Meta PCs mengambil langkah yang jarang ditempuh di pasar desktop gaming rakitan. Alih-alih Windows, perusahaan itu langsung memasang SteamOS pada PC gaming bernama Steamroller, sehingga pengalaman awalnya dibuat lebih mirip konsol daripada komputer rakitan biasa.
Pilihan itu bukan sekadar pergantian sistem operasi. Steamroller diarahkan ke akses cepat ke ekosistem Steam, lengkap dengan antarmuka Steam dan mode Big Picture yang ramah kontroler sejak pertama dinyalakan.
Kompatibilitas game kini jauh lebih siap
Daya tarik utama SteamOS hari ini terletak pada kematangan ekosistem game Linux. Jika Steam Machine generasi pertama pada 2013 tersendat karena minim dukungan, situasinya berubah berkat Proton.
Teknologi translasi itu memungkinkan banyak game Windows di Steam berjalan di SteamOS tanpa menunggu versi Linux khusus dari pengembang. Inilah yang membuat konsep seperti Steamroller terasa jauh lebih realistis dibanding percobaan serupa satu dekade lalu.
Valve juga terus memperluas jangkauan SteamOS di luar Steam Deck. SteamOS 3.8 disebut sudah menambah dukungan untuk platform AMD dan Intel terbaru, sekaligus mendorong komunitas merakit Steam Machine mereka sendiri.
Spesifikasi kelas menengah untuk game berat
Di sisi perangkat keras, Steamroller dibekali komponen yang menempatkannya di kelas menengah modern. Meta PCs menargetkan mesin ini mampu menjalankan game AAA seperti Cyberpunk 2077, Elden Ring, dan Baldur’s Gate 3 pada resolusi 1080p dengan frame rate tinggi.
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Prosesor | AMD Ryzen 5 9600X enam inti |
| Kartu grafis | Radeon RX 7600 |
| Memori | 16GB DDR5-5600 |
| Penyimpanan | SSD 1TB NVMe M.2 |
| Motherboard | B650M atau B850M dengan Wi-Fi terintegrasi |
| Pendingin | AIO 240mm buatan Meta |
| PSU | 650W bersertifikasi 80+ Gold |
| Casing | Jonsbo D32 hitam |
Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa Steamroller bukan perangkat eksperimental. Ini adalah desktop rakitan dengan komponen pasar yang umum ditemui, hanya saja dibangun dengan pendekatan software yang berbeda.
AMD dipilih demi dukungan yang paling aman
Pemakaian Radeon RX 7600 juga sejalan dengan arah dukungan SteamOS saat ini. Valve secara terbuka mendorong perakitan Steam Machine berbasis SteamOS dengan kartu grafis AMD.
Untuk Nvidia, dukungannya belum sepenuhnya siap. Developer Valve, Pierre-Loup Griffais, mengatakan Valve sedang bekerja sama dengan Nvidia untuk menghadirkan dukungan SteamOS bagi kubu Tim Hijau.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan tersebut kemungkinan belum selesai pada 2026 ini. Karena itu, pilihan AMD pada Steamroller dapat dibaca sebagai langkah paling aman agar kompatibilitas dengan SteamOS tetap terjaga.
Harga, layanan, dan jadwal pengiriman
Meta PCs mematok konfigurasi dasar Steamroller di harga USD 1.299. Harga itu sudah termasuk layanan purnajual seumur hidup untuk diagnosis hardware, pemecahan masalah software, dan dukungan perawatan umum.
Perusahaan juga menawarkan garansi tambahan dengan biaya terpisah. Opsi dua tahun dibanderol USD 180, sedangkan opsi tiga tahun dipatok USD 240.
Steamroller dijadwalkan mulai dikirim kepada pembeli pre-order pada 3 Juli 2026. Kehadirannya menandai bahwa SteamOS kini tidak lagi terbatas pada perangkat handheld, melainkan mulai dipasarkan sebagai pilihan nyata untuk desktop gaming rakitan.
Dengan Proton, dukungan Valve yang terus meluas, dan komponen kelas menengah yang sudah akrab di pasaran, Steamroller memperlihatkan bahwa alternatif di luar Windows kini punya ruang yang jauh lebih serius di pasar PC gaming.
