Kemunculan She-Ra di adegan tambahan setelah kredit akhir menjadi petunjuk paling kuat bahwa semesta Masters of the Universe masih disiapkan untuk berkembang di layar lebar. Karakter saudara kembar He-Man itu memberi arah baru bagi cerita berikutnya dan memperluas ruang bagi dunia Eternia.
Sutradara Travis Knight belum memastikan produksi lanjutan, tetapi ia juga tidak menutup peluang untuk kembali menggarap kisah ini. Menurutnya, keputusan soal sekuel akan sangat bergantung pada sambutan penonton terhadap film live-action yang baru dirilis.
Respons awal terhadap film tersebut memang membuka harapan besar bagi kelanjutan waralaba ini. Debutnya disebut meraup US$54 juta atau hampir Rp1 triliun, angka yang membuat pembahasan soal film berikutnya semakin menguat di kalangan penggemar.
She-Ra dipandang sebagai kunci cerita lanjutan
Bagi Knight, kehadiran She-Ra bukan sekadar tambahan singkat di akhir film. Ia menilai tokoh itu punya tempat penting dalam mitologi Eternia dan layak mendapat ruang lebih luas bila studio memutuskan melanjutkan proyek ini.
Ia juga mengaku terharu saat melihat wujud nyata She-Ra dengan kostum di lokasi syuting. Pengalaman itu mempertegas bahwa karakter tersebut memang sudah lama ingin ia hadirkan secara utuh dalam film live-action.
Langkah memasukkan She-Ra juga selaras dengan posisinya yang tetap dikenal di dalam waralaba, termasuk lewat serial animasi terbaru di Netflix. Dengan begitu, studio tampak memberi isyarat bahwa dunia Masters of the Universe tidak berhenti pada kisah He-Man saja.
Pondasi cerita utama masih menyimpan ruang pengembangan
Film ini membawa penonton kembali ke Eternia melalui Pangeran Adam Glenn yang diperankan Nicholas Galitzine. Setelah terpisah selama 15 tahun, ia pulang dari Bumi dan mendapati tanah kelahirannya sudah berada dalam kondisi porak-poranda.
Eternia kini dikuasai Skeletor, penyihir sekaligus panglima perang kejam yang diperankan Jared Leto. Untuk merebut kembali warisan keluarganya dan menyelamatkan dunia, Adam harus bekerja sama dengan Teela yang dimainkan Camila Mendes serta Man-At-Arms yang diperankan Idris Elba.
Dari titik itu, Adam dituntut menerima takdirnya sebagai He-Man, sosok paling perkasa di jagat raya. Alur dasar ini memberi fondasi yang masih leluasa dikembangkan jika respons penonton tetap kuat dan studio memilih melangkah ke film berikutnya.
Knight sendiri menegaskan bahwa film ini dikerjakan dengan totalitas penuh, seolah menjadi kesempatan tunggal untuk menghidupkan kembali kisah klasik tersebut. Ia mengatakan bahwa bila itu benar-benar satu-satunya kesempatan, maka ia tetap bangga dengan hasil yang telah dibuat.
Namun, bila publik menginginkan kelanjutan cerita, Knight menyatakan dirinya akan senang kembali menggarapnya. Dalam skenario itu, She-Ra dipandang sebagai figur yang dapat memegang peran besar dalam perluasan kisah Masters of the Universe.
Source: www.medcom.id






