Taycan Turbo GT with Weissach Package muncul sebagai Porsche produksi paling cepat dalam daftar akselerasi lurus tersebut. Mobil listrik ini mencatat 1,9 detik ke 60 mph, sekaligus melampaui 918 Spyder yang selama ini dikenal sebagai salah satu nama paling istimewa dari Porsche.
Catatan itu menjadi semakin menarik karena daftar ini tidak sekadar mengurutkan model paling kencang dari satu lini. Data yang dipakai berasal dari uji Car and Driver, dan hanya satu wakil terbaik dari tiap generasi atau sub-generasi yang dimasukkan agar hasilnya tidak didominasi oleh 911 Turbo S terbaru dan Taycan bertenaga puncak.
Era listrik benar-benar mengubah peta
Di ujung atas daftar, Taycan Turbo GT with Weissach Package menawarkan 1.019 tenaga kuda dan sistem penggerak all-wheel drive dua motor. Paket Weissach membuat bobotnya 165 pound lebih ringan dibanding Turbo GT biasa, lalu menambahkan sayap belakang yang lebih besar, menghapus jok belakang, mengurangi peredaman suara, dan memakai ban Pirelli yang lebih agresif.
Dengan harga dasar $231.995, model ini menjadi wajah paling ekstrem dari arah baru Porsche dalam mengejar akselerasi instan. Hasilnya terasa makin kontras karena mobil ini bukan satu-satunya Taycan yang masuk kelompok tercepat, tetapi justru versi inilah yang berhasil berdiri paling atas.
Di bawahnya, 911 Turbo S generasi 992.2 menempati posisi kedua dengan 2,0 detik ke 60 mph. Mobil ini memakai sistem T-Hybrid, mesin flat-six 3,6 liter twin-turbo, dan satu motor listrik untuk menghasilkan 701 tenaga kuda serta 590 pound-feet torsi.
Porsche juga memperbarui sasis, rem, ban, aerodinamika, pendinginan, dan knalpot pada model tersebut. Dengan harga awal $228.495, akselerasinya sudah masuk wilayah yang sulit dibedakan dari supercar lain, apalagi saat lajunya tembus sub-5 detik ke 100 mph.
918 Spyder bukan lagi patokan tertinggi
Sebelum dua model itu, 918 Spyder masih berdiri sebagai salah satu mobil paling spesial yang pernah diuji. Hypercar hybrid itu membukukan 2,2 detik ke 60 mph berkat kombinasi V8 4,6 liter dan dua motor listrik yang menghasilkan total 887 tenaga kuda serta 944 pound-feet torsi.
Namun angka itu kini tidak lagi menjadi batas atas bagi Porsche produksi di daftar ini. 911 Turbo S generasi 992.1 juga mencatat 2,2 detik, sehingga posisi 918 Spyder kini harus berbagi panggung dengan 911 modern yang lebih mudah diakses dibanding hypercar hybrid tersebut.
Mesin flat-six 3,7 liter twin-turbo dengan 640 tenaga kuda dan sistem all-wheel drive baru membuat 911 Turbo S generasi itu masuk ke wilayah akselerasi yang dulu identik dengan mobil jauh lebih mahal. Di sisi yang sama, versi 911 Turbo S Lightweight dari generasi yang sama bahkan sedikit lebih cepat.
Beberapa 911 masih sangat tajam
911 Turbo S Lightweight mencatat 2,1 detik ke 60 mph. Paket seharga $10.340 itu memangkas bobot 80 pound lewat jok bucket karbon, penghapusan jok belakang, kaca ringan, dan peredaman suara yang lebih sedikit.
Di kelompok sebelumnya, 911 Turbo S generasi 991.1 juga membukukan 2,5 detik, meski dalam satu pengujian Car and Driver sempat terekam 2,6 detik. Tes perbandingan berikutnya memperbaiki catatan itu menjadi 2,5 detik, sehingga mobil ini tetap berada di jajaran Porsche produksi yang sangat cepat.
Pada generasi 991.2, 911 Turbo juga mencatat 2,6 detik ke 60 mph. Saat diuji, mobil itu justru 0,1 detik lebih cepat dari Turbo S pada pengujian yang sama, dengan bantuan mesin flat-six 3,8 liter twin-turbo di belakang, output 540 tenaga kuda, 523 pound-feet torsi, transmisi PDK tujuh percepatan, dan fitur Dynamic Boost untuk menjaga turbo tetap siap.
Bukan hanya Turbo, GT2 RS dan Panamera ikut masuk
Masih dari generasi 991.2, 911 GT2 RS juga membukukan 2,6 detik. Model ini jauh lebih ekstrem karena membawa 700 tenaga kuda, penggerak roda belakang, suspensi ball-joint bergaya balap, dan paket Weissach yang memangkas bobot 40 pound sekaligus menghapus infotainment dan AC.
Panamera Turbo S E-Hybrid kemudian turun ke 2,5 detik dan memperlihatkan bahwa performa tinggi Porsche tidak berhenti di model sport saja. Sedan ini menggabungkan V8 4,0 liter twin-turbo bertenaga 591 tenaga kuda dengan motor listrik 187 tenaga kuda, sehingga totalnya mencapai 771 tenaga kuda dan 737 pound-feet torsi.
Di sisi Taycan, generasi 9J1.1 Turbo S menghasilkan 750 tenaga kuda dan 774 pound-feet torsi. Mobil ini sanggup melesat 0-60 mph dalam 2,4 detik dan tetap membawa karakter performa khas Porsche meski tanpa mesin flat-six atau tuas manual.
Transmisi belakang dua percepatan membantu akselerasinya tetap kuat hingga ke kecepatan puncak 162 mph. Dari sana terlihat jelas bahwa Porsche kini punya dua jalur berbeda untuk mengejar angka yang sama: mesin bensin yang sangat tajam dan listrik yang makin brutal.
