Tenable Percepat Analisis Ancaman Lewat Claude AI, Respon Keamanan Jadi Lebih Taktis

Tenable mulai memanfaatkan Claude AI untuk mempercepat cara tim keamanan membaca dan menindak risiko di lingkungan digital. Integrasi ini masuk ke alur kerja Tenable Hexa AI di platform Tenable One, dengan tujuan mengurangi kerja manual saat ancaman bergerak semakin cepat.

Perubahan ini penting karena serangan siber sekarang tidak lagi berjalan lambat. Tenable menilai para peretas juga sudah memanfaatkan model AI canggih untuk mempercepat langkah serangan, sehingga pertahanan harus ikut bergerak lebih responsif.

AI yang diarahkan ke aksi pemulihan

Dalam pendekatan barunya, Tenable tidak hanya menempatkan AI untuk memantau data ancaman. Claude diposisikan sebagai mesin analisis yang membantu otomatisasi keamanan bekerja lebih taktis, sehingga informasi yang terkumpul bisa diteruskan menjadi aksi pemulihan yang terkoordinasi.

Sistem ini ditopang oleh Tenable Exposure Data Fabric. Lapisan ini menggabungkan data internal, masukan pihak ketiga, dan hasil riset Tenable Research agar analisis risiko tidak tersebar di banyak titik.

Dengan dukungan itu, Tenable Hexa AI menjadi penghubung antara analisis, prioritas, dan respons. Tujuannya adalah mempercepat pengambilan keputusan ketika ancaman muncul dan mengurangi proses yang selama ini memakan waktu karena masih banyak dilakukan secara manual.

Fokus pada prioritas ancaman dan eksposur jaringan

Dalam operasional harian, Claude akan dipakai untuk membantu penentuan prioritas ancaman dan analisis eksposur jaringan. Praktisi IT juga diharapkan tidak perlu lagi mencocokkan data satu per satu karena permukaan digital bisa dipantau secara terpusat.

Mark Thurmond, co-CEO Tenable, menyoroti bahwa jumlah celah keamanan terus meningkat. Ia juga menyebut jarak antara penemuan celah dan eksekusi serangan oleh peretas semakin menyempit, sehingga Tenable memperdalam kerja sama dengan Anthropic.

Menurut Tenable, kondisi tersebut membuat pencegahan harus dibangun dengan sistem yang lebih cepat membaca risiko. Karena itu, integrasi Claude diarahkan untuk membantu pelanggan merespons ancaman dengan langkah yang lebih cepat dan terstruktur.

Anthropic ingin AI hadir dalam pekerjaan keamanan sehari-hari

Dari sisi Anthropic, integrasi kecerdasan buatan ke dalam operasi keamanan harian dinilai semakin penting. Jason Clinton, Deputy CISO Anthropic, mengatakan organisasi perlu memasukkan AI ke dalam proses sehari-hari mereka.

Anthropic juga menyatakan antusias untuk membagikan kemampuan analisis mendalam Claude kepada pengguna. Fokusnya adalah membantu mereka memahami risiko digital dan merespons ancaman dengan lebih taktis.

Kerja sama ini ikut menunjukkan arah baru pertahanan digital yang makin bergantung pada otomatisasi cerdas. Di tengah serangan yang bergerak cepat, penggabungan analisis AI dan data eksposur menjadi fondasi yang ingin dipakai Tenable dan Anthropic untuk memperkuat keamanan jaringan.

Tenable juga menjadwalkan kehadiran Anthropic di gelaran EXPOSURE 2026 di Boston pekan ini. Agenda itu akan membahas bagaimana AI dapat mengubah pertahanan digital dan memberi gambaran lanjutan tentang arah kolaborasi kedua perusahaan.

Source: id.mashable.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer