Stadion Dipta Jadi Lokasi Baru, Derby Arema FC Vs Persebaya Resmi Bergeser Ke Bali

Author: Redaksi Android62

Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar resmi menjadi lokasi baru untuk derby Jawa Timur antara Arema FC dan Persebaya Surabaya. Laga tersebut kini tidak lagi dimainkan di Malang dan dijadwalkan kick-off pada Selasa, 28 April 2026 pukul 15.30 WIB.

Kepastian perpindahan venue itu diumumkan melalui situs resmi iLeague. Sebelumnya, pertandingan sempat dikaitkan dengan Stadion Kanjuruhan, namun keputusan akhir kemudian mengarahkan duel penuh gengsi ini ke Bali.

Alasan perpindahan pertandingan

Perubahan lokasi tidak lepas dari proses perizinan yang belum selesai di wilayah Malang. Kepolisian Resor Malang masih melakukan pengkajian terhadap izin pertandingan sebelum keputusan final benar-benar keluar.

Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Taat Resdi menyampaikan bahwa pembahasan terkait izin itu masih berjalan. Ia juga menegaskan bahwa koordinasi lanjutan dengan pihak terkait tetap dibutuhkan sebelum laga bisa digelar di wilayah tersebut.

Assessmen keamanan jadi pertimbangan utama

Faktor keamanan menjadi alasan penting dalam penentuan venue derby ini. Hasil asesmen menunjukkan laga Arema FC kontra Persebaya masuk kategori high risk atau berisiko tinggi.

Status itu membuat pertandingan tak diperlakukan sebagai laga biasa. Dalam situasi seperti ini, potensi gangguan ketertiban dan keamanan menjadi perhatian utama sebelum kepolisian memberi lampu hijau.

Bali kini jadi pusat perhatian

Setelah opsi di Malang belum menemukan keputusan akhir, iLeague akhirnya menetapkan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai tuan rumah baru. Dengan begitu, salah satu duel paling panas di sepak bola Indonesia akan dipusatkan di Bali.

Perubahan ini juga mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang sejak laga tersebut masih dikaitkan dengan Stadion Kanjuruhan. Kini, penyelenggara dan aparat keamanan memiliki kepastian lokasi untuk menyiapkan pertandingan dengan lebih terarah.

Derby yang selalu menyedot perhatian

Pertemuan Arema FC dan Persebaya Surabaya memang memiliki daya tarik besar di sepak bola nasional. Rivalitas kedua tim kerap membuat laga berlangsung dalam pengawasan ketat, baik di dalam stadion maupun di area sekitarnya.

Itulah sebabnya keputusan memindahkan pertandingan ke Bali dapat dipahami sebagai langkah antisipatif. Sorotan sekarang tertuju pada kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk menjadi panggung baru bagi laga yang selalu menyita perhatian publik tersebut.

Source: www.jawapos.com
Berita Terbaru