Sedan Listrik Mewah Ini Menembus 925 Km Sekali Isi, Kabin EQS Kini Diperkaya AI

Author: Redaksi Android62

Mercedes-Benz EQS terbaru langsung mencuri perhatian lewat klaim jarak tempuh hingga 925 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka itu dihitung dengan standar WLTP dan menempatkan sedan listrik mewah ini di antara model dengan daya jelajah paling jauh di kelasnya.

Perubahan pada EQS tidak berhenti di efisiensi baterai. Mercedes-Benz juga membawa penyegaran besar pada teknologi pengisian, sistem penggerak, dan kabin digital agar mobil ini terasa lebih modern sebagai flagship listrik.

Pengisian daya dibuat lebih fleksibel

EQS terbaru mengandalkan arsitektur listrik 800 volt untuk mendukung pengisian yang lebih efektif. Mobil ini juga mendukung fast charging hingga 350 kW DC, yang dalam kondisi ideal dapat menambah jarak tempuh sampai 320 kilometer hanya dalam 10 menit.

Menariknya, Mercedes-Benz tetap memastikan EQS bisa digunakan di stasiun 400 volt. Saat tersambung ke infrastruktur tersebut, sistem baterainya akan membagi diri menjadi dua bagian agar pengisian tetap bisa berlangsung hingga 175 kW.

Baterai besar dan motor yang lebih efisien

Klaim 925 kilometer tidak lepas dari baterai baru berkapasitas 122 kWh yang memakai anoda silikon oksida. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kepadatan energi, sehingga daya simpan baterai bisa dimanfaatkan lebih efektif saat mobil dipakai menempuh perjalanan jauh.

Di sisi penggerak, Mercedes-Benz juga menyematkan motor listrik racikan internal yang disebut lebih ringkas dan lebih bertenaga. Kombinasi baterai baru dan motor tersebut menjadi dasar peningkatan efisiensi pada EQS generasi terbaru.

Ada gearbox dua percepatan di motor belakang

Salah satu detail teknis yang ikut menonjol adalah penggunaan gearbox dua percepatan pada motor belakang. Gigi pertama dipakai untuk membantu akselerasi awal, sedangkan gigi kedua difokuskan menjaga efisiensi ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Mercedes-Benz tidak hanya mengejar angka jarak tempuh. Pabrikan juga mengatur penyaluran tenaga agar karakter performa khas mobil premium tetap terjaga tanpa mengorbankan efisiensi.

Kabin berubah jadi lebih cerdas

Bagian dalam EQS kini mendapat pembaruan yang membuatnya terasa semakin digital. Sistem operasi terbaru Mercedes-Benz terhubung dengan kecerdasan buatan lewat integrasi ChatGPT, Microsoft Bing, dan Google Gemini.

Integrasi tersebut membuat interaksi antara pengemudi dan mobil terasa lebih canggih dibanding asisten suara biasa. Mercedes-Benz ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih responsif, informatif, dan terhubung dengan layanan berbasis AI.

Mobil bisa saling berbagi informasi di jalan

EQS juga dibekali kemampuan berkomunikasi dengan kendaraan Mercedes-Benz lain untuk mendeteksi potensi bahaya di jalan. Sistem ini dapat membaca kemungkinan adanya lubang atau polisi tidur, lalu menyiapkan suspensi agar merespons lebih cepat sebelum roda mencapai hambatan.

Di bagian navigasi, tampilan peta 3D dan perencanaan perjalanan juga ikut diperbarui. Sistem ini bahkan mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi angin agar estimasi jarak tempuh menjadi lebih akurat.

Penyegaran eksterior dan harga di pasar Eropa

Secara tampilan, EQS terbaru mendapat sentuhan penyegaran pada bagian luar dengan opsi emblem bintang berdiri di kap mesin. Detail ini menjaga identitas khas Mercedes-Benz sambil memberi kesan lebih modern pada sedan listrik flagship tersebut.

Untuk pasar Eropa, varian EQS500 4Matic dengan penggerak semua roda dan tenaga 350 kW dibanderol mulai 123.284 euro. Sementara itu, varian tertinggi EQS580 4Matic hadir dengan tenaga 430 kW dan torsi 800 Nm, dengan harga 134.732 euro.

Berita Terbaru