Tanjung Priok Jadi SPKLU Center PLN, Pengisian Mobil Listrik Kini Lebih Lengkap dan Nyaman

Author: Redaksi Android62

PLN kini mengoperasikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, dan titiknya berada di UP3 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Lokasi ini tidak hanya menambah jumlah infrastruktur pengisian kendaraan listrik, tetapi juga disiapkan sebagai SPKLU Center dengan layanan yang lebih lengkap dalam satu area.

Di Tanjung Priok, pengguna mobil listrik dapat memilih pengisian cepat atau reguler sesuai kebutuhan. Pola ini membuat proses isi daya lebih fleksibel untuk pemakaian harian maupun saat pengemudi membutuhkan waktu tunggu yang lebih panjang.

Layanan pengisian yang lebih beragam

SPKLU Center Tanjung Priok menyediakan dua unit Ultra Fast Charging berkapasitas 200 kW. Selain itu, ada enam unit Ultra Fast Charging 120 kW dan satu unit Medium Charging 22 kW.

Seluruh charger di lokasi ini sudah menggunakan konektor CCS2 dan AC. Susunan perangkat tersebut membuat fasilitas ini dapat melayani berbagai model mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia.

Tidak hanya untuk mobil listrik

PLN juga menyiapkan fasilitas bagi kendaraan roda dua di area yang sama. Tersedia dua unit SPKLU roda dua serta dua unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum atau SPBKLU.

Kehadiran layanan untuk sepeda motor listrik menambah fungsi Tanjung Priok sebagai titik layanan yang lebih luas. Dengan begitu, area ini tidak hanya melayani mobil listrik, tetapi juga mendukung ekosistem kendaraan listrik secara lebih lengkap.

Nyaman saat menunggu pengisian

Agar waktu tunggu lebih nyaman, PLN melengkapi SPKLU Center Tanjung Priok dengan lounge, toilet, pengisian angin ban, dan vending machine. Fasilitas pendukung ini disiapkan untuk memberi pengalaman yang lebih praktis bagi pengguna EV.

Kenyamanan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan infrastruktur pengisian daya. Dengan area tunggu yang lebih memadai, aktivitas isi daya diharapkan terasa lebih mudah diakses dalam rutinitas sehari-hari.

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menyebut pembangunan SPKLU mengikuti pertumbuhan populasi kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga mengatakan jaringan SPKLU kini sudah tersedia di berbagai wilayah Indonesia agar masyarakat semakin nyaman beralih ke kendaraan listrik.

Adi menegaskan bahwa SPKLU bukan sekadar fasilitas tambahan. Menurut dia, infrastruktur ini menjadi penunjang utama mobilitas harian pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan akses pengisian yang mudah dan sesuai kebutuhan.

Jakarta dan sekitarnya ikut diperkuat

General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan SPKLU Center Tanjung Priok melengkapi fasilitas serupa yang lebih dulu hadir di Bulungan, Menteng, Rest Area Cibubur KM 10,6, dan Sakura Garden City. Dengan tambahan ini, jumlah SPKLU Center PLN di Jakarta dan kawasan penyangga menjadi lima titik.

Jaringan tersebut disiapkan untuk mendukung mobilitas kendaraan listrik, baik untuk penggunaan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. Tanjung Priok dinilai penting karena berada di kawasan Jakarta Utara yang padat aktivitas ekonomi dan transportasi.

PLN menyebut pengembangan infrastruktur akan terus menyesuaikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang berkembang pesat. Fokusnya bukan hanya menambah titik baru, tetapi juga memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan agar pengisian daya makin mudah dijangkau.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terbaru