Tanpa Multipemain dan Dunia Modern, Black Flag Resynced Dipusatkan Penuh Pada Edward Kenway

Ubisoft memastikan Assassin’s Creed Black Flag Resynced tidak akan membawa mode multiplayer. Keputusan ini membuat remake tersebut langsung mengarah ke pengalaman yang lebih terkunci pada kisah Edward Kenway dan petualangannya di Karibia.

Arah itu juga menandai pilihan Ubisoft untuk menjauh dari pendekatan game modern yang kerap menonjolkan fitur kompetitif. Alih-alih membagi perhatian pemain, remake ini diposisikan sebagai pengalaman aksi-petualangan yang lebih rapat dan sinematik.

Fokus penuh pada Edward Kenway

Creative Director Paul Fu menegaskan bahwa tim pengembang memang sengaja menghapus multiplayer agar permainan terasa lebih terarah. Ia juga menyebut Black Flag Resynced sepenuhnya berfokus pada cerita, sehingga pemain hanya akan mengendalikan Edward Kenway.

Ubisoft bahkan menyiapkan tambahan elemen cerita baru untuk memperdalam perjalanan sang protagonis. Dengan begitu, remake ini tidak sekadar menghadirkan ulang petualangan lama, tetapi juga menata ulang fokus narasi agar lebih kuat di karakter utama.

Pilihan tersebut membuat Edward Kenway menjadi pusat dari seluruh pengalaman bermain. Ubisoft ingin alur terasa lebih padat dan tidak terpecah oleh mode tambahan yang bisa mengalihkan perhatian dari cerita utama.

Bagian modern day ikut dikurangi

Selain multiplayer, Ubisoft juga memangkas elemen modern day yang selama ini identik dengan seri Assassin’s Creed. Segmen Abstergo termasuk bagian yang ikut disingkirkan agar cerita tetap utuh di era keemasan bajak laut di Karibia.

Langkah ini menunjukkan bahwa remake Black Flag Resynced diarahkan untuk menjaga suasana petualangan lautnya tetap dominan. Fokusnya bukan lagi pada lapisan cerita yang memindahkan perhatian ke luar dunia bajak laut, melainkan pada perjalanan Edward sendiri.

Di saat yang sama, Ubisoft menegaskan bahwa game ini tidak berubah menjadi RPG seperti Assassin’s Creed Origins, Odyssey, dan Valhalla. Black Flag Resynced tetap berada di jalur action-adventure, tanpa sistem leveling atau progresi gear ala RPG.

Gameplay klasik tetap dipertahankan

Meski banyak elemen dipangkas, Ubisoft tetap menjaga fondasi yang membuat Black Flag dikenal. Pemain masih akan merasakan peningkatan senjata utama dan penguatan kapal Jackdaw seperti pada versi original.

Pendekatan ini juga berarti pemain tidak perlu menghadapi grind yang kompleks. Ubisoft tampaknya ingin mempertahankan rasa bermain yang lebih langsung, seperti yang sudah melekat pada game lama.

Sebagai remake penuh, Black Flag Resynced juga membawa pembaruan visual. Dunia yang luas akan tampil dengan kualitas grafis yang lebih modern, sementara pertarungan darat dan laut dibangun ulang agar terasa lebih responsif dan realistis.

Stealth dan pertarungan dibuat lebih tajam

Ubisoft memastikan mekanik stealth tetap menjadi bagian penting. Serangan hidden blade milik Edward disebut akan langsung mengeliminasi musuh, sehingga permainan tidak mengikuti tren lawan dengan daya tahan berlebihan.

Pendekatan itu sekaligus menjawab kritik yang sering diarahkan ke seri Assassin’s Creed modern, terutama soal musuh yang terasa terlalu tebal. Ubisoft tampaknya ingin mempertahankan sensasi eliminasi cepat yang menjadi ciri khas game lama.

Perubahan lain juga diarahkan untuk membuat pertempuran terasa lebih dinamis. Ubisoft memperluas variasi musuh dan merancang ulang misi yang sebelumnya dianggap membosankan, termasuk bagian mengikuti target secara diam-diam.

Beberapa misi bahkan disebut bisa diselesaikan tanpa harus menjalani mekanik itu secara ketat. Artinya, remake ini tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga memberi ruang lebih besar pada fleksibilitas bermain.

Konten baru dan respons penggemar

Di tengah pengurangan sejumlah elemen, Ubisoft tetap menyiapkan konten baru untuk memperkaya pengalaman. Salah satunya adalah hewan peliharaan yang bisa ditemukan di dunia game, dijinakkan, lalu dibawa ke kapal.

Kucing dan monyet sudah dikonfirmasi sebagai bagian dari fitur tersebut. Di sisi lain, sebagian penggemar berharap burung beo juga ikut hadir untuk menambah nuansa bajak laut yang lebih ikonik.

Tidak semua kabar dari remake ini disambut antusias. Sebagian pemain menyayangkan absennya DLC Freedom Cry, meski banyak juga yang menilai penghapusan elemen Abstergo membuat alur terasa lebih fokus dan imersif.

Ubisoft memastikan versi original Black Flag tetap tersedia di toko digital dan platform yang ada saat ini. Assassin’s Creed Black Flag Resynced sendiri dijadwalkan meluncur pada 9 Juli 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC melalui berbagai platform distribusi digital.

Source: id.mashable.com

Berita Terkait