Semangka dan jambu biji merah justru menjadi dua sumber likopen yang paling menonjol di antara makanan yang umum ditemui. Dalam satu cangkir, semangka mengandung sekitar 6.890 mikrogram likopen, sedangkan jambu biji merah mencapai sekitar 8.580 mikrogram.
Angka itu menarik karena selama ini tomat kerap dianggap sebagai sumber utama likopen. Padahal, beberapa buah berwarna merah atau merah muda memiliki kandungan yang bahkan lebih tinggi dan bisa menjadi pilihan yang mudah disisipkan ke menu harian.
Deretan buah merah yang menyumbang likopen
Pepaya termasuk buah yang sering luput saat membahas likopen, meski kandungannya cukup berarti. Dalam satu cangkir pepaya, terdapat sekitar 2.650 mikrogram likopen, disertai serat, vitamin C, dan berbagai antioksidan lain.
Jeruk limau gedang merah atau pink grapefruit juga masuk daftar sumber likopen yang patut diperhitungkan. Satu cangkirnya mengandung sekitar 3.270 mikrogram likopen, sementara varietas putih umumnya tidak memiliki kandungan yang sama.
| Makanan | Likopen per 1 cangkir | Catatan |
|---|---|---|
| Jambu biji merah | 8.580 mikrogram | Paling tinggi di daftar ini |
| Semangka | 6.890 mikrogram | Lebih tinggi daripada tomat segar |
| Jeruk limau gedang merah | 3.270 mikrogram | Varietas putih umumnya tidak sama kandungannya |
| Pepaya | 2.650 mikrogram | Disertai serat dan vitamin C |
| Paprika merah | 513 mikrogram | Turut menyumbang antioksidan harian |
Tomat bukan satu-satunya andalan
Perbandingan kandungan ini menunjukkan bahwa tomat bukan satu-satunya makanan yang layak diandalkan untuk asupan likopen. Satu cangkir tomat segar mengandung sekitar 4.630 mikrogram likopen, jumlah yang masih berada di bawah semangka dan jambu biji merah.
Karena itu, variasi pangan berwarna merah bisa membantu memperkaya asupan antioksidan tanpa harus bergantung pada satu jenis makanan. Pilihan ini juga membuat pola makan harian terasa lebih beragam dan mudah diterapkan.
Sayuran yang ikut memberi manfaat
Paprika merah melengkapi daftar makanan kaya likopen yang bisa dengan mudah masuk ke menu sehari-hari. Satu cangkir paprika merah mengandung sekitar 513 mikrogram likopen, jumlah yang lebih kecil dibandingkan beberapa buah merah, tetapi tetap berguna untuk menambah asupan antioksidan.
Selain likopen, paprika merah juga mengandung vitamin A, E, K, dan B6. Kombinasi itu membuatnya cocok digunakan dalam berbagai olahan masakan yang membutuhkan warna sekaligus nilai gizi.
Peran likopen bagi tubuh
Likopen dikenal sebagai senyawa alami yang memberi warna merah atau merah muda pada sejumlah buah dan sayuran. Sebagai antioksidan, likopen membantu tubuh menghadapi stres oksidatif, yaitu kondisi ketika tubuh terpapar kerusakan akibat radikal bebas.
Asupan likopen dari makanan dapat menjadi pelengkap pola makan sehat. Kehadiran vitamin C pada pepaya, semangka, dan jeruk limau gedang, ditambah ragam antioksidan lain, membuat sumber-sumber ini menarik untuk dikonsumsi secara rutin.
Mudah ditemui dalam keseharian
Banyak makanan ini sebenarnya sudah akrab di meja makan harian. Semangka sering dipilih sebagai camilan segar, pepaya kerap hadir saat sarapan, sementara paprika merah mudah dimasukkan ke dalam berbagai masakan.
Jambu biji merah dan jeruk limau gedang merah juga dapat menjadi alternatif ketika ingin variasi buah dengan kandungan likopen yang tinggi. Dengan pilihan yang beragam, asupan likopen tidak harus datang dari tomat saja.
Source: www.beautynesia.id






