Sonny Stevens menjadi pembeda saat Dewa United Banten FC menutup laga melawan Persijap Jepara dengan kemenangan tipis 1-0 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Kiper tuan rumah itu menepis penalti Carlos Franca pada masa tambahan waktu, lalu bereaksi cepat saat bola muntah kembali disambar, sehingga Persijap gagal membawa pulang gol penyama kedudukan.
Hasil tersebut membuat Dewa United menambah tiga poin penting pada pekan ke-30 Super League 2025/26. Tim asuhan Dewa United kini naik ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan 47 poin, sedangkan Persijap tetap berada di urutan ke-13 dengan 31 poin dan masih hanya berjarak empat angka dari zona degradasi.
Penalti jadi pembeda di babak kedua
Pertandingan berlangsung dalam tempo ketat sejak awal, dengan Dewa United lebih sering memegang kendali permainan. Lini tengah yang diisi Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan Ivar Jenner aktif menekan, tetapi pertahanan Persijap tetap rapat dan sulit ditembus pada babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah setelah jeda. Sebuah bola mengenai tangan bek Persijap, Wahyudi, di area terlarang, lalu wasit Rio Permana Putera meninjau kejadian itu lewat bantuan Video Assistant Referee atau VAR. Setelah pemeriksaan selesai, titik putih pun ditunjuk untuk Dewa United.
Alex Marteen mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik. Penalti itu bukan hanya memberi keunggulan bagi tim tuan rumah, tetapi juga menambah catatan gol Marteen menjadi 17 gol pada musim ini.
Persijap tetap memberi perlawanan
Tertinggal satu gol membuat Persijap harus menaikkan intensitas serangan. Namun, ruang untuk membangun serangan tetap sempit karena Dewa United menjaga kontrol permainan dengan lebih tenang setelah unggul.
Meski begitu, Persijap tidak berhenti mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Mereka terus berusaha memanfaatkan sisa waktu yang ada, meski organisasi pertahanan lawan membuat setiap upaya terasa sulit berkembang menjadi peluang bersih.
Peluang terbaik Persijap justru hadir di masa tambahan waktu. Nick Kuipers melakukan pelanggaran yang berujung penalti bagi tim tamu, membuka kesempatan emas untuk menghindarkan Persijap dari kekalahan.
Carlos Franca maju sebagai penendang, tetapi Sonny Stevens tampil sigap dengan membaca arah bola dan menepisnya. Situasi belum selesai sampai di sana, karena Stevens juga cepat menutup peluang dari bola rebound yang kembali disambar Franca.
Dampak langsung ke klasemen
Aksi Stevens memastikan keunggulan Dewa United tidak berubah sampai pertandingan berakhir. Dalam laga yang berjalan rapat seperti ini, detail kecil menjadi sangat menentukan, dan Dewa United berhasil memaksimalkan satu momen krusial di kotak penalti lawan.
Tambahan tiga poin juga berdampak langsung pada persaingan papan tengah. Dewa United naik ke posisi ketujuh dan membuat Bali United turun satu tingkat, sementara Persijap harus menerima kenyataan masih berada dekat dengan zona merah.
Dengan 31 poin, Persijap masih perlu menjaga konsistensi agar tidak terseret lebih jauh dalam persaingan bawah klasemen. Laga ini memperlihatkan bahwa Dewa United mampu mempertahankan keunggulan saat tekanan datang, sedangkan Persijap nyaris mencuri hasil imbang lewat penalti di ujung laga sebelum Sonny Stevens memastikan kemenangan tuan rumah tetap aman.







