakan Spectra Triple ISP 12-bit yang mampu menangani tiga aliran sensor secara bersamaan.
Dimensity mengandalkan Imagiq 950 ISP 12-bit dengan dukungan Google Ultra HDR, pengurangan noise perangkat keras MCNR, dan pengambilan gambar zero-shutter-lag. Keduanya juga menyediakan unit pemrosesan AI khusus, yaitu Qualcomm Hexagon NPU pada Snapdragon dan MediaTek NPU 655 pada Dimensity.
Snapdragon 7s Gen 4 lebih sesuai bagi pengguna yang mengejar kinerja CPU, ketahanan grafis saat beban panjang, dan pemrosesan tiga sensor kamera. Dimensity 7400 tetap memadai untuk aktivitas harian serta permainan pada pengaturan moderat, dengan nilai tambah pada kecepatan unduh seluler puncak.
