Bocoran terbaru membuat Sony FX5 langsung masuk radar para kreator video. Kamera ini disebut akan membawa kombinasi yang jarang muncul dalam satu bodi ringkas, yaitu open gate 5K, triple-base ISO, dan perekaman internal RAW.
Jika informasi itu tepat, FX5 bukan sekadar penerus tidak langsung FX3. Kamera ini justru berpotensi bergerak lebih dekat ke kelas sinema dan memberi tekanan baru ke rival yang lebih dulu agresif di segmen hybrid.
Open gate 5K jadi pembeda utama
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah perekaman video open gate 5K dalam rasio 3:2. Format ini memberi ruang lebih luas untuk melakukan pemotongan ke berbagai rasio, termasuk 9:16 dan 16:9, sehingga lebih fleksibel untuk kebutuhan media sosial maupun produksi profesional.
Perubahan sikap Sony terhadap open gate juga menarik perhatian. Selama bertahun-tahun, para manajer Sony disebut belum yakin fitur itu benar-benar dibutuhkan pengguna, tetapi FX5 kini justru dikabarkan mendukung full open gate dengan catatan spesifik 5K 3:2.
Triple-base ISO dan RAW internal ikut menguatkan posisinya
Di sisi sensitifitas, Sony FX5 disebut akan membawa triple-base ISO. Menurut Sony Alpha Rumors, tiga sumber telah mengonfirmasi fitur tersebut, dan ini akan menjadi yang pertama pada kamera Sony.
Kanal yang sama juga menyebut kamera ini mampu merekam internal RAW. Format yang dikaitkan adalah X-OCN, yaitu extended tonal range Original Camera Negative dengan encoding linear 16-bit milik Sony.
Sensor masih menjadi tanda tanya besar
Bagian sensor belum sepenuhnya jelas. Sony Alpha Rumors sempat melaporkan kemungkinan global shutter, tetapi kemudian menyebut belum yakin apakah kamera ini memakai sensor global shutter 5K baru atau solusi lain.
Ada pula klaim dari forum situs tersebut yang menyebut roadmap bocoran menampilkan sensor IMX01A, 16MP, 5K 240p, fully stacked, high sensitivity, dan full sensor dual pixel AF. Seorang pengguna forum bahkan menyebutnya sebagai “dream sensor” untuk upgrade dari FX3.
Desain modular bergaya mini Venice
Dari sisi pendekatan, FX5 disebut tidak lagi terasa seperti kamera Alpha biasa. Sony Alpha Rumors menulis bahwa kamera ini akan lebih mirip “mini Venice” daripada kamera Alpha dengan fitur sinema.
Akun Weibo E8M_8888 juga melaporkan bahwa Sony telah mendaftarkan model FX baru ke badan sertifikasi di China. Tiga kode yang muncul, WW679476, WW789166, dan WW308784, disebut kemungkinan tidak merujuk ke tiga kamera berbeda.
Laporan itu menambahkan bahwa bodi kamera bersifat modular dan mendukung aksesori sinema seperti XLR handle, external EVF, dan konektivitas SDI. Tata letak tombol dan menu juga dikatakan mengambil banyak elemen dari kamera Venice profesional.
Nama model masih belum sepenuhnya seragam
Meski Sony Alpha Rumors menyebut nama FX5 sudah confirmed, identitas model ini belum sepenuhnya disepakati. Photo Rumors justru menggunakan nama Sony FX4, dan laporan itu banyak bertumpu pada unggahan pembocor informasi X.com, how2fly.
Kedua situs tampaknya membahas perangkat yang sama, meski peluang adanya dua model berbeda belum sepenuhnya tertutup. Untuk saat ini, skenario yang paling masuk akal adalah bahwa FX4 dan FX5 merujuk ke kamera yang sama.
Implikasi untuk peta kamera sinema Sony
Jika semua bocoran ini terbukti, FX5 bisa mengguncang hierarki kamera sinema Sony. Kombinasi karakter hybrid Alpha dan arah desain Venice membuat posisinya berbeda dari penerus FX3 biasa.
Langkah ini juga penting karena Canon lebih dulu memperkenalkan open gate lewat Canon EOS C50. Kamera hybrid itu diposisikan sebagai rival FX3, sehingga Sony terlihat merespons tekanan kompetitor secara langsung.
Canon sendiri bukan pemain baru di ranah global shutter karena teknologi itu sudah hadir di lini Cinema EOS, termasuk Canon EOS C700 PL. Namun, bila Sony benar-benar menggabungkan global shutter, open gate, dan triple-base ISO dalam satu kamera kompak, pasar kamera sinema bisa masuk ke babak persaingan yang lebih panas.
| Fitur yang beredar | Detail yang disebut | Keterangan |
|---|---|---|
| Open gate | 5K, rasio 3:2 | Fleksibel untuk crop ke 9:16 dan 16:9 |
| ISO | Triple-base ISO | Disebut pertama untuk kamera Sony |
| RAW internal | X-OCN 16-bit linear | Format Original Camera Negative milik Sony |
| Desain | Modular, dukungan XLR handle, EVF eksternal, SDI | Mengarah ke pendekatan kamera sinema |
Dengan arah seperti itu, Sony FX5 tampak disiapkan bukan hanya untuk mengejar kebutuhan hybrid modern, tetapi juga untuk menantang batas yang selama ini memisahkan kamera ringkas dan kamera sinema kelas lebih tinggi.







