Starseeker: Astroneer Expeditions tampil sebagai pergeseran besar dari Astroneer, bukan sekadar lanjutan biasa. Game ini menukar ritme pembangunan basis besar dengan ekspedisi singkat, misi yang lebih terarah, dan nuansa petualangan yang lebih ringan.
Di pusat perubahan itu ada fokus yang lebih kuat pada kebersamaan. Sistem Era membangun Starseeker sebagai pengalaman kooperatif yang mendorong pemain meraih tujuan bersama, lalu membawa hasilnya ke ruang sosial yang terasa hidup dan mudah diakses.
Ekspedisi singkat, tujuan jelas
Setelah tutorial singkat di permukaan planet, pemain akan masuk ke ESS Starseeker sebagai hub utama. Dari stasiun luar angkasa itu, para penjelajah mengambil misi sebelum kembali turun ke planet untuk menjalankan tugas yang lebih spesifik.
Struktur seperti ini membuat alur permainan terasa rapat dan cocok untuk sesi bermain yang pendek. Tugas yang tersedia juga beragam, mulai dari mengambil teknologi yang hilang, memindai material dan makhluk hidup, sampai menjelajah planet yang baru ditemukan.
Komunitas menjadi inti permainan
Adam Bromell, creative director, CCO, dan co-founder System Era, menegaskan bahwa Starseeker bukan Astroneer 2. Menurut dia, tim ingin mengambil esensi genre eksplorasi luar angkasa lalu membawanya ke arah yang berbeda.
Bromell juga menjelaskan bahwa Astroneer tetap akan terus berkembang melalui pembaruan dan content pack. Sementara itu, Starseeker disiapkan sebagai proyek terpisah dengan penekanan yang lebih besar pada rasa komunitas antarpemain.
Game ini tetap bisa dimainkan dengan tempo sendiri atau bersama party berisi orang yang dikenal. Namun aktivitas di lapangan ikut memengaruhi pengalaman global lewat community goals, dan pemain juga bisa bertemu tim lain selama ekspedisi.
Bahaya tetap ada, tetapi tidak seekstrem genre extraction
Secara rasa, Starseeker memang bersinggungan dengan genre extraction yang identik dengan shooter. Bedanya, game ini tidak memaksa pemain menghadapi ancaman dari lawan yang aktif menyakiti mereka.
Tantangan tetap datang dari bahaya alam dan fauna alien. Loot yang dikumpulkan saat menjelajah pun masih bisa hilang, sehingga setiap keputusan tetap memiliki konsekuensi meski pendekatannya lebih bersahabat.
Ruang eksperimen di early access
Status early access memberi tim ruang untuk mencoba banyak ide baru. Bromell menyebut kemungkinan hadirnya hal-hal ringan seperti pengumuman pagi di stasiun atau hadiah khusus untuk skuad berdasarkan performa mereka.
Ia juga membuka ruang bagi pemain yang gemar mencari celah kreatif dalam aturan permainan. Di PAX West, misalnya, ada tim yang memanfaatkan alat-alat secara kreatif untuk menyelesaikan tantangan altimeter setinggi mungkin, dan perilaku seperti itu justru dianggap bagian dari keseruan.
Sentuhan sains, NASA, dan rasa akrab
Walau tampil kartun dan ringan, Starseeker tetap membawa unsur sains yang jelas. Bromell mengatakan tim sengaja memasukkan sumber daya yang benar-benar ada di dunia nyata, meski bentuk dan cara tumbuhnya disesuaikan agar cocok dengan dunia game.
Pendekatan serupa juga terlihat pada desain Astroneers yang terinspirasi estetika NASA dengan dominasi putih dan abu-abu. Sejak awal, Sistem Era memang ingin membuat game yang terasa akrab dan mudah didekati, lebih seperti anak-anak bermain dengan mainan daripada simulasi yang kaku.
Proyek panjang dengan narasi yang terus tumbuh
Bromell menyebut Starseeker telah dikembangkan selama sekitar tujuh tahun. Dua tahun pertama dihabiskan untuk bereksperimen dengan physics sandbox bersama satu atau dua engineer, sebelum konsepnya berkembang menjadi pengalaman kooperatif di semesta Astroneer.
Tim juga menyiapkan narasi yang lebih besar, yang sudah mulai disinggung lewat cutscene pembuka. Tujuan akhirnya adalah menuntaskan alur cerita utama ketika game mencapai versi 1.0, sambil terus memperkenalkan antagonis dan motivasi baru bagi para Astroneers untuk terus menjelajah.
Starseeker: Astroneer Expeditions kini tersedia dalam early access di PC lewat Steam dan Xbox App, serta di PS5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch 2. Formatnya menegaskan bahwa game ini dirancang sebagai ekspedisi yang lebih singkat, lebih kooperatif, dan lebih optimistis tentang eksplorasi luar angkasa.
