Tencent Cloud Bawa WorkBuddy dan Miora ke Indonesia, AI Siap Pangkas Kerja Rutin

Author: Redaksi Android62

Tencent Cloud menempatkan AI agen sebagai ujung tombak modernisasi bisnis di Indonesia melalui AI Executive Day di Jakarta. Dalam forum itu, perusahaan membawa tiga solusi yang ditujukan untuk memangkas pekerjaan rutin dan mempercepat proses kerja internal.

Langkah ini datang ketika banyak perusahaan di Indonesia mulai menaruh perhatian besar pada agentic AI. Studi EY yang disinggung dalam acara tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan di Tanah Air sudah menjadikan AI sebagai prioritas utama dan mulai berfokus pada teknologi AI agen.

WorkBuddy untuk tugas kantor yang lebih cepat selesai

Salah satu sorotan utama adalah Tencent WorkBuddy, agen AI produktivitas ruang kerja yang dirancang untuk mengubah satu instruksi menjadi hasil kerja yang siap pakai. Fungsinya mencakup riset pasar, analisis data, hingga visualisasi.

WorkBuddy juga dibekali dukungan keahlian khusus di bidang keuangan, hukum, dan pemasaran. Solusi ini dapat diintegrasikan dengan model bahasa pilihan melalui API, lalu dikelola jarak jauh lewat platform komunikasi seperti Discord, Slack, dan Telegram.

Miora dan TokenHub memperkuat sisi kreatif serta operasional

Selain WorkBuddy, Tencent Design Miora hadir sebagai studio kreatif AI-native dengan memori persisten. Solusi ini membantu desainer dan pemasar menjaga konsistensi visual merek sambil memangkas waktu pembuatan aset grafis, video, aset 3D, hingga user interface dari hitungan minggu menjadi jam.

Untuk menopang penggunaan AI di lingkungan perusahaan, Tencent juga membawa TokenHub sebagai platform Model-as-a-Service. Perannya adalah menjadi API gateway terpusat menuju berbagai LLM terkemuka, sehingga perusahaan dapat mengelola konsumsi token dan kinerja model dengan lebih fleksibel.

Solusi Fungsi Utama Detail Kunci
Tencent WorkBuddy Produktivitas ruang kerja Riset pasar, analisis data, visualisasi, dukungan keuangan, hukum, pemasaran
Tencent Design Miora Studio kreatif AI-native Memori persisten, pembuatan aset grafis, video, 3D, dan UI
TokenHub Model-as-a-Service API gateway terpusat ke berbagai LLM, kontrol token dan kinerja model

Vice President of Tencent Cloud, Jimmy Chen, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk mendukung modernisasi bisnis di Indonesia. Ia menekankan upaya mengalihkan pekerjaan yang membutuhkan banyak proses eksekusi kepada AI agar tim internal bisa lebih fokus pada inovasi dan pengambilan keputusan strategis.

Kolaborasi yang sudah berjalan di perusahaan besar Indonesia

Komitmen Tencent Cloud juga terlihat dari kerja samanya dengan sejumlah perusahaan besar di Indonesia. Bersama XLSMART, misalnya, infrastruktur Tencent Cloud dipakai untuk mendukung modernisasi operasional tanpa mengganggu layanan jutaan pelanggan.

Director and Chief Information Technology Officer XLSMART, Yessie D. Yosetya, bersama Senior Vice President of Tencent Cloud, Poshu Yeung, juga menjelaskan penerapan AI untuk menghilangkan pekerjaan rekayasa yang berulang. Dari sana terlihat bahwa teknologi agen AI mulai masuk ke proses operasional yang sangat teknis.

Di sisi lain, Tencent Cloud juga tercatat mendukung migrasi cloud skala besar untuk ekosistem GoTo. Perusahaan ini turut memperkuat sistem basis data TDSQL milik Bank Neo Commerce, memfasilitasi verifikasi eKYC jarak jauh untuk BRI, mengoptimalkan pengiriman konten cepat bagi DANA, serta mendukung Telkomsel dalam pembuatan konten dan verifikasi berbasis telapak tangan.

Kehadiran WorkBuddy, Miora, dan TokenHub menunjukkan arah yang makin jelas bagi pasar Indonesia. AI tidak lagi berdiri sebagai konsep, melainkan mulai diposisikan sebagai alat untuk mempercepat kerja, menjaga konsistensi, dan memangkas proses operasional di banyak sektor.

Dengan pendekatan tersebut, Tencent Cloud tampak ingin memperluas perannya bukan hanya sebagai penyedia infrastruktur, tetapi juga sebagai penyedia solusi yang bisa langsung masuk ke alur bisnis perusahaan. Strategi itu sejalan dengan kebutuhan banyak organisasi yang mulai mencari cara agar AI benar-benar terhubung ke pekerjaan harian.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru