Świątek Benahi Forehand dan Servis di Madrid, Roig Dorong Perubahan Cepat

Francisco Roig tampak membawa arah kerja yang sangat tegas untuk Iga Świątek di Madrid. Dari sesi latihan yang terlihat langsung, pembenahan utama diarahkan ke forehand dan servis, dua aspek yang dinilai bisa segera memberi dampak pada cara Świątek bermain di Mutua Madrid Open.

Pendekatan itu bukan sekadar pengamatan dari pinggir lapangan. Roig beberapa kali turun langsung memberi arahan, terutama saat melihat posisi tubuh Świątek sebelum memukul forehand, dan ia juga sudah mendorong penyesuaian pada servis yang mulai terlihat dari sesi latihan sebelumnya.

Fokus pembenahan ada pada pukulan dasar

Roig terlihat ingin membuat forehand Świątek lebih efisien. Instruksi yang ia berikan menunjukkan bahwa pelatih asal Spanyol itu menilai mekanisme pukulan tersebut perlu dibuat lebih ringkas agar selaras dengan model permainan yang ia inginkan.

Perubahan seperti itu penting karena forehand masih menjadi salah satu senjata utama di tenis modern. Jika pukulan ini lebih stabil dan lebih mudah diulang, pemain biasanya bisa menjaga kualitas permainan saat reli berlangsung panjang.

Servis juga ikut disentuh

Perbaikan yang dikerjakan tidak berhenti pada forehand. Pada latihan di Madrid, ada pula sinyal bahwa servis Świątek sedang disederhanakan agar lebih mudah dikontrol dalam pertandingan.

Michał Dembek, mantan petenis yang kini dikenal lewat akun Sofa Sportowa di platform X, menyoroti bahwa Roig diduga mengubah gerakan servis Świątek dengan ayunan yang lebih pendek. Ia juga menyebut gerakan itu dilakukan tanpa meluruskan siku, sambil lebih banyak melibatkan pergelangan tangan.

Arah pembenahan tersebut diduga ditujukan untuk menstabilkan siku di posisi trophy. Dengan begitu, servis bisa menjadi lebih rapi dan lebih mudah diulang, terutama saat tekanan pertandingan meningkat.

Świątek juga mencari ritme yang lebih tenang

Perubahan teknis itu sejalan dengan pernyataan Świątek sendiri saat berbicara kepada media di kompleks Caja Magica. Ia mengakui ingin bermain lebih sabar dalam reli karena situasi terburu-buru sempat muncul dalam periode sebelumnya.

Świątek menilai pengambilan keputusan di lapangan harus lebih baik jika ingin bertahan lebih lama dalam pertukaran bola. Ia juga menekankan bahwa perkembangan tenis membuat setiap petenis perlu terus menyesuaikan diri, karena pola lama tidak lagi cukup untuk menjaga level permainan.

Sikap itu memberi gambaran bahwa perubahan yang dikejar bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal cara membangun poin. Dengan ritme yang lebih terukur, Świątek bisa menjaga kontrol permainan tanpa kehilangan ketajaman saat menyerang.

Latihan di Madrid menunjukkan arah yang sama

Dari dua sesi latihan yang diamati, Roig tampak tidak ragu memberikan koreksi secara langsung ketika menemukan detail yang perlu diperbaiki. Gestur dan instruksi yang ia tunjukkan memperlihatkan pendekatan yang spesifik, bukan sekadar memantau latihan dari jauh.

Nuansa kerja seperti ini memperlihatkan bahwa Roig ingin menekan efisiensi permainan Świątek sejak awal. Forehand yang lebih sederhana dan servis yang lebih stabil bisa menjadi dasar penting untuk menghadapi tekanan Madrid, terutama ketika laga resmi mulai berjalan.

Ujian awal datang lebih cepat

Setelah sparing melawan Naomi Osaka dan Linda Noskova, Świątek langsung masuk ke pertandingan resmi di Madrid. Lawan awalnya adalah Daria Snigur, petenis Ukraina yang belum pernah ia hadapi sebelumnya.

Snigur datang dengan modal yang tidak bisa dianggap remeh. Ia pernah menyingkirkan Simona Halep di US Open 2022, lalu di Madrid juga menunjukkan hasil bagus setelah lolos kualifikasi dan menyingkirkan Daria Kasatkina.

Pertemuan itu menjadi momen pertama untuk melihat apakah perubahan yang ditekankan Roig sudah mulai menyatu dengan permainan Świątek. Jika forehand dan servis yang sedang dibenahi bisa bekerja lebih rapi, Madrid dapat menjadi ajang penting bagi pembentukan pola main baru yang sedang diarahkan oleh Roig.

Source: przegladsportowy.onet.pl

Berita Terkait