Shopee kini memberi penjual UMKM akses yang lebih terang untuk membaca biaya promosi di platformnya. Melalui halaman baru bernama Pengelolaan Program Saya, penjual dapat memantau program yang diikuti, melihat rincian biaya layanan, dan menghentikan program opsional kapan saja.
Langkah ini menjadi penting karena persoalan biaya admin di e-commerce masih sering memunculkan kebingungan di kalangan penjual. Banyak pelaku usaha ingin mengetahui beban biaya sejak awal agar harga jual dan margin tidak salah dihitung.
Rincian program kini tampil lebih jelas
Berdasarkan keterangan Shopee Seller Centre, halaman baru tersebut memuat daftar program yang diikuti, tanggal bergabung, rincian keuntungan, persentase biaya layanan program, serta batas maksimal biaya per kuantitas produk. Dengan tampilan itu, penjual tidak lagi perlu menebak-nebak berapa beban biaya dari setiap program yang aktif.
Di bagian Program yang Sudah Tergabung, penjual juga dapat melihat keuntungan, biaya layanan, status, serta tindakan yang bisa diambil. Shopee menyediakan tombol untuk melihat rincian, bergabung, atau berhenti dari program opsional sesuai kebutuhan toko.
Program baru ikut direkomendasikan
Selain memantau program yang sudah berjalan, halaman ini juga menampilkan rekomendasi program baru. Shopee menempatkan fitur tersebut sebagai alat bantu agar penjual bisa memilih program yang paling sesuai untuk mendukung performa toko.
Praktisi pemasaran digital Burhan Muktamar menyebut fitur ini membantu menghindari kesalahan perhitungan biaya layanan. Ia juga menilai sistem yang tersentralisasi dapat menekan risiko finansial akibat ketidaktahuan terhadap program yang sedang diikuti.
Dengan informasi yang lebih lengkap di satu tempat, penjual dapat menimbang apakah sebuah program masih layak dipertahankan. Keputusan itu bisa dibuat berdasarkan trafik, efisiensi operasional, dan hitungan biaya yang lebih pasti.
Aksesnya sudah dibuka untuk seluruh penjual
Shopee menyebut fitur Pengelolaan Program Saya sudah dapat diakses oleh seluruh penjual aktif. Jalur masuknya tersedia melalui menu Seller Centre di peramban, menu Toko Saya di aplikasi utama Shopee, dan aplikasi Shopee Seller Centre.
Ketersediaan di beberapa jalur akses tersebut membuat penjual lebih mudah memantau aktivitas program tanpa harus berpindah sistem. Bagi UMKM yang mengelola banyak promosi sekaligus, sentralisasi data seperti ini dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan membantu menjaga arus kas tetap sehat.
Keluhan soal biaya platform sebelumnya juga terlihat di media sosial. Seorang calon penjual baru lewat akun @meliaa.12 sempat menanyakan rincian biaya admin di marketplace karena khawatir ada beban tak terduga saat mulai berjualan.
Keluhan serupa datang dari pedagang aktif lewat akun @jeannyourss. Ia mengaku bingung menghitung skema biaya dari HPP ke penjualan di e-commerce dan merasa penjualan bisa terasa boncos jika perhitungan biaya tidak tepat.
Situasi itu menunjukkan bahwa transparansi biaya bukan lagi sekadar fitur tambahan. Bagi UMKM, kejelasan biaya menjadi dasar penting untuk menentukan strategi harga, memilih program promosi, dan menjaga margin tetap terkendali.







