Snap Specs Muncul Dengan Harga Tinggi, Kacamata AR Ini Bukan Untuk Semua Orang

Snap resmi membawa Specs ke pasar konsumen dengan harga $2,195, angka yang langsung menempatkannya di kelas premium. Perangkat ini diposisikan sebagai komputer wearable yang tertanam di dalam kacamata augmented reality transparan.

Di luar banderolnya, daya tarik utama Specs justru ada pada bentuknya yang dibuat lebih dekat dengan kacamata harian. Snap meninggalkan kesan headset besar dan memilih bingkai polimer hitam dengan desain squircular yang terasa lebih seperti aksesori fashion daripada perangkat komputasi berat.

Lebih ringan dipakai, tetapi tetap serius secara fungsi

Specs hadir dalam dua ukuran, yakni 47mm dengan bobot 132 gram dan 52mm dengan bobot 136 gram. Perangkat ini juga dilengkapi insert yang bisa dilepas dan mendukung berbagai resep lensa, sehingga pengguna yang membutuhkan lensa koreksi tetap bisa menyesuaikannya.

Snap menyebut produk ini sebagai langkah berbeda dari kacamata AI yang umumnya nyaman dipakai tetapi punya fungsi terbatas. Sebaliknya, headset AR biasanya lebih kuat secara komputasi, namun lebih besar dan merepotkan untuk dipakai lama.

Mesin, baterai, dan kemampuan dasar

Di dalam Specs, Snap menanamkan dua chip Snapdragon untuk menangani kebutuhan yang berbeda. Satu chip dipakai untuk computer vision, sedangkan chip lainnya menjalankan Lenses, sebutan Snap untuk aplikasi AR miliknya.

Perangkat ini juga membawa web browser dan konektivitas Bluetooth. Untuk penggunaan campuran, daya tahan baterainya disebut mencapai empat jam, sementara casing bawaannya bisa memberi empat kali pengisian daya saat dibawa bepergian.

Ekosistem aplikasi masih menjadi tanda tanya

Snap belum merinci jumlah atau jenis aplikasi yang akan tersedia saat perangkat mulai dikirim. Namun perusahaan menyebut akan ada ratusan Lenses buatan pengembang yang menyiapkan pengalaman bersama bagi para pengguna.

Kondisi itu menunjukkan perangkat kerasnya sudah masuk fase siap jual, tetapi sisi perangkat lunaknya masih terus dibangun. Untuk kategori seperti ini, ketersediaan aplikasi biasanya menjadi penentu seberapa jauh perangkat dipakai di luar fungsi demo.

CEO Evan Spiegel menyebut Specs sebagai “the most capable and most wearable AR glasses ever built.” Klaim itu menegaskan ambisi Snap untuk menempatkan perangkat ini sebagai alat komputasi sehari-hari, bukan sekadar aksesori teknologi.

Harga yang membuatnya langsung berbeda dari pesaing

Dengan harga tersebut, Specs berdiri jauh di atas kacamata pintar Meta bermerek Ray-Ban yang dibanderol sekitar $350. Selisih ini memperlihatkan bahwa Snap tidak bermain di segmen massal, melainkan membidik pengguna awal yang siap membayar mahal.

Harga Specs juga berada di bawah Apple Vision Pro yang dijual $3,500, meski produk Apple itu berada di kelas headset reality yang lebih besar dan lebih berat. Perbandingan ini menegaskan strategi Snap yang menggabungkan desain lebih wearable dengan ambisi komputasi premium.

Pre-order Specs sudah dibuka dengan deposit $200 dan pengiriman dijadwalkan pada musim gugur ke AS, Inggris, dan Prancis. Dengan kombinasi harga tinggi, desain yang lebih akrab dipakai, dan ekosistem yang masih bertumbuh, Snap tampak sedang menguji seberapa jauh pasar bersedia menerima kacamata AR premium.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer