Tanpa Disadari, Android Punya Fitur Darurat Yang Bisa Menyelamatkan Saat Kondisi Genting

Author: Redaksi Android62

Saat kondisi darurat terjadi, ponsel Android bisa berubah dari alat komunikasi biasa menjadi penolong yang sangat penting. Sejumlah fitur keselamatan di dalamnya memang dirancang untuk bekerja cepat, mulai dari mengirim lokasi hingga memicu bantuan tanpa harus membuka banyak menu.

Yang sering menjadi masalah, banyak pengguna belum mengecek pengaturannya sejak awal. Akibatnya, fitur yang sebenarnya sudah tersedia justru tidak siap dipakai ketika situasi genting datang tiba-tiba.

Emergency SOS untuk tindakan cepat

Di saat panik, waktu untuk menelusuri menu biasanya sangat terbatas. Karena itu, Emergency SOS dibuat agar pengguna bisa memicu tindakan penting lewat pintasan sederhana.

Pengaturannya tersedia di bagian Safety & emergency pada aplikasi Settings. Dari sana, pengguna dapat menyesuaikan setup sesuai kebutuhan, termasuk pemicu dengan menekan tombol daya beberapa kali dengan cepat.

Kontak darurat dan pelacakan lokasi

Salah satu fungsi yang paling berguna adalah pengiriman lokasi dan status pengguna ke kontak darurat. Fitur ini bisa diatur melalui Personal Safety agar orang terdekat menerima informasi penting saat ada bahaya.

Pada kondisi tertentu, informasi itu dapat berjalan otomatis. Namun, banyak fitur tersebut bergantung pada lokasi yang aktif di ponsel agar sistem dapat bekerja dengan baik.

Personal Safety sebagai fondasi perlindungan

Personal Safety, yang juga dikenal sebagai Safety, menjadi dasar dari rangkaian fitur darurat di Android. Aplikasi ini sudah terpasang di banyak ponsel dengan Android 12 atau yang lebih baru, dan juga tersedia gratis di Google Play Store.

Fungsinya bukan hanya untuk keadaan panik. Pengguna juga bisa memakainya untuk persiapan, misalnya menjadwalkan safety check-in saat bepergian ke tempat yang berisiko serta menambahkan informasi penting seperti alergi dan golongan darah.

Video darurat yang ikut dibagikan

Di dalam Emergency SOS, ada juga opsi perekaman video yang bisa dimanfaatkan saat keadaan benar-benar mendesak. Rekaman itu dapat dibagikan otomatis ke kontak darurat dan dicadangkan ke penyimpanan cloud selama koneksi internet tersedia.

Meski berguna, fitur ini perlu digunakan dengan hati-hati. Merekam orang tanpa izin dapat melanggar hukum privasi, sehingga pengguna perlu memahami risikonya sebelum mengaktifkannya.

Peringatan bencana, gempa, dan bantuan lokasi

Android juga menyediakan Crisis Alerts untuk memberi notifikasi tentang situasi berbahaya di sekitar lokasi pengguna. Peringatan ini mencakup bencana alam hingga cuaca ekstrem, dan banyak ponsel Android memilikinya aktif secara default.

Google mengambil informasinya dari sumber publik seperti peringatan pemerintah dan aliran berita lokal, ditambah upaya pengumpulan data miliknya sendiri. Jika notifikasi dibuka, pengguna akan diarahkan ke hasil Google Search yang memuat detail situasi dan saran tindakan aman.

Selain itu ada Earthquake Alerts yang khusus untuk gempa bumi. Google menggabungkan data dari ShakeAlert dan lokasi kasar perangkat Android untuk mendeteksi ancaman yang sedang atau akan terjadi, lalu menampilkan perkiraan pusat gempa, magnitudo, intensitas guncangan, serta panduan berlindung.

Di sisi lain, Emergency Location Service atau ELS membantu petugas darurat menemukan lokasi pengguna dengan lebih cepat. Fitur ini aktif lewat menu Location services di bagian Location pada pengaturan Android, dan hanya bekerja saat pengguna menelepon atau mengirim pesan ke nomor darurat seperti 911 di Amerika Serikat atau 112 di Eropa.

Saat ELS aktif, lokasi saat ini ikut dikirim melalui kanal resmi ke petugas pertama. Google tidak menerima data lokasi dari proses ini, namun sistem juga dapat mengirim informasi relevan lain seperti bahasa yang dipilih di ponsel agar komunikasi di lokasi lebih mudah.

Deteksi kecelakaan mobil pada perangkat tertentu

Pada model tertentu seperti Google Pixel, Personal Safety juga memiliki fungsi tambahan berupa deteksi kecelakaan mobil otomatis. Fitur ini dirancang untuk membantu ketika pengguna tidak sempat meminta bantuan secara manual.

Untuk deteksi kecelakaan mobil, perangkat juga harus memiliki SIM atau eSIM yang aktif. Dengan begitu, sistem dapat mendukung pengiriman informasi darurat saat dibutuhkan.

Berita Terbaru