Solana (SOL) kembali mendapat perhatian setelah saham tokenisasi Securitize resmi hadir di NYSE melalui ticker SECZ dan juga diterbitkan di jaringan Solana. Langkah itu langsung mempertegas posisi Solana di persimpangan antara pasar modal tradisional dan aset berbasis blockchain.
Di saat yang sama, minat pasar terhadap SOL ikut membaik. Token ini sudah naik hampir 19% dalam sepekan terakhir, ditopang perbaikan teknikal, posisi derivatif yang lebih condong ke arah bullish, serta arus dana institusional yang mulai kembali masuk.
Tokenisasi saham Securitize memberi dorongan besar
Securitize mencatat momen penting ketika debut di New York Stock Exchange dengan ticker SECZ, sekaligus menerbitkan versi tokenisasi saham perusahaannya di Solana dan Avalanche. Langkah itu dilakukan setelah perusahaan menyelesaikan merger dengan Cantor Equity Partners II.
Menurut RWA.xyz, sekitar $295 juta token SECZ diterbitkan saat peluncuran. Nilai tersebut menjadikannya salah satu penawaran tokenized equity berbasis penerbit terbesar yang ada sejauh ini.
Berbeda dari token saham sintetis dari platform pihak ketiga, SECZ merepresentasikan ekuitas yang sama dan diperdagangkan di NYSE. Investor ritel AS yang memenuhi syarat dapat mengakses saham digital itu lewat platform teregulasi Securitize setelah melewati verifikasi identitas dan pemeriksaan kepatuhan.
Langkah ini ikut memperkuat posisi Solana di sektor real-world asset yang terus berkembang. Pasar tokenisasi RWA saat ini sudah melampaui $43 miliar, sementara Citigroup memproyeksikan nilainya bisa naik ke kisaran $5,5 triliun hingga $8,2 triliun pada 2030.
Struktur tata kelola Solana kini lebih tegas
Selain sentimen pasar, Solana Foundation juga mengaktifkan sistem tata kelola baru berbasis bobot stake. Melalui Solana Governance Proposals, validator dengan minimal 100.000 SOL stake dapat mengajukan proposal dan ikut dalam voting berbobot stake.
Model ini memisahkan pertanyaan strategis tingkat tinggi dari pembaruan teknis yang tetap ditangani pengembang. Delegator individu tetap bisa membatalkan suara validator mereka, sehingga ada lapisan desentralisasi tambahan tanpa mengorbankan efisiensi pengambilan keputusan.
Pembaruan tersebut dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di antara validator. Pada saat yang sama, Solana tetap berupaya menjaga keseimbangan antara adopsi institusional dan partisipasi komunitas.
Indikator harga dan derivatif ikut menguat
Dari sisi pergerakan harga, SOL kini diperdagangkan di atas EMA 50 hari. Posisi itu menunjukkan pembeli kembali memegang kendali jangka pendek, meski token ini masih berada di bawah EMA 100 hari dan 200 hari.
Indikator momentum juga membaik. RSI naik ke sekitar 60, yang menandakan tekanan beli masih sehat tanpa masuk wilayah jenuh beli, sementara MACD tetap berada di zona positif.
Pasar derivatif memberi sinyal yang sejalan. Data CoinGlass menunjukkan rasio long-to-short naik ke 1,11, level tertinggi dalam lebih dari sebulan, yang menandakan trader makin condong ke ekspektasi harga lebih tinggi.
Suku pendanaan juga sudah berubah positif. Kondisi itu berarti pemegang posisi long bersedia membayar premi untuk mempertahankan eksposur bullish.
Arus dana ETF spot kembali terlihat
Minat institusional terhadap Solana juga mulai muncul lagi di pasar ETF spot. Produk ETF spot Solana mencatat sekitar $521.000 net inflow pada sesi perdagangan terakhir, sehingga akumulasi inflow mingguan mencapai sekitar $3,55 juta.
Jumlah tersebut masih kecil dibandingkan ETF Bitcoin atau Ethereum. Namun arus masuk itu tetap menunjukkan investor tradisional belum meninggalkan eksposur ke SOL di tengah ketidakpastian pasar yang lebih luas.
Secara teknikal, SOL menghadapi resistance langsung di area $79-$82. Hambatan yang lebih kuat berada di sekitar $90 dan EMA 200 hari di dekat $97, sementara support berada di rentang $75-$77.
| Indikator | Posisi | Makna |
|---|---|---|
| EMA 50 hari | Di atasnya | Menunjukkan pembeli masih dominan dalam jangka pendek |
| EMA 100 hari dan 200 hari | Di bawahnya | Tren menengah dan panjang belum sepenuhnya pulih |
| RSI | Sekitar 60 | Tekanan beli sehat, belum jenuh beli |
| Rasio long-to-short | 1,11 | Sentimen derivatif condong bullish |
| Net inflow ETF spot | $521.000 | Arus dana institusional mulai kembali |







