Satu Keluarga Tewas di Tenda Posong, Bagas Amar Hakiki Tinggal Selangkah Menuju Wisuda

Kabar duka dari kawasan wisata Posong, Temanggung, menyisakan perhatian karena salah satu korban adalah Bagas Amar Hakiki, mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tinggal selangkah lagi menuju wisuda. Pemuda 21 tahun itu disebut sudah bersiap mengikuti wisuda pada Agustus 2026 sebelum akhirnya ditemukan meninggal bersama keluarganya di dalam tenda saat berkemah.

Bagas dikenal sebagai mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis, Fakultas Ilmu Budaya UGM Yogyakarta. Ia masuk UGM pada 2022 dan tengah menuntaskan skripsi ketika peristiwa tragis itu terjadi.

Keempat korban berasal dari Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Mereka adalah Muhamad Ali Munawar, Maghfirah, Bagas Amar Hakiki, dan adiknya, Alvino Evan Hakim yang masih berstatus pelajar.

Mereka datang ke lokasi berkemah pada Selasa malam. Petugas kemudian menemukan seluruh korban sudah tidak bernyawa pada Rabu, 27 Mei 2026, di dalam tenda Glamping Safari Nomor 3.

Dugaan sementara, kematian keempat anggota keluarga itu berkaitan dengan keracunan makanan. Hingga kini, peristiwa tersebut masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga maupun lingkungan kampus.

UGM turut menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram @Prancis.ugm. Dalam unggahan itu, keluarga besar Bahasa dan Sastra Prancis FIB UGM mendoakan agar Bagas mendapat rida di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Kerabat korban, Asadi, menyebut Bagas sebenarnya sudah sangat dekat dengan garis akhir studinya. Harapan keluarga untuk melihatnya wisuda pada Agustus 2026 pun terhenti oleh kabar duka dari Temanggung.

Di lingkungan kampus, Bagas dikenal sebagai mahasiswa yang berprestasi dan sedang menyiapkan langkah terakhir menuju kelulusan. Statusnya sebagai anak pertama dalam keluarga membuat kepergiannya terasa makin berat bagi orang-orang terdekat.

Kasus kematian satu keluarga di kawasan wisata Posong ini masih menjadi sorotan. Sementara penyebab pastinya menunggu penjelasan lebih lanjut, kabar meninggalnya Bagas bersama ayah, ibu, dan adiknya menambah pilu cerita yang sebelumnya dipenuhi harapan wisuda.

Source: style.tribunnews.com

Berita Terkait