TalkNote AISpeech Bikin Rekaman Sekelas Asisten Kerja, Langsung Naik ke Cloud

Author: Redaksi Android62

TalkNote Flagship AI Recording Card dari AISpeech menonjol karena alur kerjanya yang sangat otomatis. Begitu perekaman selesai, file audio dapat langsung diunggah ke cloud tanpa langkah pemindahan manual ke ponsel atau komputer.

Perangkat perekam suara berbasis AI ini dipasarkan di China dengan harga 1.299 yuan. Bentuknya dibuat setipis kartu kredit, sehingga mudah dibawa untuk rapat, wawancara, maupun pencatatan suara cepat.

Ukuran kecil, fungsi besar

TalkNote memiliki dimensi 86 x 55 x 4,5 mm dengan bobot 43 gram. Ukuran itu membuatnya bisa dimasukkan ke dompet atau holder kartu identitas kantor standar.

Di bagian depan, AISpeech menempatkan layar AMOLED 0,95 inci berwarna abu-abu untuk menampilkan status perekaman dan daya baterai. Layar tersebut tidak dirancang untuk navigasi menu yang rumit, melainkan untuk fungsi dasar yang cepat dibaca.

Rekaman, transkrip, dan sinkronisasi cloud

Keunggulan utama perangkat ini ada pada kombinasi perekaman, transkripsi, dan sinkronisasi cloud dalam satu perangkat mandiri. TalkNote dibekali konektivitas 4G, Wi-Fi, dan Bluetooth untuk mendukung alur kerja tersebut.

AISpeech juga menyertakan data 4G gratis seumur hidup khusus untuk sinkronisasi cloud. Port USB-C tetap tersedia, tetapi pengguna tidak harus bergantung pada transfer kabel untuk memindahkan hasil rekaman.

Setelah audio tersimpan di cloud, perangkat lunak pendamping dapat menyusun ringkasan rapat, mengenali pembicara yang berbeda, serta mengekstrak action items. Dengan demikian, rekaman tidak berhenti sebagai file audio, tetapi berubah menjadi catatan kerja yang lebih terstruktur.

Dukungan bahasa dan klaim akurasi

AISpeech menyebut TalkNote mendukung 25 bahasa asing dan 57 dialek Mandarin. Perangkat ini juga dapat beralih otomatis antara bahasa Mandarin dan Inggris saat percakapan berlangsung.

Untuk hasil transkripsi, perusahaan mengklaim tingkat akurasi hingga 98% pada kondisi yang didukung. Target pengguna yang dibidik tampak jelas, yaitu mereka yang membutuhkan dokumentasi percakapan yang cepat dan praktis.

Fondasi perangkat keras audio

Agar transkripsi berjalan optimal, TalkNote mengandalkan lima mikrofon yang terdiri dari empat mikrofon omnidirectional dan satu mikrofon bone-conduction. AISpeech menyebut susunan ini mampu menangkap suara dengan jelas dalam radius lima meter, dengan jangkauan efektif maksimum delapan meter.

Perangkat ini juga memakai peredam bising onboard untuk membantu menyaring suara latar di lingkungan ramai. Langkah tersebut penting karena kualitas input audio sangat menentukan hasil transkripsi otomatis.

Baterai, penyimpanan, dan ekosistem pendamping

TalkNote dibekali baterai 750mAh yang diklaim sanggup merekam terus-menerus hingga 45 jam dan bertahan siaga sampai 60 hari. Di sisi penyimpanan, kapasitas internalnya mencapai 64GB untuk menampung rekaman sebelum atau setelah unggahan cloud berjalan.

AISpeech juga menyertakan langganan tiga bulan ke platform OfficeClaw. Platform itu dipakai untuk mengelola catatan dan tugas yang dihasilkan AI dari rekaman yang sudah diunggah.

Kehadiran OfficeClaw menunjukkan bahwa TalkNote diposisikan sebagai bagian dari ekosistem kerja, bukan sekadar aksesori audio. Dengan ukuran kecil, konektivitas 4G bawaan, dan ringkasan AI otomatis, perangkat ini menawarkan cara yang lebih ringkas untuk menangkap lalu mengolah percakapan.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru