Steam Deck 2 Masih Digodok Valve, Tunggu Chip Yang Benar-Benar Layak

Author: Redaksi Android62

Valve belum menutup pintu untuk Steam Deck 2, tetapi langkah besarnya masih sengaja ditahan. Perusahaan tampaknya baru akan melepas penerus handheld gaming itu ketika lompatan teknisnya benar-benar terasa, bukan sekadar jadi penyegaran tipis dari model pertama.

Sikap itu membuat arah Steam Deck 2 terlihat berbeda dari pembaruan produk biasa. Valve ingin generasi berikutnya hadir sebagai peningkatan yang jelas, terutama di sisi performa, sehingga perangkat baru ini tidak sekadar membawa perubahan kosmetik.

Chip yang tepat masih jadi penentu

Programmer Valve, Pierre-Loup Griffais, mengatakan kepada IGN bahwa timnya masih “hard at work” mengembangkan Steam Deck 2. Meski pengerjaan terus berjalan, Valve belum merasa komponen inti yang diinginkan sudah tersedia untuk membawa perangkat ini ke pasar.

Masalah utamanya ada pada chip. Valve belum melihat pilihan yang dianggap pas untuk menopang lompatan performa yang mereka incar, dan itu menjadi alasan utama kenapa peluncuran belum dikejar dalam waktu dekat.

Pendekatan ini menunjukkan Valve tidak mau terburu-buru hanya demi mengikuti ritme pasar. Perusahaan tampaknya lebih rela menunggu daripada merilis penerus yang peningkatannya terasa terlalu kecil dibanding Steam Deck generasi sekarang.

Bukan sekadar layar baru dan revisi ringan

Sikap hati-hati Valve juga sejalan dengan komentar Gabe Newell saat pertama kali membahas penerus Steam Deck. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak ingin hanya menambahkan layar baru dan beberapa perbaikan kecil pada model berikutnya.

Dari sudut pandang Valve, Steam Deck 2 harus menjadi lompatan yang lebih ambisius. Newell juga pernah menyebut bahwa perusahaan sudah punya gambaran yang cukup jelas tentang seperti apa perangkat portabel generasi berikutnya.

Karena itu, Valve terlihat memisahkan dengan tegas antara penyegaran produk dan generasi baru. Steam Deck OLED, misalnya, hadir sebagai pembaruan bertahap, bukan sebagai pengganti penuh untuk Steam Deck 2.

Pengalaman dari lini perangkat keras sebelumnya ikut membentuk arah

Griffais menyebut Valve memanfaatkan pelajaran dari proyek perangkat keras sebelumnya untuk membentuk Steam Deck 2. Ia menggambarkan produk ini sebagai kelanjutan dari perjalanan panjang Valve di ranah perangkat keras.

Ia menghubungkan Steam Controller orisinal, Steam Machines, Steam Deck, hingga perangkat yang diumumkan dan dikirim Valve tahun ini sebagai satu garis pengembangan yang saling tersambung. Dari situ, Steam Deck 2 bukan proyek yang berdiri sendiri, melainkan hasil akumulasi pengalaman teknis dan desain.

Pandangan itu menjelaskan kenapa Valve memilih berhati-hati. Perusahaan tampaknya ingin penerus Steam Deck lahir dari fondasi yang lebih matang, bukan dari dorongan untuk cepat masuk pasar.

Arah peningkatan mulai terlihat, meski belum resmi

Valve belum membeberkan spesifikasi resmi untuk Steam Deck 2. Namun arah pengembangannya diperkirakan akan berpusat pada system on chip yang jauh lebih kuat dibanding generasi sekarang.

Layar juga disebut berpotensi ikut naik kelas. Opsi refresh rate yang lebih tinggi masuk dalam perkiraan, meneruskan langkah yang sudah terlihat pada Steam Deck OLED dengan panel 90Hz.

Ada pula kemungkinan Valve tetap menyediakan pilihan panel LCD dan OLED. Jika itu terjadi, perusahaan bisa memberi fleksibilitas lebih besar dalam menata varian produk dan rentang harga.

Perubahan desain diperkirakan tetap ada, tetapi tidak besar. Fokus utamanya tampak berada pada penyempurnaan pengalaman bermain dan efisiensi perangkat, bukan perombakan bentuk total.

Steam Deck pertama sudah memberi dasar yang kuat

Steam Deck pertama dirilis pada Februari 2022. Setelah itu, Valve menghadirkan Steam Deck OLED pada November 2023 sebagai penyegaran dengan layar OLED dan refresh rate 90Hz.

Kehadiran model OLED memperlihatkan bahwa Valve masih aktif mengembangkan perangkat kerasnya secara bertahap. Namun perusahaan tetap menjaga batas yang jelas antara pembaruan dan generasi baru yang memang harus membawa lonjakan lebih besar.

Di sisi lain, waktu peluncuran Steam Deck 2 masih belum diumumkan. Perangkat ini diperkirakan baru akan hadir dalam beberapa tahun ke depan, selama chip yang diinginkan belum tersedia.

Ada pula faktor biaya yang ikut membayangi. Di tengah krisis memori yang masih berlangsung, Steam Deck 2 diperkirakan akan lebih mahal daripada pendahulunya, sementara Steam Deck generasi sekarang berada di harga $400 dan $650 untuk varian yang ada.

Source: www.xda-developers.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru