WhatsApp kini memungkinkan satu akun dipakai di dua HP sekaligus lewat fitur perangkat tertaut. Cara ini memberi ruang bagi pengguna yang ingin tetap aktif di lebih dari satu perangkat tanpa harus sering keluar masuk akun.
Meski terdengar sederhana, sistemnya bekerja dengan pola yang cukup rapi. Setiap perangkat tertaut berjalan mandiri dan tetap bisa menerima pesan, sementara riwayat chat akan tersinkronisasi lintas perangkat, termasuk dari Android ke iPhone atau sebaliknya.
Cara kerja penautan di HP kedua
Untuk mengaktifkan akun yang sama di HP kedua, pengguna perlu membuka WhatsApp dari tampilan awal lalu memilih opsi menautkan sebagai perangkat pendamping. Setelah itu, proses dimulai dari HP utama melalui menu perangkat tertaut.
Di Android, menu tersebut berada di ikon tiga titik di kanan atas. Sementara di iPhone, menu itu tersedia di tab Setelan.
Berikutnya, pengguna harus melewati verifikasi identitas dengan sidik jari, face unlock, atau PIN sesuai pengaturan keamanan perangkat. Jika verifikasi berhasil, kode QR akan muncul di layar HP utama dan dipindai menggunakan HP kedua.
Setelah pemindaian selesai, sinkronisasi berjalan beberapa saat sampai riwayat chat terbaru tampil otomatis di perangkat kedua. WhatsApp merancang fitur ini agar akun yang sama tidak lagi bergantung penuh pada satu ponsel utama.
Batas jumlah perangkat dan fungsi yang masih terbatas
Satu akun WhatsApp dapat ditautkan ke maksimal empat perangkat tambahan. Perangkat itu bisa berupa ponsel kedua, tablet, laptop, atau komputer desktop.
Dengan begitu, pengguna dapat mengakses akun yang sama dari beberapa perangkat sekaligus tanpa harus memindahkan akun secara manual. Namun, ada satu hal penting yang tetap harus diperhatikan: pembaruan status masih hanya dapat dilakukan melalui HP utama.
HP utama juga tetap berstatus sebagai perangkat utama meski akun sudah aktif di beberapa perangkat. Jika HP utama tidak aktif lebih dari 14 hari, WhatsApp akan otomatis mengeluarkan akun dari seluruh perangkat tertaut.
Keamanan dan perlindungan pesan tetap dijaga
WhatsApp menegaskan bahwa pesan, media, dan panggilan pada perangkat tertaut tetap dilindungi enkripsi end-to-end. Artinya, isi percakapan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima yang dituju.
Standar keamanan tersebut tetap sama seperti saat akun digunakan di satu perangkat utama. Karena itu, penggunaan satu akun di dua HP tidak mengurangi perlindungan privasi pengguna.
Manfaat bagi pengguna aktif di banyak perangkat
Fitur multi-device memberi kemudahan bagi pengguna yang ingin tetap terhubung dari dua HP sekaligus. Pesan masuk akan tersinkronisasi otomatis, sehingga percakapan bisa dipantau dari perangkat yang berbeda secara bersamaan.
Kemudahan ini juga terasa saat salah satu perangkat tidak aktif, karena pesan masih bisa dikirim dan diterima lewat perangkat lain yang tertaut. Dukungan lintas Android dan iPhone membuat cara ini semakin praktis untuk kebutuhan komunikasi harian.
Pengguna tetap disarankan memastikan aplikasi WhatsApp di kedua perangkat sudah diperbarui ke versi terbaru. Langkah itu penting agar fitur perangkat tertaut berjalan lancar dan proses sinkronisasi berlangsung tanpa kendala.
Source: www.beritasatu.com






