Changan Automobile menyiapkan Deepal S05 sebagai model yang diproyeksikan menjadi penggerak baru penjualan di Indonesia. SUV ini menarik perhatian karena hadir sebagai REEV, kategori yang belum memiliki pemain di pasar domestik.
Dengan karakter itu, S05 berpotensi mengisi celah yang belum tersentuh oleh merek lain. Mobil ini disebut mampu melaju lebih dari 1.000 km tanpa harus bolak-balik mengisi bensin dan baterai, sehingga daya jelajah menjadi nilai jual utamanya.
Peluang di segmen yang masih kosong
Berbeda dari Deepal S07 yang sudah berstatus mobil listrik penuh, Deepal S05 hadir sebagai range-extended electric vehicle atau REEV. Dalam praktiknya, skema ini menggabungkan mesin bensin, motor listrik, dan baterai, sehingga posisinya lebih dekat ke kategori PHEV atau plug-in hybrid.
Changan melihat kombinasi tersebut sebagai peluang besar di Indonesia. Pasalnya, belum ada mobil REEV yang dijual di pasar ini, sehingga S05 bisa menjadi model pertama yang membuka ceruk baru bagi konsumen elektrifikasi.
Disiapkan dalam 3 varian
Changan disebut akan membawa 3 varian Deepal S05. Langkah ini menunjukkan bahwa pabrikan tidak sekadar hadir untuk meramaikan pameran, tetapi juga menyiapkan pilihan yang lebih luas bagi calon pembeli.
| Model | Status Produksi | Posisi di Indonesia |
|---|---|---|
| Deepal S07 | Dirakit di dalam negeri | Mobil listrik penuh |
| Lumin | Dirakit di dalam negeri | Mobil kompak listrik |
| Deepal S05 | CBU dari Thailand | REEV pertama yang disiapkan untuk pasar Indonesia |
Di sisi lain, Changan masih membangun pijakan awal di Indonesia. Sepanjang Januari-Mei 2026, Deepal S07 dan Lumin mencatat total penjualan 231 unit, angka yang membuat S05 dipasang sebagai model yang diharapkan memberi dorongan lebih besar.
Harga menjadi penentu utama
Walau datang sebagai CBU dari Thailand, harga Deepal S05 diperkirakan berada di kisaran Rp 500 jutaan. Level harga ini dinilai penting agar model tersebut tetap kompetitif dan tidak terlalu jauh dari daya beli pasar.
Penempatan harga itu juga membuat S05 berada di bawah Deepal S07 yang berada di kisaran Rp 700 jutaan meski sudah dirakit lokal. Dengan begitu, S05 diposisikan sebagai opsi baru di antara dua model yang lebih dulu hadir di lini Changan.
Masuk lewat Thailand, lalu lihat respons pasar
Untuk tahap awal, S05 tidak akan langsung dirakit di Indonesia. Changan memilih jalur impor utuh dari Thailand karena langkah itu dinilai paling cepat untuk memulai penjualan, apalagi spesifikasi unit yang masuk ke Indonesia disebut tidak jauh berbeda dari versi yang dipasarkan di sana.
Namun, skema impor ini tidak bersifat permanen. Jika permintaan S05 meningkat, Changan disebut akan mempertimbangkan perakitan lokal agar pasokan bisa mengikuti kebutuhan pasar.
Kehadiran S05 di GIIAS 2026 juga akan menjadi penanda penting bagi arah pasar elektrifikasi di Tanah Air. Jika sambutan konsumen positif, peluang untuk lahirnya model serupa dari merek lain pun terbuka lebih lebar.
