Skor Renang Artistik Indonesia Naik Tajam Di Xi’an, Duet Dan Tim Tunjukkan Lompatan Besar

Hasil paling mencolok datang dari duet Amandha Mutiara Putri dan Mutiara Nur Azisah di nomor duet free routine. Mereka mengumpulkan total nilai 138,9518, jauh melampaui capaian 117,6008 yang pernah mereka raih pada SEA Games Thailand 2025.

Lonjakan angka itu menunjukkan ada kemajuan yang terasa jelas pada teknik, sinkronisasi, dan ekspresi artistik. Di ajang World Aquatics Artistic Swimming World Cup 2026 di Xi’an, Cina, penampilan Indonesia tidak lagi sekadar hadir, tetapi mulai terlihat lebih siap menghadapi tuntutan penilaian internasional.

PB AI menilai hasil tersebut lahir dari latihan intensif dan kemampuan tim beradaptasi dengan sistem penilaian terbaru dari federasi internasional. Perubahan itu menjadi modal penting karena persaingan di level dunia menuntut ketepatan gerak dan konsistensi yang tinggi.

Duet, solo, dan tim sama-sama memberi sinyal positif

Selain duet, Mutiara Nur Azisah juga mencatat hasil penting saat tampil di nomor solo free routine. Pada debut internasionalnya, ia tampil rapi tanpa penalti dan menutup penampilan dengan 145,1936 poin.

Capaian itu memberi nilai tambah bagi tim Indonesia karena memperlihatkan kesiapan atlet muda saat menghadapi panggung besar. Penampilan yang bersih juga memperkuat kesan bahwa ketenangan dan disiplin ikut berkembang seiring peningkatan kemampuan teknik.

Di nomor team free, Indonesia menurunkan koreografi baru bertema “The Spirit of Phinisi”. Penampilan tersebut menghasilkan nilai 94,0175 dan menonjolkan semangat maritim Indonesia lewat gerakan dinamis serta formasi yang solid.

Tema maritim itu memberi warna berbeda karena kekuatan penampilan tidak hanya datang dari kekompakan gerak. Identitas artistik yang kuat ikut membuat tim Indonesia lebih terlihat di tengah kompetisi yang ketat.

Keberanian mencoba nomor yang menuntut kekompakan tinggi

Indonesia juga tampil di nomor akrobatik dengan konsep “Magical Ball”. Nomor ini menuntut kerja sama yang sangat rapat karena memadukan unsur lemparan dan tangkapan, dan tim Indonesia meraih 64,9000 poin.

Keikutsertaan di nomor tersebut memperlihatkan bahwa fokus Indonesia tidak semata pada hasil akhir. Tim juga berani mengeksplorasi variasi koreografi untuk memperluas pengalaman bertanding dan menambah daya saing atlet.

PB AI memberi apresiasi besar atas capaian di Xi’an dan melihatnya sebagai perkembangan yang sangat positif. Peningkatan skor di beberapa nomor menjadi penanda bahwa renang artistik Indonesia mulai bergerak lebih stabil di level dunia.

Di Xi’an, para atlet mendapat ruang uji yang penting untuk mengukur kemajuan mereka di banyak aspek. Dari duet, solo, hingga akrobatik, hasil yang dibawa pulang menunjukkan arah perkembangan yang semakin jelas bagi renang artistik Indonesia.

Source: www.viva.co.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer