Balapan Moto3 Italia di Mugello hari ini menjadi perhatian besar karena Veda Ega Pratama tidak datang sebagai peserta pengisi grid, melainkan sebagai pembalap yang sudah punya bekal hasil kuat di musim debutnya. Start dari posisi ke-13 memang menempatkannya di tengah persaingan, tetapi karakter lomba di Mugello sering memberi ruang untuk kejutan.
Sirkuit ini juga punya nilai tersendiri bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut. Veda pernah merasakan hasil manis di lintasan yang sama saat tampil di Red Bull Rookies Cup, sehingga Mugello bukan trek asing yang harus dipelajari dari nol.
Start dari tengah, tetapi peluang tetap terbuka
Posisi ke-13 didapat Veda setelah tampil di sesi Q2 dan mencatat waktu 1 menit 55,548 detik. Di depan, pole position direbut David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP dengan catatan 1 menit 54,862 detik, disusul Hakim Danish dan Joel Kelso di baris terdepan.
Meski start dari barisan tengah tidak ideal, Moto3 dikenal sebagai kelas balap yang rapat dan sering berubah di lintasan. Situasi seperti ini membuat posisi awal bukan penentu mutlak, terutama di sirkuit yang menyediakan banyak peluang untuk saling salip.
Mugello memberi ruang untuk duel ketat
Lintasan lurus Mugello yang mencapai 1,1 kilometer menjadi salah satu faktor yang paling menentukan. Para pembalap bisa memanfaatkan slipstream untuk mendekat ke rombongan depan, lalu mencari celah menyalip sebelum memasuki tikungan pertama San Donato.
Dengan karakter seperti itu, pembalap yang sabar dan tepat membaca momen sering punya keuntungan. Veda termasuk di antara pembalap yang bisa memanfaatkan pola balapan semacam ini, apalagi ia sudah memahami karakter Mugello dari pengalaman sebelumnya.
Bekal pengalaman yang tidak kecil
Mugello memberi kenangan bagus bagi Veda pada 2025 saat ia turun di Red Bull Rookies Cup. Saat itu, ia berhasil meraih kemenangan ganda di trek sepanjang 5,2 kilometer tersebut.
Hasil itu menjadi modal mental yang penting. Selain mengenal ritme lintasan, Veda juga sudah memahami titik-titik yang bisa dipakai untuk menyerang ketika balapan memasuki fase kelompok besar.
Musim debut yang langsung mencuri perhatian
Performa Veda di Moto3 2026 sendiri cukup menonjol sejak awal musim. Dari enam balapan yang sudah dijalani, ia mengumpulkan 58 poin dan menempati posisi kelima klasemen sementara pembalap.
Ia juga berstatus rookie terbaik musim ini. Salah satu hasil paling kuat datang lewat podium di Moto3 Brasil, yang menegaskan bahwa dirinya mampu bersaing dengan nama-nama yang lebih berpengalaman di level dunia.
Jadwal, tayangan, dan konteks seri ketujuh
Moto3 Italia 2026 digelar hari ini, Minggu, 31 Mei 2026, pukul 16.00 WIB di Mugello Circuit, Florence. Balapan ini menjadi seri ketujuh kejuaraan dunia Moto3 musim ini.
Penonton di Indonesia bisa menyaksikannya secara langsung di Trans7. Opsi live streaming juga tersedia melalui Vidio, Vision+, dan SPOTV.
Bagi Veda, seri di Mugello hadir di saat yang tepat karena ia sedang membawa modal klasemen yang cukup kuat. Ia juga turun bersama Honda Team Asia pada seri ketujuh ini, sehingga hasil balapan nanti akan sangat ditentukan oleh kemampuan memanfaatkan slipstream, menjaga posisi, dan membaca peluang saat rombongan depan mulai bergerak.
Source: www.suara.com