Samsung Wallet Tambah Ruang Khusus Perjalanan, Hotel Hingga Tiket Tersusun Dalam Satu Tampilan

Fitur Trips di Samsung Wallet mulai diarahkan untuk pengguna yang ingin melihat seluruh agenda perjalanan dalam satu tempat. Lewat tampilan yang disebut Trip timeline, Samsung merapikan berbagai rincian perjalanan agar tidak lagi tersebar di banyak aplikasi dan dokumen.

Pendekatan ini membuat Samsung Wallet naik kelas dari sekadar dompet digital penyimpan kartu dan tiket. Bagi pengguna Galaxy tertentu, aplikasi ini kini juga berfungsi sebagai ruang khusus untuk memantau urutan perjalanan dari awal sampai akhir dengan tampilan yang lebih mudah dibaca.

Rencana perjalanan dikumpulkan dalam satu alur

Samsung menempatkan Trip timeline sebagai pusat dari fitur Trips. Di area ini, informasi perjalanan yang biasanya muncul terpisah bisa disatukan agar lebih enak dilihat dalam satu urutan yang jelas.

Detail yang bisa masuk ke dalam timeline mencakup pemesanan hotel, jadwal penerbangan, dan rental mobil. Samsung juga menyebut tiket bus, kereta, taman hiburan, sampai acara olahraga dapat ikut tampil dalam ruang yang sama.

Bagi pengguna yang sering bepergian, susunan seperti ini membantu saat harus mengecek banyak agenda sekaligus. Tidak sedikit informasi perjalanan yang tersimpan di email, aplikasi pemesanan, pesan singkat, atau dokumen digital, sehingga pengguna kerap perlu membuka banyak layanan hanya untuk memastikan urutannya.

Tidak sepenuhnya otomatis

Meski dibuat agar praktis, Trips tidak langsung menarik semua data secara otomatis. Pengguna tetap perlu menambahkan item perjalanan ke Samsung Wallet lebih dulu agar sistem bisa mengenalinya dan mengelompokkannya berdasarkan waktu serta lokasi.

Setelah masuk, item-item tersebut akan disusun secara otomatis dalam alur perjalanan yang lebih rapi. Samsung juga memberi opsi untuk menambahkan itinerary secara manual, termasuk memo pribadi sebagai pengingat saat sedang bepergian.

Fitur memo ini berguna ketika ada detail yang tidak tercatat dalam tiket digital resmi. Dengan begitu, catatan tambahan tetap bisa disimpan bersama agenda utama tanpa harus berpindah tempat.

Berbeda dari dompet digital lain

Fungsi penyimpanan tiket perjalanan sebenarnya bukan hal baru di dompet digital. Google Wallet, misalnya, juga memiliki kemampuan serupa dan bisa mengambil sebagian informasi dari Gmail.

Namun, Samsung menonjolkan satu hal yang lebih spesifik, yaitu ruang yang memang ditujukan khusus untuk rencana perjalanan. Karena itu, Samsung Wallet tidak hanya berperan sebagai tempat arsip dokumen, tetapi juga sebagai penyusun konteks perjalanan agar lebih mudah diikuti.

Bagi pengguna yang ingin melihat alur perjalanan secara utuh, pendekatan ini bisa terasa lebih terpusat. Seluruh kebutuhan perjalanan tidak hanya tersimpan, tetapi juga ditata agar lebih sederhana dipantau.

Aksesnya masih terbatas

Trips belum tersedia untuk semua pengguna Samsung Wallet. Samsung hanya membuka fitur ini untuk pengguna di Amerika Serikat, Inggris, dan Korea.

Kepemilikan ponsel Galaxy yang mendukung Samsung Wallet juga belum otomatis membuat fitur ini bisa dipakai. Pengguna tetap harus berada di wilayah yang didukung dan memakai versi aplikasi yang sesuai.

Samsung mencantumkan syarat versi berikut:

  1. Korea: Samsung Wallet versi 5.9.32 atau lebih tinggi
  2. Amerika Serikat: Samsung Wallet versi 6.4.97 atau lebih tinggi
  3. Inggris: Samsung Wallet versi 6.4.98 atau lebih tinggi

Samsung menyatakan fitur ini bisa digunakan mulai bulan ini di wilayah-wilayah tersebut. Untuk negara lain, referensi yang tersedia belum memberikan keterangan tambahan soal perluasan dukungan Trips.

Bagi pengguna Galaxy yang sering berpindah dari satu jadwal ke jadwal lain, fitur ini menawarkan cara yang lebih tertata untuk membaca perjalanan. Saat data yang dimasukkan sudah lengkap, Samsung Wallet bisa menampilkan hotel, penerbangan, transportasi darat, hingga tiket kegiatan dalam satu alur yang lebih mudah dipantau.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait