StarBe Tak Sekadar Comeback, Lagu Baru Ini Bawa Bloodlyne ke Panggung Lebih Besar

Author: Redaksi Android62

StarBe menandai langkah baru lewat single Could Be Us, yang membawa mereka ke warna musik Urban Pop/R&B dengan nuansa lebih modern dan global. Lagu ini juga menjadi bagian dari perjalanan menuju album studio kedua mereka yang direncanakan rilis pada awal 2027.

Di balik rilisan tersebut, ada keputusan kreatif yang membuat lagu ini terasa berbeda. Could Be Us awalnya ditulis Bloodlyne untuk proyek solonya, tetapi dalam proses penggarapan ia merasa pesan lagu itu akan lebih kuat jika dibawakan StarBe.

Kolaborasi yang lahir dari proses kreatif

Bloodlyne adalah penyanyi, penulis lagu, dan produser kelahiran Amerika Serikat berdarah Zimbabwe. Kehadirannya memberi sentuhan pop global pada StarBe yang beranggotakan Annabelle Sanjaya (Abel), Shella Fernanda (Shella), Kezia Lizina (Kezia), dan Chelsea Van Meijr (Chelsea).

Proses rekaman lagu ini berlangsung pada Februari 2026 hingga April 2026. Dengan latar itu, kolaborasi mereka tidak sekadar menempelkan nama dua musisi, melainkan tumbuh dari kesesuaian cerita dan karakter lagu.

Aspek Keterangan
Judul lagu Could Be Us
Genre Urban Pop / R&B
Kolaborator Bloodlyne
Periode rekaman Februari 2026 – April 2026
Rencana album Bagian dari album studio kedua, rilis awal 2027

Isi lagu yang dekat dengan banyak pendengar

Could Be Us mengangkat kisah tentang seseorang yang menginginkan hubungan serius dan tulus, tetapi harus berhadapan dengan pasangan yang masih memandang relasi itu sebagai permainan. Tema ini membuat lagu tersebut terasa dekat dengan pengalaman emosional banyak orang.

Melalui liriknya, StarBe dan Bloodlyne menekankan bahwa hubungan yang sehat memerlukan kejujuran, usaha dari dua pihak, dan kemauan untuk tumbuh bersama. Melodi yang mudah diingat dan groove R&B yang mengajak bergerak membuat lagu ini ringan didengar, tetapi tetap punya isi yang jelas.

Chemistry dua arah yang menjadi daya tarik

Chemistry StarBe dan Bloodlyne menghadirkan kesan seperti dialog dari sudut pandang perempuan dan laki-laki. Pendekatan itu memberi nuansa intim sekaligus autentik, terutama karena lagu ini lahir dari proses yang berjalan natural dan cepat.

Mediaindonesia.com mencatat bahwa kolaborasi ini memperkuat identitas StarBe sebagai girl group yang ingin menjangkau pendengar lebih luas. Selain Could Be Us, StarBe dan Bloodlyne juga dikabarkan tengah menyiapkan sejumlah rilisan lain untuk pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa StarBe tidak berhenti pada momentum comeback. Mereka bergerak dengan strategi yang lebih luas, memanfaatkan lagu yang mudah diterima sekaligus membuka jembatan kolaborasi internasional.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru