Selat Hormuz kembali dibuka setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesepakatan damai dengan Iran telah rampung. Langkah itu langsung diikuti izin pencabutan blokade Angkatan Laut Amerika Serikat yang sebelumnya membatasi jalur pelayaran di kawasan strategis tersebut.
Dalam pernyataan di Truth Social, Trump menulis, “Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!” Ia kemudian menambahkan, “Saya dengan ini sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, dan pada saat yang sama mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat.”
Jalur minyak dunia kembali jadi perhatian
Pernyataan itu menempatkan Selat Hormuz kembali di pusat perhatian karena jalur tersebut menjadi salah satu rute paling penting bagi arus energi global. Dengan pembukaan kembali itu, kapal-kapal disebut dapat melintas lagi dan pengiriman minyak diharapkan berjalan tanpa hambatan di perairan tersebut.
Trump menutup pesannya dengan kalimat, “Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” Ungkapan itu menegaskan pesan bahwa aktivitas pelayaran dan distribusi energi dapat kembali bergerak setelah periode pembatasan.
Sharif sebut kesepakatan tercapai setelah pembicaraan intensif
Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai setelah perundingan intensif. Dalam unggahannya di platform X, Sharif menyebut kedua pihak sepakat menghentikan seluruh operasi militer secara segera dan permanen di semua front, termasuk Lebanon.
Sharif juga mengatakan penandatanganan resmi kesepakatan dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni di Swiss. Namun, detail teknis perjanjian dan mekanisme pelaksanaan pembukaan blokade belum dijelaskan secara terbuka.
Dampaknya belum dijelaskan secara rinci
Meski pembukaan Selat Hormuz dipandang penting bagi kelancaran energi dunia, Trump belum memaparkan batasan, jangka waktu, atau syarat yang melekat pada kebijakan tersebut. Karena itu, pasar dan pengamat masih menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai implementasi kesepakatan dan pengaturan lalu lintas di jalur strategis itu.
Hingga kini, perubahan yang diumumkan Trump menandai pergeseran besar dalam dinamika Washington dan تهران setelah sebelumnya jalur pelayaran di kawasan tersebut berada dalam pembatasan. Pembukaan kembali selat itu menjadi sinyal bahwa ketegangan di salah satu titik paling sensitif bagi perdagangan minyak global mulai mereda.
Source: www.viva.co.id






