Sepatu, Makanan, Hingga Kotak Pasir, Inilah Isi Lemari Yang Cepat Bikin Bau Dan Lembap

Author: Redaksi Android62

Lemari kamar tidur bisa cepat berubah jadi tempat yang tidak nyaman dipakai ketika isinya bercampur antara barang bersih, barang lembap, dan benda yang mudah membawa bau. Sejumlah barang yang terlihat praktis justru menjadi sumber utama lemari terasa pengap, berantakan, bahkan berisiko merusak pakaian di dalamnya.

Masalah ini sering muncul karena lemari diperlakukan sebagai ruang serbaguna. Padahal, tidak semua barang aman disimpan di area tertutup yang minim aliran udara, apalagi jika barang tersebut membawa kotoran, tumpahan, alergen, atau hama.

Barang luar ruang paling cepat memindahkan kotoran

Sepatu termasuk barang yang sebaiknya tidak masuk ke lemari kamar tidur. Olivia Parks dari Professional Organizers Baton Rouge menyebut sepatu cenderung menyimpan bau, sementara kotoran dan kelembapan dari alas kaki bisa berpindah ke lantai lemari dan pakaian di sekitarnya.

Barang lain yang biasa dipakai di luar rumah juga lebih cocok diletakkan dekat pintu masuk atau garasi. Jill Czarnik dari The Tribalist menilai mantel, jaket, topi, sarung tangan, syal, tas tangan, dan payung lebih tepat disimpan di area depan pintu agar tidak membuat isi lemari kamar tidur makin semrawut.

Makanan dan dokumen ikut mempercepat kekacauan

Makanan dan camilan sering dianggap aman selama disimpan di tempat tertutup. Namun, penyimpanannya di lemari kamar tidur bisa mengundang tikus dan serangga, lalu hama itu dapat bersarang di pakaian, termasuk serat alami seperti kasmir.

Selain hama, makanan juga berisiko memunculkan jamur dan bau yang menempel pada pakaian. Jika penyimpanan tertutup memang tidak bisa dihindari, makanan kaleng atau wadah plastik kedap udara disebut lebih aman.

Dokumen lama juga sering menumpuk tanpa disadari. Jessica Varney dari The Tidy Up Girl menjelaskan bahwa banyak orang menyimpan kwitansi, buku cek lama, dan surat-surat lama karena merasa masih mungkin dipakai, padahal kebiasaan itu membuat lemari cepat penuh dan tidak rapi.

Cucian kotor dan barang tak terpakai membuat lemari makin sesak

Cucian kotor termasuk barang yang paling sering masuk ke lemari karena dianggap praktis. Namun, kebiasaan ini bisa memunculkan bau tidak sedap di ruang penyimpanan yang tertutup.

Pilihan yang lebih rapi adalah memakai keranjang cucian bertutup, mencuci lebih sering, atau memindahkan cucian ke tempat yang lebih terbuka. Dengan cara itu, lemari tidak berubah menjadi sumber bau yang menetap.

Barang yang sudah tidak terpakai juga sebaiknya tidak disimpan hanya karena mungkin akan dipakai lagi. Jill Czarnik menilai pakaian seperti itu sering memicu stres dan penilaian diri yang tidak perlu, sementara ruang lemari seharusnya dipakai untuk barang yang benar-benar dibutuhkan.

Seprai, handuk, dan stok barang mandi perlu dibatasi

Seprai dan handuk memang masih berhubungan dengan kebutuhan harian, tetapi jumlahnya tetap perlu dijaga. Aturan praktis yang disebutkan adalah dua hingga tiga set seprai tambahan per tempat tidur serta dua hingga tiga handuk per orang.

Produk kamar mandi, kecantikan, dan perlengkapan mandi lain juga bukan pilihan ideal untuk ditaruh sembarangan di lemari kamar tidur. Sampo, losion, parfum, dan produk pembersih bisa tumpah atau bocor, sehingga Jamie Hord dari Horderly menyarankan penyimpanan memakai wadah plastik jika stok itu memang harus ditempatkan di lemari.

Ia juga menilai stok sebaiknya dibatasi hanya pada barang yang masih muat di penyimpanan kamar mandi atau closet khusus. Dengan begitu, risiko tumpahan bisa ditekan dan akses ke barang jadi lebih mudah.

Perlengkapan hewan peliharaan juga bukan penghuni yang baik

Lemari kamar tidur juga bukan tempat yang ideal untuk menyimpan perlengkapan hewan peliharaan. Makanan hewan, kotak pasir, dan mainan bisa menimbulkan bau, membawa alergen, menempelkan bulu pada pakaian, serta berisiko tumpah.

Masalah bau dari kotak pasir cenderung bertahan karena lemari tidak punya banyak aliran udara. Karena itu, area khusus hewan peliharaan di luar kamar tidur dinilai lebih higienis dan lebih aman untuk menjaga isi lemari tetap bersih.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru