Sony tampaknya mulai menarik garis lebih tegas soal game PlayStation yang akan hadir di PC. Fokus terbesar kebijakan baru ini mengarah pada game single-player berbasis cerita, yang kini disebut tidak lagi akan mendapat port ke platform lain.
Perubahan arah ini penting bagi pemain PlayStation maupun pengguna Steam karena menandai strategi eksklusivitas yang kembali diperketat. Jika kebijakan tersebut bertahan, lebih banyak judul naratif besar bisa tetap berada di konsol Sony lebih lama.
Eksklusivitas kembali jadi alat utama
Sinyal paling kuat datang dari pertemuan internal terbaru, ketika Hermen Hulst selaku CEO PlayStation Studios dikabarkan menyampaikan bahwa game single-player naratif tidak akan lagi dirilis ke platform lain. Pernyataan itu membuat arah kebijakan Sony terlihat jauh lebih tegas dibanding sebelumnya.
Sebelumnya, Jason Schreier dari Bloomberg sempat melaporkan pada Maret bahwa Sony akan mengurangi jumlah port PC. Kini, rangkaian kabar yang muncul setelahnya membuat pengetatan itu tampak semakin nyata meski Sony belum memberi penjelasan rinci.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya menjaga daya tarik konsol first-party. Dengan mempertahankan sejumlah game penting sebagai eksklusif, Sony bisa mendorong pemain tetap berada di ekosistem PlayStation.
Game cerita jadi kelompok yang paling terdampak
Perubahan kebijakan ini terutama menyasar game single-player berbasis cerita. Dalam pembahasan yang beredar, Marvel’s Wolverine disebut sebagai salah satu judul yang mungkin tidak hadir di PC.
Saros juga ikut disebut sebagai kandidat lain, meski status pastinya belum dijelaskan lebih jauh. Di sisi lain, game live-service multiplayer diperkirakan masih menjadi pengecualian dari aturan baru tersebut.
Pengecualian itu dianggap masuk akal karena game layanan langsung membutuhkan basis pemain yang besar. Jika hanya tersedia di konsol, jangkauannya bisa terlalu sempit untuk menopang aktivitas pemain aktif.
Ada alasan bisnis di balik langkah ini
Salah satu pembacaan yang kuat adalah Sony sedang menyiapkan ruang untuk PS6. Eksklusivitas software dapat membantu mendorong pemain naik ke generasi berikutnya, atau setidaknya menjaga penjualan PS5 yang harganya lebih mahal.
Ada juga petunjuk bahwa port PC untuk game solo PS5 tidak berjalan sesuai target, setelah sempat mencatat awal yang positif. Sebaliknya, Helldivers 2 yang berfokus pada multiplayer justru mendapat sambutan sangat besar di Steam.
Sejumlah analis menilai jeda peluncuran port juga bisa menurunkan minat pembeli. Saat versi PC hadir terlalu lama setelah versi konsol, sebagian calon pembeli bisa kehilangan dorongan untuk ikut membeli.
Peran Nixxes ikut mendapat sorotan
Arah baru ini otomatis membuat posisi Nixxes kembali diperhatikan. Studio asal Belanda yang diakuisisi Sony pada 2021 itu selama ini dikenal membantu memindahkan game PlayStation ke PC.
Menariknya, pada April deskripsi studio di situs PlayStation Studios masih menekankan fokus lintas platform. Kondisi itu membuat perubahan kebijakan sekarang terlihat sebagai penyesuaian yang cukup cepat.
Sony sendiri belum menjelaskan apakah pengumuman resmi akan muncul melalui media sosial atau lewat State of Play berikutnya. Tanpa klarifikasi terbuka, pasar PC masih harus menunggu sejauh mana eksklusivitas baru ini akan diterapkan pada jajaran game PlayStation ke depan.
Source: www.notebookcheck.net