Kuota harga promo Jetour T1 kini hanya tersisa 200 unit dari jatah 1.000 konsumen pertama. Setelah kuota itu habis, harga retail normal akan berlaku dan nilainya naik Rp20 juta dibandingkan masa promo.
Situasi ini membuat pembeli yang masih mengincar SUV tersebut perlu bergerak cepat. PT Jetour Sales Indonesia menyebut pemesanan Jetour T1 sudah mencapai 800 unit, dengan minat terbesar datang dari varian hybrid i-DM.
Varian Hybrid Menjadi Andalan
Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan mayoritas pemesanan saat ini berasal dari Jetour T1 i-DM. Menurut dia, besarnya minat tersebut menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV.
Ia juga menambahkan bahwa Jetour T1 ICE tetap mendapat respons positif karena menawarkan kepraktisan dan fleksibilitas untuk penggunaan sehari-hari. Dalam pernyataannya, Michael mengajak calon pembeli segera melakukan pemesanan sebelum harga retail resmi diberlakukan.
Selisih Harga dan Pilihan Varian
Di Jakarta, Jetour T1 ICE ditawarkan dengan harga promo OTR Rp388.000.000 dan harga normal OTR Rp408.000.000. Sementara itu, Jetour T1 i-DM dibanderol Rp538.000.000 saat promo dan Rp558.000.000 untuk harga normal.
Selisih Rp20 juta pada masing-masing varian menjadi penentu utama bagi konsumen yang ingin masuk ke periode penawaran khusus. Karena kuotanya semakin menipis, fase ini menjadi kesempatan terakhir sebelum skema harga baru diterapkan.
| Varian | Harga Promo OTR Jakarta | Harga Normal OTR Jakarta | Catatan |
|---|---|---|---|
| Jetour T1 ICE | Rp388.000.000 | Rp408.000.000 | Mesin konvensional |
| Jetour T1 i-DM | Rp538.000.000 | Rp558.000.000 | Plug-in Hybrid Electric Vehicle |
Perbedaan Teknis Antara i-DM dan ICE
Jetour T1 i-DM menggunakan sistem hybrid adaptif otomatis yang memadukan mesin bensin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission, dan baterai LFP 18,4 kWh. Baterai itu sudah mendukung fast charging, sedangkan jarak tempuh listrik murninya diklaim mencapai 100 kilometer berdasarkan standar WLTC.
Sistem i-DM bekerja melalui beberapa mode, mulai dari Pure EV Drive, Intelligent Hybrid, Parallel Drive, Series Drive, Direct Engine Drive, hingga Energy Recovery melalui rem regeneratif. Sebaliknya, Jetour T1 ICE ditujukan bagi konsumen yang menginginkan kepraktisan tanpa sistem elektrifikasi.
Kabin Senyap dan Fitur Kenyamanan
Jetour merancang kabin T1 dengan fokus pada kekedapan suara. Mobil ini memakai 79 titik peredam suara dan Double Layer Acoustic Glass pada kaca depan serta belakang.
Klaimnya, tingkat kebisingan kabin saat mesin idle berada di bawah 40 dB. Fitur lain yang tersedia meliputi 24 Hour Parking AC, Nap Mode, Dual Zone AC, dan ventilasi otomatis.
Khusus varian i-DM, penumpang depan mendapat Front Passenger Leg Rest dan kaca dengan perlindungan UV Blockage hingga 99 persen. Dari sisi tampilan, Jetour T1 mengusung konsep Urban Adventure SUV dengan Motion Grille dan lampu utama Four-Leaf Clover Shape Headlights.
Perbedaan fisik juga terlihat pada roda. Varian ICE menggunakan pelek 18 inci dengan ban 235/65 R18, sedangkan i-DM memakai pelek 19 inci dengan ban 235/60 R19 dan teknologi Run Flat Tire.
Garansi, Warna Bodi, dan Fitur Tambahan
Setiap pembelian Jetour T1 disertai garansi mobil dan mesin selama 6 tahun tanpa batasan kilometer. Konsumen juga memperoleh gratis jasa serta suku cadang sampai 3 tahun atau 30.000 km, sedangkan garansi baterai untuk i-DM berlaku 8 tahun atau 160.000 km.
Jetour menyediakan lima pilihan warna bodi, yaitu Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White, dan Carbon Crystal Black. Warna Electroplated Green dikenakan biaya tambahan Rp10.000.000.
Untuk pembeli i-DM, Jetour turut memberikan Discharge Gun bawaan yang mendukung fitur Vehicle-to-Load berdaya 3,3 kW. Fitur ini bisa dipakai untuk menyuplai listrik ke perangkat elektronik luar ruangan.
Dengan kuota yang hampir habis dan selisih harga Rp20 juta, Jetour T1 kini memasuki fase penjualan yang menentukan. Calon pembeli yang sudah membidik varian ICE maupun i-DM perlu mempertimbangkan segera sebelum harga retail normal resmi berlaku.
