Tekanan Aksi Jual Makin Dalam, Bitcoin Tergelincir Lagi Ke Area $77K

Author: Redaksi Android62

Tekanan di pasar kripto belum mereda setelah Bitcoin kembali bergerak di sekitar $77.400. Penurunan ini terjadi ketika imbal hasil obligasi AS naik dan harga minyak melonjak, dua kondisi yang sama-sama membuat aset berisiko kehilangan daya tarik.

Pelemahan Bitcoin tidak muncul sendirian. Di pasar yang lebih luas, investor kembali menimbang arah suku bunga serta risiko makro yang lebih besar, sementara sentimen juga makin hati-hati karena imbal hasil Treasury AS 10 tahun sempat menyentuh 4,6% dan imbal hasil 30 tahun menembus 5% untuk pertama kalinya sejak Mei 2025.

Pergerakan itu langsung terlihat pada harga aset digital utama. Bitcoin turun dari $82.000 pada Kamis menjadi di bawah $77.000 pada Minggu, sehingga pasar kembali fokus pada seberapa kuat tekanan makro bisa menyeret aset kripto dalam waktu singkat.

Kenaikan yield biasanya membuat pelaku pasar lebih selektif terhadap aset berisiko. Dalam kondisi seperti ini, ekspektasi terhadap kebijakan moneter juga ikut berubah, dan probabilitas kenaikan suku bunga pada 2026 disebut naik menjadi 40%.

Tekanan merembet ke aset digital lain

Bitcoin bukan satu-satunya yang terkoreksi. Ethereum ikut melemah lebih dalam dengan penurunan hampir 10% dalam sepekan ke $2.110, sedangkan Solana memangkas reli sebelumnya dan kembali ke sekitar $84 setelah sempat mendekati $100.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa aksi jual tidak terbatas pada satu aset besar saja. Saat yield AS naik di atas 4,6%, Nasdaq futures juga turun 0,3%, sementara harga minyak menguat 1% ke $102.

ETF Bitcoin belum menahan arus keluar

Di sisi lain, produk ETF Bitcoin spot belum mampu meredam tekanan pasar. Sepanjang pekan, instrumen itu mencatat hampir $1 miliar net outflow dan mengakhiri enam pekan beruntun inflow.

Masih ada dorongan sesaat pada Jumat ketika ETF Bitcoin membukukan $290 juta net inflow. Namun, total mingguan tetap berakhir merah dengan net outflow $995 juta, sementara ETF Ethereum mencatat arus keluar $66 juta.

Arus keluar itu datang bersamaan dengan likuidasi besar di pasar kripto. Total likuidasi tercatat lebih dari $672 juta ketika aksi jual obligasi menekan aset digital secara bersamaan.

Hyperliquid menonjol di tengah pelemahan

Di tengah pasar yang melemah, Hyperliquid justru bergerak berlawanan arah. Token ini naik 10% dalam sepekan ke $45, didorong kemitraan baru dengan Coinbase serta meningkatnya minat pada perdagangan pre-IPO di HIP-3.

Aktivitas di platform itu ikut menarik perhatian karena SpaceX baru melantai untuk perdagangan pre-IPO di Hyperliquid dan langsung mencatat volume $40 juta dalam 12 jam. Dalam pembaruan pasar terbaru, kontrak SpaceX dibuka di valuasi $2,1 triliun dengan volume yang sama.

Minat terhadap aktivitas itu juga membuat pelaku pasar tradisional ikut melirik. Bloomberg melaporkan CME Group dan Intercontinental Exchange secara privat melobi CFTC dan anggota Kongres untuk mengekang Hyperliquid, dengan alasan struktur desentralisasi dan perdagangan yang relatif anonim bisa membuka ruang manipulasi harga atau pelanggaran sanksi finansial.

Sorotan regulator dan pergerakan lain di pasar

Kekhawatiran regulator muncul saat volume Hyperliquid di sektor minyak melonjak tajam. Volume kumulatif kontrak perpetual minyak naik dari $339 juta pada akhir Februari menjadi lebih dari $7,3 miliar pada 12 Maret, sementara platform itu kini menguasai 34% hingga 44% pasar derivatif terdesentralisasi.

Secara lebih luas, total volume perdagangan kuartal pertama 2026 mencapai $619 miliar. Menanggapi sorotan tersebut, Hyperliquid Policy Center menyebut kekhawatiran itu “unfounded” dan menegaskan bahwa semua transaksi tercatat penuh di onchain secara real time.

Di luar pasar aset digital, Strategy mengumumkan akan membeli kembali principal senilai $1,5 miliar dari obligasi konversi 2029. Lombard Finance juga memindahkan lebih dari $1 miliar aset berbasis Bitcoin dari LayerZero ke Chainlink CCIP.

Pasar saham terkait kripto ikut bergerak. Gemini naik lebih dari 25% di perdagangan premarket setelah Winklevoss bersaudara menyuntikkan $100 juta melalui Winklevoss Capital Fund dan membeli 7,14 juta saham di harga $14 per saham, yang dibayar sepenuhnya dengan Bitcoin.

Tekanan pasar juga terlihat pada kelompok meme coin yang mayoritas berwarna merah, termasuk DOGE, SHIB, PEPE, PENGU, TRUMP, BONK, SPX, dan FARTCOIN. Di pasar NFT, kondisi relatif lebih stabil, dengan Punks naik 2% ke 33,25 ETH dan BAYC naik 1% ke 9,91 ETH.

Berita Terbaru