Bagi mahasiswa yang sering membawa tas, buku tebal, atau bahkan helm cadangan, Suzuki Address FI terlihat paling siap menjawab kebutuhan harian. Skutik 113 cc ini dibekali bagasi 20,6 liter dan tangki bensin 5,2 liter, dua bekal yang membuatnya lebih unggul dalam urusan angkut dibanding dua saudara satu kelasnya.
Di kelas entry-level, Suzuki menempatkan Address FI bersama Nex II dan Nex Crossover dengan selisih harga yang tidak jauh. Ketiganya sama-sama berada di kisaran Rp20 juta sampai Rp21 jutaan, sehingga pertimbangan pembelian tidak lagi bisa bertumpu pada label harga saja.
Bagasi dan tangki jadi pembeda paling terasa
Address FI paling menonjol ketika kebutuhan utama adalah kepraktisan. Bagasi 20,6 liter memberi ruang lebih lega untuk perlengkapan kuliah yang harus dibawa setiap hari, sementara tangki 5,2 liter membuatnya lebih siap untuk jarak tempuh yang lebih jauh tanpa terlalu sering mengisi bensin.
Karakternya memang lebih menekankan fungsi daripada tampilan agresif. Desain bodinya cenderung konservatif atau klasik, tetapi kualitas rakitannya disebut sudah diakui dengan standar ekspor internasional.
Nex II unggul di bobot ringan dan harga paling rendah
Bila yang dicari adalah motor yang ringan dan mudah diajak selap-selip, Nex II bisa jadi pilihan yang paling sederhana. Model ini dipasarkan seharga Rp20.180.000 untuk tipe standar, menjadikannya yang paling terjangkau di antara ketiganya.
Nex II memakai mesin 113 cc dengan sistem injeksi bahan bakar dan bobot kosong 93 kg. Kombinasi itu cocok untuk mobilitas mahasiswa yang sering berpindah dari kos ke kampus, lalu lanjut ke tempat makan atau tempat nongkrong.
Namun, ada batasan yang perlu dicatat. Tangki bensinnya hanya 3,6 liter, sehingga pengguna dengan perjalanan harian yang cukup jauh berpotensi lebih sering mampir ke SPBU.
Nex Crossover hadir untuk kebutuhan yang lebih tangguh
Di atas Nex II, Suzuki menawarkan Nex Crossover dengan harga Rp21.265.000. Mesinnya masih sama-sama 113 cc, tetapi pendekatan desain dan ergonominya dibuat berbeda agar terasa lebih berkarakter.
Ciri yang paling mudah dikenali ada pada stang terbuka yang lebar dan ban dual purpose. Tampilan itu membuatnya terasa lebih gagah dan tangguh, sementara posisi berkendaranya disebut lebih santai untuk membantu mengurangi rasa pegal.
Motor ini cocok untuk mahasiswa yang kerap berpindah tempat dalam satu hari atau sering melewati jalan sekitar kampus yang kurang rata. Meski begitu, ruang praktisnya tidak jauh berbeda dari Nex II karena tangki bensinnya juga 3,6 liter dan bagasi bawah joknya tidak terlalu luas.
Pilihan paling tepat tetap bergantung rutinitas
Dengan harga yang hanya terpaut sekitar satu jutaan, keputusan membeli skutik di kelas ini lebih aman jika disesuaikan dengan pola pakai harian. Jika target utamanya adalah motor ekonomis, ringan, dan lincah di area perkotaan, Nex II terasa paling masuk akal dari sisi harga.
Kalau mahasiswa lebih sering menghadapi jalan yang kurang mulus dan ingin motor dengan tampilan yang lebih gagah, Nex Crossover menawarkan karakter yang lebih relevan. Sementara itu, Address FI paling menonjol untuk mereka yang mengutamakan ruang simpan dan daya jelajah, terutama saat kebutuhan membawa barang lebih sering muncul dalam aktivitas kampus.
