Sony akan menghentikan produksi disc untuk seluruh game PlayStation baru mulai Januari 2028. Langkah ini menandai perubahan besar setelah lebih dari tiga dekade media fisik menjadi bagian utama perjalanan konsol PlayStation.
Mulai tahun itu, distribusi game baru akan sepenuhnya bergeser ke format digital. Judul-judul anyar nantinya tersedia melalui PlayStation Store dan toko yang menjual kode digital.
Perubahan yang mengakhiri identitas lama PlayStation
Keputusan ini menutup era yang dimulai sejak PlayStation pertama meluncur pada 1994. Sejak awal, konsol Sony dikenal lewat media optik yang terus berganti bentuk dari generasi ke generasi.
Disc pernah menjadi pintu masuk utama bagi pemain untuk menikmati game PlayStation. Kini, peran itu perlahan digantikan oleh unduhan digital yang sudah mendominasi penjualan game penuh di PlayStation 4 dan PlayStation 5.
CD-ROM membuka jalan pada generasi awal
Saat PlayStation pertama hadir, Sony memilih CD-ROM sebagai media penyimpanan game. Kapasitasnya jauh lebih besar dibandingkan cartridge, sehingga pengembang dapat menghadirkan grafik, video, dan audio yang lebih kaya.
Biaya produksi CD juga lebih rendah. Kondisi itu memberi ruang lebih luas bagi penerbit untuk merilis game dalam jumlah besar dan ikut mendorong pergeseran industri dari cartridge ke media optik.
| Generasi PlayStation | Media Utama | Dampak |
|---|---|---|
| PlayStation 1 | CD-ROM | Kapasitas lebih besar dan biaya produksi lebih rendah |
| PlayStation 2 | DVD | Ruang lebih luas untuk konten dan dunia permainan |
| PlayStation 3, 4, dan 5 | Blu-ray Disc | Menopang game generasi yang makin berat |
DVD dan Blu-ray memperpanjang umur media fisik
Pada 2000, Sony beralih ke DVD ketika merilis PlayStation 2. Kapasitas DVD yang lebih besar memberi pengembang ruang tambahan untuk menambah konten dan membangun dunia permainan yang lebih lengkap.
PlayStation 2 kemudian tumbuh menjadi konsol terlaris sepanjang masa. Setelah itu, Blu-ray Disc dipakai pada PlayStation 3 dan tetap dipertahankan di PlayStation 4 serta PlayStation 5.
Blu-ray menawarkan kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dibandingkan DVD. Format itu sesuai untuk game yang semakin berat, tetapi tidak mampu menahan laju pergeseran perilaku pemain menuju pembelian digital.
Unduhan digital mengubah cara pemain membeli game
Internet berkecepatan tinggi dan PlayStation Store membuat akses ke game menjadi lebih praktis. Pemain tidak lagi bergantung pada distribusi fisik untuk memperoleh judul baru.
Sony mencatat mayoritas penjualan game penuh untuk PlayStation 4 dan PlayStation 5 sudah berasal dari format digital. Tren tersebut menjadi dasar utama keputusan perusahaan untuk menghentikan disc bagi game baru mulai 2028.
Meski begitu, judul yang terbit sebelum batas waktu itu masih akan memiliki versi fisik. Artinya, disc tidak hilang seketika, tetapi perannya resmi diposisikan sebagai bagian dari masa lalu PlayStation.
Lebih dari 30 tahun setelah generasi pertama hadir, Sony mengambil langkah yang menutup bab penting dalam sejarah konsolnya. Media optik yang dulu membantu PlayStation menyalip para pesaing kini perlahan disisihkan oleh distribusi digital.
