Tablet 4,7 Mm Huawei Sulit Masuk AS, iPad Pro Kalah Tipis Di Atas Kertas

Huawei kembali menarik perhatian lewat MatePad Pro Max, tablet yang hanya setebal 4,7 mm dan langsung diposisikan sebagai tablet tertipis di dunia. Di atas kertas, perangkat ini bahkan membuat iPad Pro terlihat lebih tebal, tetapi urusan paling penting justru bukan soal desain, melainkan soal apakah tablet itu benar-benar bisa dibeli secara resmi.

Huawei meluncurkan perangkat ini dalam acara Now Is Your Spark di Bangkok. Namun, perusahaan tidak menjelaskan negara atau wilayah mana yang akan menjadi pasar penjualannya, sementara halaman produk hanya menyebut ketersediaannya terbatas di negara atau wilayah tertentu.

Kondisi itu membuat peluang hadirnya MatePad Pro Max di Amerika Serikat tampak sangat kecil. Pasar AS masih dibatasi kebijakan pemerintah terhadap Huawei karena alasan keamanan siber, meski beberapa produk perusahaan tetap beredar lewat penjual pihak ketiga di marketplace seperti Amazon.

Tipis, besar, dan tetap ringan

MatePad Pro Max masuk ke kelas tablet premium berlayar besar. Bobotnya 499 gram, lebih berat dari Honor MagicPad 4 yang 450 gram, tetapi masih lebih ringan dibanding iPad Pro 13 inci yang berbobot 579 gram dan Samsung Galaxy Tab S11 Ultra yang mencapai 692 gram.

Keunggulan utamanya tetap ada pada ketebalan bodi. Honor MagicPad 4 berada di 4,8 mm, sedangkan iPad Pro 13 inci dan Samsung Galaxy Tab S11 Ultra sama-sama berada di 5,1 mm, sehingga posisi Huawei tampak paling ekstrem di antara para pesaing utamanya.

Layar juga menjadi daya tarik besar pada perangkat ini. Huawei membekalinya dengan panel OLED 13,2 inci, resolusi 3.000 x 2.000 piksel, refresh rate 44Hz, dan rasio screen-to-body 94%.

Bingkai layarnya dibuat sangat ramping untuk mendukung tampilan tersebut. Bezel MatePad Pro Max hanya 3,55 mm, hampir setengah dari bezel 7 mm pada iPad Pro.

Ada versi PaperMatte untuk kenyamanan mata

Selain versi reguler, Huawei juga menyiapkan edisi PaperMatte. Varian ini memakai “high-precision nano-level etching” untuk membantu mengurangi silau dan sparkle, dengan bobot 509 gram.

Pilihan warnanya juga tidak banyak. Huawei hanya menyediakan dua opsi, yaitu biru dan space gray, sehingga fokus produk ini tampak lebih diarahkan ke desain dan layar daripada variasi gaya.

Di sisi multimedia, tablet ini membawa kamera belakang 50MP dan enam speaker. Kombinasi itu menegaskan posisinya sebagai perangkat premium yang tidak hanya mengandalkan bodi tipis.

Daya tahan juga mendapat perhatian melalui baterai 10.400 mAh. Huawei mengklaim perangkat ini mampu memutar video lokal hingga 14,5 jam dan mendukung 40W reverse charging.

AI, produktivitas, dan kreativitas ikut didorong

Huawei tidak berhenti pada desain dan layar. Perusahaan juga menonjolkan kemampuan AI yang diklaim bisa membantu pembuatan dokumen dan presentasi lewat WPS Office AI.

Untuk pengguna kreatif, Huawei menyertakan aplikasi GoPaint bersama stylus M-Pencil Pro. Paket ini mendukung sketsa dan karya seni dengan berbagai pengaturan brush, termasuk “splatter brush” untuk menyemprotkan warna ke layar.

Ada juga fitur AI handwriting enhancement yang ditujukan untuk memperbaiki tulisan tangan. Sementara itu, Live-Multitask memungkinkan tiga jendela berjalan bersamaan di satu perangkat.

Di tengah akses pasar yang masih terbatas, bisnis tablet Huawei justru menunjukkan performa positif. Perusahaan melaporkan kenaikan pengiriman 28% dari kuartal pertama 2025 ke kuartal pertama 2026, lebih tinggi dari Lenovo yang tumbuh 20% dan Apple sebesar 8%.

Dengan kombinasi ketebalan 4,7 mm, layar OLED besar, dan fitur AI yang cukup lengkap, MatePad Pro Max tampil sebagai tablet premium yang agresif. Namun bagi pembeli di Amerika Serikat, pertanyaan utamanya tetap sama: apakah perangkat ini akan tersedia secara resmi untuk dibeli atau hanya jadi produk yang sulit dijangkau.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer