Lenovo menempatkan Idea Tab Pro Gen 2 sebagai tablet Android yang serius mengejar kebutuhan produktivitas. Daya tarik terbesarnya ada pada WPS Office PC Level, yang menghadirkan pengalaman pengolahan dokumen lebih mendekati komputer jinjing daripada tablet biasa.
Pendekatan itu membuat perangkat ini menyasar pengguna yang sering berpindah antara belajar, rapat, dan hiburan. Lenovo juga membidik pelajar, mahasiswa, profesional muda, dan digital native yang membutuhkan perangkat ringkas, tetapi tetap siap dipakai untuk kerja serius.
WPS Office PC Level untuk pekerjaan yang lebih lengkap
Lewat antarmuka bergaya desktop, pengguna dapat mengerjakan dokumen Microsoft Office dengan lebih leluasa. Dukungan itu mencakup spreadsheet kompleks, rumus, makro, dan presentasi yang tetap kompatibel.
Pengalaman tersebut diperkuat oleh Lenovo 2-in-1 Keyboard dengan Trackpad dan Lenovo Tab Pen Plus. Kombinasi aksesori ini membuat tablet lebih nyaman untuk mengetik, menyusun presentasi, dan mencatat materi kuliah.
| Aspek | Idea Tab Pro Gen 2 | Manfaat |
|---|---|---|
| WPS Office | PC Level | Edit dokumen lebih lengkap |
| Keyboard | 2-in-1 Keyboard dengan Trackpad | Lebih nyaman untuk kerja dan mengetik |
| Stylus | Lenovo Tab Pen Plus | Mendukung catatan dan presentasi |
AI disiapkan untuk tugas belajar dan kerja harian
Lenovo turut menyematkan sejumlah fitur AI untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Smart AI Input memungkinkan pengguna memanggil asisten AI langsung dari keyboard tanpa berpindah aplikasi.
Fitur itu dapat dipakai untuk membuat ringkasan, menyusun ulang tulisan, dan menyempurnakan dokumen. Ada juga AI Explain yang berguna menjelaskan materi pembelajaran secara instan.
Selain itu, Smart Capture & AI Notes dapat mengubah gambar menjadi catatan rapi. Live Transcript dan Real-Time Translation membantu transkripsi suara serta penerjemahan langsung saat rapat maupun perkuliahan.
Performa tinggi dipadukan dengan layar besar
Untuk tenaga pemrosesan, tablet ini memakai Qualcomm Snapdragon 8s Gen 4. Lenovo menyebut chip tersebut membawa peningkatan CPU hingga 60 persen dan GPU 130 persen dibanding generasi sebelumnya.
Performa itu didukung RAM hingga 12GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0 hingga 512GB. Kombinasi ini ditujukan untuk multitasking dan pemrosesan AI yang lebih cepat.
Di sisi visual, Idea Tab Pro Gen 2 memakai layar PureSight Pro 13 inci beresolusi 3.5K dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 800 nits. Lenovo juga menyediakan opsi Matte Edition Display untuk sensasi menulis seperti di atas kertas sekaligus mengurangi pantulan cahaya.
Baterai besar dan audio yang dibuat imersif
Daya tahannya ditopang baterai 10.200mAh yang diklaim mampu memutar streaming video hingga 12,5 jam. Pengisian cepat 45W juga tersedia agar pengguna bisa kembali bekerja atau menikmati hiburan tanpa menunggu lama.
Untuk pengalaman audio, tablet ini membawa empat speaker JBL dengan dukungan Dolby Atmos. Susunan ini membuat aktivitas menonton film atau bermain game terasa lebih imersif.
Lenovo juga menyiapkan Idea Tab 11 inci
Selain varian Pro, Lenovo memperkenalkan Idea Tab 11 inci sebagai opsi yang lebih terjangkau. Model ini menggunakan MediaTek Dimensity 6300, RAM hingga 8GB, dan penyimpanan hingga 256GB yang masih bisa diperluas lewat microSD sampai 2TB.
Paket penjualannya sudah termasuk Lenovo Folio Keyboard dan Lenovo Tab Pen. Artinya, pengguna bisa langsung memakainya untuk kebutuhan produktivitas sejak awal.
| Model | Prosesor | RAM / Penyimpanan | Aksesori |
|---|---|---|---|
| Idea Tab Pro Gen 2 13 inci | Snapdragon 8s Gen 4 | Hingga 12GB / hingga 512GB | 2-in-1 Keyboard Pack, Tab Pen Plus |
| Idea Tab 11 inci | MediaTek Dimensity 6300 | Hingga 8GB / hingga 256GB | Folio Keyboard, Tab Pen |
Harga di Indonesia
Di pasar Indonesia, Idea Tab Pro Gen 2 dibanderol mulai Rp9.899.000. Sementara itu, Idea Tab 11 inci dijual mulai Rp4.299.000 melalui Lenovo Exclusive Store dan berbagai marketplace resmi.
Dengan kombinasi WPS Office PC Level, fitur AI, layar besar, dan aksesori bawaan, Idea Tab Series diarahkan untuk pengguna yang ingin tablet, tetapi tetap merasa membawa alat produktivitas yang lengkap. Di tengah pasar tablet yang kerap berhenti di fungsi hiburan, Lenovo mencoba memberi ruang lebih besar untuk kerja dan belajar.
Source: www.suara.com






