Spanyol Datang Lebih Stabil, Portugal Masih Dibayangi Luka Kekalahan 9-0

Spanyol membawa modal yang lebih meyakinkan saat kembali bersua Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026. La Roja tampil dominan ketika menyingkirkan Austria, sedangkan Portugal harus melewati laga penuh kontroversi melawan Kroasia untuk memastikan langkah mereka.

Perbedaan kondisi itu membuat duel pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 02.00 dini hari WIB menjadi perhatian besar. Tim asuhan Luis de la Fuente dinilai sedang menemukan ritme terbaik, sementara skuad Roberto Martínez masih mencari konsistensi permainan di fase gugur.

Spanyol tampil lebih terkendali menjelang fase gugur

Sejak fase sebelumnya, Spanyol menunjukkan kontrol permainan yang kuat dan hampir tidak memberi ruang bagi lawan. Situasi tersebut membuat mereka dipandang datang ke pertandingan dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi.

Dalam turnamen besar, kestabilan seperti itu kerap menjadi pembeda saat memasuki fase eliminasi. Portugal pun berada dalam posisi yang menuntut mereka tampil lebih rapat, terutama karena performa di fase grup belum sepenuhnya sejalan dengan kualitas skuad yang dimiliki.

Portugal hanya finis sebagai runner-up Grup K di bawah Kolombia. Dengan deretan pemain bintang yang ada, hasil dan penampilan mereka sejauh ini masih memunculkan tanda tanya.

Bayang-bayang kekalahan paling pedih dari Spanyol

Pertemuan Portugal dan Spanyol juga membawa kembali ingatan pada salah satu hasil paling pahit dalam sejarah duel kedua tim. Pada 11 Maret 1934 di Kualifikasi Piala Dunia, Spanyol menang 9-0 di stadion yang kini bernama Santiago Bernabeu, dalam laga yang disebut FIFA disaksikan sekitar 50.000 penonton.

Spanyol langsung menekan sejak awal pertandingan. Eduardo Gonzalez membuka skor pada menit ketiga, lalu Isidro Langara mencetak dua gol dalam rentang dua menit untuk membawa tuan rumah unggul 3-0 saat jeda.

Dominasi yang tetap berlanjut sampai akhir laga

Isidro Langara kemudian melengkapi penampilannya dengan total lima gol. Martin Ventolra dan Luis Regueiro juga ikut mencatatkan nama di papan skor, sehingga Spanyol menutup laga dengan kemenangan paling besar atas rival abadinya itu.

Skor 9-0 tersebut masih menjadi kekalahan terbesar Portugal dalam sejarah pertemuan dengan Spanyol. Tak lama setelah itu, kedua tim kembali bertemu di Lisbon dan Spanyol tetap unggul 2-1 berkat dua gol pada babak pertama.

Riwayat itu menambah bobot pertemuan mereka di Piala Dunia 2026. Dengan Spanyol yang terlihat lebih stabil dan Portugal yang masih mencari bentuk terbaik, laga ini berpotensi kembali menghadirkan cerita besar di antara dua kekuatan utama sepak bola Eropa.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terkait