Subnautica 2 menuntut PC yang lebih siap dibanding game pertamanya, terutama karena game ini mengandalkan pencahayaan, partikel, dan area yang lebih besar. Karena itu, pengaturan grafis yang tepat jadi penentu utama agar tampilan tetap mulus tanpa membuat frame rate turun terlalu jauh.
Langkah paling aman untuk banyak perangkat adalah memakai Windowed Fullscreen, membatasi frame rate di 60 fps, dan mematikan Vertical Sync. Dari sana, kualitas visual masih bisa dijaga lewat penyesuaian lain yang lebih sesuai dengan kekuatan masing-masing PC.
Pengaturan yang paling aman untuk performa
Pada PC kelas rendah, resolusi sebaiknya tetap di 1080p atau lebih rendah. Di kelas ini, Motion Blur dan Underwater Blur lebih aman dimatikan agar beban kerja GPU tidak makin berat.
Untuk PC kelas menengah dan tinggi, dua opsi blur itu masih bisa dipakai selama performa tetap stabil. Di sisi lain, resolusi native monitor bisa dipertahankan, bahkan bisa dinaikkan pada sistem yang lebih kuat bila hasilnya masih nyaman dimainkan.
Upscaling juga memegang peran besar dalam menjaga kelancaran. Nvidia DLSS dan AMD FSR menjadi pilihan utama, dengan mode Performance cocok untuk sistem rendah dan mode Quality lebih pas untuk konfigurasi menengah hingga tinggi.
Frame Generation ikut masuk sebagai pengaturan penting untuk optimasi. Pada sistem rendah dan menengah, fitur ini disarankan aktif, sedangkan pada PC kelas tinggi mode Auto dianggap paling aman karena hanya bekerja saat dibutuhkan.
Opsi grafis yang paling terasa membebani
Preset grafis umum untuk PC kelas rendah sebaiknya tetap di Low. Pada kelas menengah, banyak pengaturan sudah bisa dinaikkan ke Medium atau High, sementara PC kelas atas dapat memakai High atau Epic untuk mengejar detail maksimal.
Ada sejumlah opsi yang dampaknya besar terhadap frame rate dan perlu ditahan di sistem rendah. Global Illumination, Shadows, View Distance, Textures, Shading Foliage, Effects, Reflections, Post Processing, Landscape, dan Clouds dianjurkan tetap Low untuk perangkat entry-level.
Di PC menengah, pengaturan yang sama masih punya ruang untuk dinaikkan ke Medium atau High. Sementara itu, PC kelas tinggi bisa mengaturnya ke High atau Epic untuk memaksimalkan tampilan dunia bawah laut yang lebih kaya detail.
Spesifikasi yang menunjukkan beban game ini
Kebutuhan sistem Subnautica 2 memperlihatkan bahwa game ini memang lebih menuntut dibanding game pertama. Minimum saja sudah meminta GPU dengan VRAM setidaknya 6 GB, sedangkan rekomendasi naik ke 8 GB VRAM.
Pada spesifikasi minimum, game ini membutuhkan Intel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 2600. RAM yang diperlukan 12 GB, lalu GPU yang diminta adalah GeForce GTX 1660 6GB atau Radeon RX 5500 XT 6GB, dengan DirectX 12, koneksi internet broadband, dan ruang penyimpanan 50 GB.
Di level rekomendasi, kebutuhan CPU naik ke Intel Core i7-13700 atau AMD Ryzen 7 7700X. RAM menjadi 16 GB, lalu GPU yang dipakai adalah GeForce RTX 3070 8GB atau Radeon RX 6700 XT 8GB, sambil tetap memerlukan DirectX 12, broadband internet, dan storage 50 GB.
Kombinasi yang paling masuk akal untuk tiap kelas PC
Untuk PC kelas rendah, kombinasi yang paling aman adalah 1080p, preset Low, blur dimatikan, upscaling di mode Performance, dan Frame Generation aktif. Susunan ini memberi ruang lebih besar bagi GPU agar frame rate tetap stabil saat menjelajah.
PC kelas menengah paling seimbang saat memakai resolusi native monitor, preset Medium atau High, blur aktif jika masih nyaman, DLSS atau FSR mode Quality, dan Frame Generation tetap aktif. Hasilnya, visual tetap tajam tanpa terlalu mengorbankan kelancaran.
PC kelas atas bisa mendorong resolusi native yang lebih tinggi, termasuk 1440p atau 4K, selama performanya masih terjaga. Preset High atau Epic, upscaling mode Quality, dan Frame Generation Auto menjadi pilihan yang paling pas untuk mengejar detail maksimal di bawah laut.
Pada akhirnya, Subnautica 2 lebih nyaman dimainkan bukan dengan memaksakan semua opsi ke level tertinggi. Penyesuaian resolusi, upscaling, pencahayaan, bayangan, dan refleksi justru memberi hasil yang lebih seimbang antara visual dan performa.
