Sempat Dicap Buruk Saat Rilis, 7 Game Ini Justru Berbalik Jadi Favorit Banyak Pemain

Author: Redaksi Android62

Beberapa game yang kini dianggap favorit ternyata sempat berada di titik paling rapuh saat hari pertama dirilis. Masalah bug, sistem yang tidak adil, hingga keputusan desain yang mengecewakan membuat banyak pemain langsung menjauh.

Namun, cerita mereka tidak berhenti di situ. Dengan pembaruan besar, perombakan sistem, dan tambahan konten yang tepat, tujuh game ini berhasil membalikkan keadaan dan membangun reputasi baru di mata banyak pemain.

Perbaikan besar yang mengubah nasib game

Contoh paling jelas terlihat pada Cyberpunk 2077. Saat meluncur, game ini dipenuhi bug dan sangat mengecewakan, terutama di PS4 dan Xbox One yang nyaris tidak mampu menjalankannya tanpa crash. Sony dan Microsoft bahkan menariknya dari toko online konsol mereka dan menawarkan refund.

CD Projekt Red kemudian terus merilis perbaikan, patch, dan upgrade. Penambahan konten baru, Update 2.0, serta DLC Phantom Liberty ikut membantu kebangkitan game tersebut.

Nasib serupa juga dialami Fallout 76. Game ini sempat dicap sebagai salah satu peluncuran paling mengecewakan di seri Fallout karena tidak ada NPC, alurnya terasa statis, dan unsur multiplayer-nya buruk.

Bethesda lalu merilis update Wastelanders yang memperbaiki mekanisme gameplay. Pembaruan itu juga menambahkan lebih banyak NPC dan misi yang lebih menarik, sehingga game ini memperoleh titik balik yang penting.

Saat sistem awal justru memicu penolakan

Star Wars Battlefront 2 juga sempat memicu reaksi keras karena sistem progression dibuat sulit agar pemain terdorong membeli microtransaction. Kontroversinya bahkan merembet ke Reddit, dan komentar developer-nya menjadi salah satu yang paling banyak mendapat downvote di situs tersebut.

EA kemudian menghapus monetisasi yang bermasalah dan memperbaiki sistem progression. Setelah perubahan itu, permainan terasa lebih adil dan mendapat kesempatan kedua dari pemain.

Final Fantasy XIV mengalami masalah yang lebih luas lagi. Game ini dikritik karena antarmuka yang membingungkan, grinding berlebihan, dan fitur-fitur yang tidak jelas.

Square Enix lalu memakai kehancuran dunia oleh Bahamut sebagai alasan untuk me-reset game tersebut. Versi baru bernama A Realm Reborn kemudian lahir dan menjadi dasar dari Final Fantasy XIV yang kini stabil dan disukai banyak pemain.

Game yang dipulihkan lewat pembaruan berkelanjutan

No Man’s Sky menempuh perjalanan panjang setelah kontroversi besar seputar klaim Sean Murray, pendiri Hello Games, sebelum rilis. Setelah itu, tim pengembang terus menghadirkan pembaruan sampai konten yang dijanjikan akhirnya tersedia.

Seiring waktu, elemen eksplorasi dan gameplay game ini terasa lebih matang. Tambahan konten baru dan pemenuhan janji lama ikut memulihkan reputasi No Man’s Sky di mata banyak pemain.

Tetap bertahan berkat identitas yang unik

Tidak semua game dalam daftar ini hanya selamat karena perbaikan teknis. Alpha Protocol, misalnya, sempat lahir dalam kondisi penuh masalah dan membuat banyak pemain enggan mencobanya saat peluncuran.

Meski begitu, game ini menawarkan sistem RPG yang unik. Ceritanya bisa bercabang ke berbagai jalur, sehingga pemain harus terus mengambil keputusan sulit sepanjang permainan.

Fallout: New Vegas juga memulai langkahnya dengan banyak bug saat rilis. Patch buatan komunitas membantu memperbaikinya, lalu lebih banyak pemain bisa merasakan petualangan The Courier yang dapat berkembang sangat berbeda tergantung pilihan.

Perjalanan panjang menuju konflik antarfaksi ikut menguatkan reputasi New Vegas sebagai salah satu game Fallout terbaik. Dari tujuh judul ini, pola yang terlihat sama jelas: peluncuran buruk tidak selalu menjadi akhir selama ada perbaikan yang konsisten dan arah pengembangan yang tepat.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru