Sanggaran Jadi Sorotan, Iwan Bule Waspadai Risiko Pasokan Energi Bali Saat Libur Panjang

Terminal BBM Sanggaran menjadi titik paling krusial dalam rangkaian kunjungan kerja Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan di kawasan Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Fasilitas itu dinilai memegang peran strategis dalam menjaga ketahanan energi Pulau Dewata, terutama ketika Bali memasuki periode libur panjang dan tekanan terhadap pasokan meningkat.

Iriawan, yang akrab disapa Iwan Bule, menegaskan bahwa gangguan di terminal tersebut tidak hanya akan dirasakan masyarakat. Dampaknya juga dapat merembet ke sektor pariwisata dan perekonomian daerah yang sangat bergantung pada kelancaran energi.

Fokus pada keselamatan dan kesiapsiagaan

Dalam peninjauan di Fuel Terminal Sanggaran, ia menyoroti posisi fasilitas yang berada di kawasan pesisir dengan paparan gelombang laut tinggi serta berdekatan dengan permukiman warga. Kondisi itu membuat standar keselamatan, pengelolaan risiko, dan kesiapsiagaan darurat harus diterapkan secara ketat.

Mantan Penjabat Gubernur Jawa Barat itu juga menekankan bahwa aspek Health, Safety, Security, and Environment atau HSSE menjadi prioritas utama Pertamina. Menurut dia, keberhasilan operasional tidak cukup dinilai dari lancarnya distribusi energi semata.

Evaluasi insiden dan dorongan digitalisasi

Iriawan turut menyinggung dugaan kebocoran pipa yang berdampak pada ekosistem mangrove di sekitar wilayah operasi. Ia meminta jajaran Pertamina menjadikan insiden itu sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pencegahan dan manajemen risiko ke depan.

Selain penguatan infrastruktur, ia mendorong percepatan digitalisasi operasional melalui sistem pemantauan dan otomasi distribusi. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menekan potensi kesalahan manusia.

Ia menegaskan bahwa Terminal BBM Sanggaran tidak hanya harus menjamin keamanan pasokan energi Bali, tetapi juga dituntut menjadi tolok ukur dalam pengelolaan aset, HSSE, dan keberlanjutan.

Rangkaian sidak di Jatim Balinus

Sebelum menutup agenda di Bali, Iriawan menjalankan kunjungan kerja maraton selama tujuh hari di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Fokus utamanya adalah memastikan kesiapan pasokan energi di kawasan strategis pariwisata nasional menjelang puncak musim liburan.

Selama rangkaian itu, ia meninjau sejumlah fasilitas energi vital seperti Aviation Fuel Terminal dan Fuel Terminal Labuan Bajo, AFT El Tari dan FT Tenau Kupang, serta AFT Ngurah Rai Bali. Ia juga memantau pelayanan di beberapa SPBU untuk memastikan distribusi energi tetap lancar hingga ke masyarakat.

Agenda tersebut dimulai dari peluncuran kapal Autonomous Trash Skimmer di Pantai Sekeh, Bali, yang diarahkan membantu penanganan sampah laut di kawasan pesisir. Setelah itu, rangkaian kunjungan berlanjut hingga ditutup di Fuel Terminal Sanggaran sebagai titik akhir pengawasan energi di Bali.

Source: rm.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer