Tekanan Ban, Gaya Mengemudi, dan Waktu Isi BBM, Cara Paling Efektif Menekan Tagihan Bensin

Author: Redaksi Android62

Banyak pengemudi sebenarnya tidak perlu mengubah rutinitas besar untuk menahan biaya BBM tetap terkendali. Justru, penghematan sering datang dari kebiasaan kecil yang dijalankan dengan lebih disiplin, mulai dari cara mengemudi, kondisi ban, sampai momen yang dipilih untuk mengisi bensin.

Salah satu langkah yang paling terasa dampaknya adalah menjaga laju mobil tetap wajar, terutama di jalan tol. Departemen Energi menyebut setiap kenaikan 5 mph di atas 50 mph dapat terasa seperti menambah biaya sekitar $0.27 per galon, dengan asumsi harga BBM $3.83 per galon.

Cara berkendara sangat menentukan

Gaya mengemudi yang agresif ikut membuat konsumsi bensin lebih boros. Akselerasi cepat, pengereman keras, dan kebiasaan ngebut dapat menurunkan jarak tempuh bensin sekitar 15% hingga 30% di jalan tol, serta 10% hingga 40% di lalu lintas stop-and-go menurut Departemen Energi.

Mengangkat pedal gas lebih awal saat akan berhenti juga membantu mobil meluncur lebih lama sebelum pengereman. Pada mobil yang lebih baru, meluncur dalam posisi netral justru dinilai kurang efisien dibanding tetap di gigi.

Mesin yang dibiarkan menyala terlalu lama saat mobil diam juga diam-diam menghabiskan bensin. Departemen Energi menyebut idling lebih dari 10 detik memakai lebih banyak bahan bakar dan menghasilkan lebih banyak CO2 dibanding mematikan lalu menyalakan mesin kembali.

Kondisi seperti menunggu di drive-thru atau menjemput anak termasuk situasi yang mudah membuat mesin tetap hidup tanpa perlu. Jika berhenti lebih dari 10 detik, mematikan mesin lebih masuk akal daripada membiarkannya menyala.

Kebiasaan di pompa bensin juga berpengaruh

Mengisi bensin sampai meluber setelah nozzle otomatis berhenti bukan cara hemat. Consumer Reports menjelaskan bahwa topping off dapat merusak mobil karena bensin yang dipaksa masuk bisa mencapai vapor canister, dan di Oregon praktik itu bahkan ilegal.

Karena itu, saat pompa berhenti otomatis, sebaiknya berhenti juga. Langkah sederhana ini membantu menjaga mobil tetap aman dan menghindarkan biaya yang tidak perlu di kemudian hari.

Beban mobil dan tekanan ban jangan diabaikan

Mobil yang membawa barang berat di bagasi membutuhkan energi lebih besar untuk bergerak. Mengeluarkan benda yang tidak perlu bisa membantu menekan konsumsi bahan bakar karena mesin tidak harus bekerja sekeras itu.

Tekanan ban juga punya peran penting dalam efisiensi. Firestone menjelaskan bahwa tekanan yang tidak sesuai membuat mesin bekerja lebih keras untuk menempuh jarak yang sama, sehingga konsumsi bahan bakar naik dan MPG turun.

Pengecekan tekanan ban bulanan bisa dilakukan dengan mudah. Banyak toko ban juga menyediakan pemeriksaan tekanan dan pompa udara gratis, termasuk untuk pengunjung.

Pilih bahan bakar dan fitur yang paling masuk akal

Pemilihan jenis bensin sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan. Consumer Reports menemukan bahwa pada banyak mobil, penggunaan Premium tidak memberi perbedaan performa maupun efisiensi bahan bakar jika kendaraan hanya direkomendasikan, bukan diwajibkan, memakai Premium.

Buku manual tetap menjadi acuan utama dalam hal ini. Jika pabrikan tidak mewajibkan Premium, tidak ada alasan memakainya hanya karena dianggap lebih baik.

Pemakaian A/C juga bisa ikut memengaruhi konsumsi BBM. Saat cuaca memungkinkan, membuka jendela dapat membantu mengurangi penggunaan A/C, karena air conditioning memang tidak membakar bensin secara langsung tetapi membutuhkan tenaga tambahan yang membuat mobil memakai lebih banyak bahan bakar.

Consumer Reports juga menguji efek jendela terbuka dan tidak menemukan dampak pada efisiensi bahan bakar, bahkan pada kecepatan 65 mph. Untuk perjalanan panas, A/C tetap bisa diperlukan, tetapi pada kondisi tertentu jendela terbuka bisa menjadi pilihan yang lebih hemat.

Waktu membeli BBM bisa membuat selisih

Harga di pompa tidak selalu sama setiap hari. Menurut analisis GasBuddy, hari Minggu cenderung menjadi waktu termurah untuk membeli bensin, disusul Senin yang juga relatif murah.

Selasa dan Sabtu lebih berfluktuasi, sehingga harga perlu dibandingkan lebih dulu sebelum mengisi. Sementara Rabu, Kamis, dan Jumat umumnya tercatat paling mahal berdasarkan rata-rata tersebut.

Program loyalitas dapat menekan tagihan akhir

Selain cara memakai mobil, cara membayar juga bisa membantu. Program loyalitas dari stasiun bensin, toko bahan makanan yang menjual BBM, hingga keanggotaan gudang seperti Costco dan Sam’s Club dapat menurunkan biaya di pompa.

Sebagian pengemudi juga memadukannya dengan rewards kartu kredit untuk memperoleh poin tambahan atau cash back dari pembelian bahan bakar. Strategi ini tidak mengubah konsumsi mobil, tetapi langsung menekan jumlah yang dibayar.

Saat harga BBM terus tinggi, gabungan dari kebiasaan berkendara yang lebih halus, perawatan dasar kendaraan, dan pilihan waktu isi bensin yang lebih cermat bisa membuat pengeluaran bulanan terasa lebih ringan tanpa harus memangkas perjalanan.

Berita Terbaru