AnTuTu Benchmark untuk April 2026 menempatkan iQOO 15 Ultra di posisi teratas daftar HP Android terkencang. Perangkat ini mencatat skor rata-rata 4.126.940 poin, cukup untuk membuat rival-rival flagship harus mengejar dari belakang.
Menariknya, selisih di papan atas terlihat sangat rapat. Hampir semua model teratas datang dari kelas premium dengan fokus besar pada performa mentah, stabilitas, dan efisiensi, sehingga persaingan tidak lagi hanya soal kamera atau desain.
iQOO mengandalkan performa penuh
iQOO 15 Ultra memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai tenaga utama. Chipset itu dipadukan dengan optimalisasi sistem dan pendinginan agresif agar performa tinggi bisa bertahan lebih lama.
Pendekatan tersebut membuat perangkat ini tampil stabil dalam berbagai skenario pemakaian. Di kelas flagship yang makin padat, strategi seperti ini memberi pembeda yang jelas dibanding banyak kompetitor.
iQOO 15 juga ikut masuk jajaran teratas dengan skor 4.102.621 poin. Varian ini menjadi pilihan yang lebih seimbang bagi pengguna yang ingin performa tinggi tanpa fitur ekstrem.
Meski tidak memakai pendingin aktif, iQOO 15 tetap menjaga konsistensi kinerja untuk kebutuhan harian dan gaming. Jarak skornya yang tipis dari versi Ultra menunjukkan keduanya sama-sama kuat di kelas flagship.
Papan atas flagship sangat rapat
Di posisi ketiga ada RedMagic 11 Pro+ dengan skor 4.098.742 poin. Sebagai smartphone gaming, perangkat ini memakai sistem pendingin aktif dan teknologi water cooling untuk membantu suhu tetap terkendali.
Di bawah tiga besar, realme GT 8 Pro meraih 3.968.443 poin dan OPPO Find X9 Ultra mencatat 3.941.792 poin. Jarak antarmodel yang rapat memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di kelompok ponsel premium.
Dari 10 besar kategori flagship, hampir semua perangkat menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Satu-satunya pengecualian adalah OnePlus Ace 6 Ultra yang mengandalkan Dimensity 9500 dari MediaTek.
Berikut daftar 10 HP Android flagship terkencang versi AnTuTu April 2026:
- iQOO 15 Ultra — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/1 TB — 4.126.940 poin
- iQOO 15 — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/1 TB — 4.102.621 poin
- RedMagic 11 Pro+ — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 24 GB/1 TB — 4.098.742 poin
- realme GT 8 Pro — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB — 3.968.443 poin
- OPPO Find X9 Ultra — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB — 3.941.792 poin
- OnePlus Ace 6 Ultra — Dimensity 9500, 16 GB/1 TB — 3.938.102 poin
- HONOR Magic8 Pro — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB — 3.810.592 poin
- HONOR Magic8 — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB — 3.808.833 poin
- vivo X300 Ultra — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB — 3.797.824 poin
- OnePlus 15T — Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB — 3.793.016 poin
Mid-range dikuasai MediaTek
Peta persaingan berubah total di kelas menengah. MediaTek menguasai seluruh 10 besar, menandakan dominasi yang sangat kuat di segmen mid-range.
iQOO Z11 memimpin dengan skor 2.323.047 poin berkat Dimensity 8500 yang menawarkan peningkatan frekuensi dan efisiensi. Di belakangnya ada HONOR Power2 dengan 2.206.038 poin dan OPPO K15 Pro dengan 2.156.817 poin.
Keduanya juga memakai varian lain dari seri Dimensity 8500. Susunan ini memperkuat posisi MediaTek sebagai penguasa di kelas menengah untuk periode pengujian tersebut.
Tablet ikut menunjukkan performa tinggi
Kategori tablet juga menampilkan hasil yang sangat kompetitif. vivo Pad6 Pro berada di posisi teratas dengan skor 4.095.813 poin, lalu disusul Lenovo Legion Tab Y700 Gen 5 dan OPPO Pad 5 Pro.
Kedua tablet tersebut sama-sama memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. vivo Pad6 Pro sendiri menggunakan Snapdragon 8 Ultra Gen 5 dan diposisikan sebagai perangkat kuat untuk produktivitas maupun hiburan.
Kehadiran Redmi K Pad 2 juga menunjukkan bahwa tablet ringkas untuk gaming mulai mendapat tempat. Ini menambah warna pada daftar perangkat berkinerja tinggi di periode pengujian yang sama.
Skor AnTuTu tersebut merupakan rata-rata dari minimal 1.000 kali pengujian per perangkat. Pengujian hanya mencakup unit Android yang beredar di pasar China sepanjang 1 hingga 30 April 2026, sehingga hasilnya paling tepat dibaca sebagai gambaran tren performa pada periode dan wilayah itu.
Source: www.idntimes.com






