Microsoft membawa dua perangkat Surface terbarunya ke kelas yang lebih serius untuk kebutuhan kerja modern. Surface Pro Edisi ke-12 dan Surface Laptop Edisi ke-8 kini mengandalkan Snapdragon X2 dengan kemampuan AI hingga 80 TOPS, sebuah kombinasi yang membuat keduanya semakin kuat untuk pekerjaan berat dan fitur berbasis kecerdasan buatan.
Di balik peningkatan itu, Microsoft juga menegaskan arah baru Windows berbasis ARM. Kehadiran NPU Qualcomm Hexagon memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat, sehingga pengguna tidak terlalu bergantung pada cloud dan bisa merasakan respons yang lebih cepat.
Performa dan AI menjadi fokus utama
Surface Pro dan Surface Laptop terbaru hadir dengan dua pilihan chip, yaitu Snapdragon X2 Plus 10-core dan Snapdragon X2 Elite 12-core. Platform ini dirancang untuk memberi peningkatan komputasi sekaligus efisiensi daya yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Dukungan Qualcomm Hexagon NPU dengan kemampuan hingga 80 TOPS membuka ruang yang lebih luas bagi fitur AI di Windows. Fungsinya mencakup produktivitas, pengolahan gambar, sampai asisten cerdas yang berjalan langsung di perangkat.
Konfigurasi besar untuk pengguna profesional
Microsoft menyediakan pilihan memori yang cukup lapang pada lini Surface terbaru ini. RAM tersedia dari 16GB hingga 64GB, sedangkan penyimpanan ditawarkan dalam opsi 256GB hingga 1TB.
Untuk Surface Laptop 15 inci, kapasitas penyimpanan dasar bahkan langsung dimulai dari 512GB. Kombinasi ini membuat perangkat lebih relevan untuk profesional, kreator konten, dan pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih lega.
Surface Laptop hadir dalam dua ukuran layar
Surface Laptop kembali ditawarkan dalam ukuran 13,8 inci dan 15 inci. Model 13,8 inci dibanderol mulai dari 1.599 dolar AS dan memakai panel LCD 120Hz dengan kerapatan 201 PPI.
Microsoft menyebut model ini mampu bertahan hingga 20 jam untuk pemutaran video lokal. Perusahaan juga menambahkan warna baru bernama Jade atau hijau giok, melengkapi pilihan Platinum, Black, dan Dune.
Sementara itu, Surface Laptop 15 inci dijual mulai dari 1.699 dolar AS. Layarnya memiliki kerapatan 262 PPI, sehingga tampilan visual terlihat lebih detail, dan model ini turut dibekali slot pembaca kartu MicroSDXC.
Surface Pro mendapat opsi OLED dan kamera baru
Surface Pro Edisi ke-12 hadir dengan layar 13 inci dan harga mulai dari 1.499 dolar AS. Pilihan warnanya mencakup Platinum, Black, dan Dune, dengan peningkatan menarik pada opsi layar OLED.
Panel OLED memberi kontras lebih tinggi, warna lebih hidup, dan hitam yang lebih pekat dibanding LCD. Baik versi OLED maupun LCD tetap mendukung refresh rate dinamis hingga 120Hz, sehingga pengalaman visual tetap mulus untuk bekerja, menggambar, atau menikmati konten hiburan.
Untuk kebutuhan konferensi video, Surface Pro terbaru membawa kamera depan ultra-wide 1440p. Microsoft juga menyematkan dukungan Wi-Fi 7, yang menawarkan kecepatan transfer lebih tinggi dan latensi lebih rendah dibanding generasi sebelumnya.
Konektivitas dan baterai ikut disesuaikan
Seperti Surface Laptop, Surface Pro juga memiliki dua port USB-C dengan dukungan USB4. Microsoft mengklaim daya tahan baterainya mencapai hingga 15,5 jam untuk pemutaran video lokal, sementara Surface Laptop 13,8 inci disebut sanggup mencapai hingga 20 jam.
Kehadiran Surface Pro Edisi ke-12 dan Surface Laptop Edisi ke-8 memperlihatkan keseriusan Microsoft dalam mendorong PC berbasis AI ke arus utama. Dengan Snapdragon X2, NPU 80 TOPS, pilihan RAM besar, dan dukungan fitur Windows yang makin pintar, dua perangkat ini diposisikan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang mengandalkan mobilitas dan kecerdasan buatan dalam aktivitas harian.
Microsoft juga tetap menjaga karakter Surface sebagai lini premium yang menonjolkan desain elegan dan pengalaman penggunaan yang nyaman. Kombinasi itu membuat dua perangkat terbaru ini tidak hanya mengejar performa, tetapi juga memperkuat posisi Surface di pasar Windows kelas atas.
